Showing posts with label TIM NASIONAL INDONESIA. Show all posts
Showing posts with label TIM NASIONAL INDONESIA. Show all posts

Friday, April 22, 2011

Timo Izinkan Bachdim ke Timnas


Arsitek Persema Timo Scheunemann berubah pikiran. Dia akhirnya mengizinkan pemain Persema bergabung dengan Timnas U-23. Izin yang diberikan Timo tidak sebatas saat pemusatan latihan (training center/TC) jangka pendek, tetapi juga izin menjalani TC jangka panjang.

Di skuad Persema, ada tiga pemain yang disebut-sebut punya kesempatan untuk bisa bergabung dengan Timnas U-23. Mereka adalah Irfan Bachdim, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Reza Mustofa. "Saya sudah mendapatkan kabar kalau tiga pemain itu akan bergabung dengan timnas. Tapi sampai saat ini, surat resmi mengenai pemanggilan mereka belum saya terima," ujar Timo usai latihan di Stadion Gajayana kemarin (22/4).

Sebelumnya, ketika pemain yang berkiprah di Liga Primer Indonesia (LPI) diwacanakan untuk bergabung dengan Timnas U-23, Timo keberatan untuk melepas pemain Persema. Penyebabnya, pelatih kepala timnas Alfred Riedl akan mengadakan pemusatan latihan jangka panjang dan tidak memperbolehkan pemain membela klub selama TC tersebut. Timo menilai, kebijakan Riedl itu merugikan klub yang sudah mengeluarkan dana banyak untuk kontrak tetapi tidak bisa memanfaatkan tenaga pemain.

Kini, mantan pelatih Timnas Wanita Indonesia itu rela melepas jika pemainnya dipanggil Timnas U-23. Timo menilai kepentingan negara lebih penting daripada kepentingan klub. "Bergabungnya pemain di timnas memiliki manfaat buat tim dan pemain yang bersangkutan. Saya tidak keberatan jika pemain Persema dipanggil timnas," tegas pemegang lisensi kepelatihan A UEFA ini.

Menurut Timo, tiga pemainnya sangat layak bergabung dengan timnas. Dia menilai Irfan, Reza, dan Kim Jeffrey punya kualitas bagus. Irfan bahkan pernah memperkuat timnas senior di ajang Piala AFF 2010. Kim Jeffrey sebelumnya juga diproyeksikan memperkuat Timnas U-23 sehingga melakukan naturalisasi (pindah kewarganegaraan) dari Jerman ke Indonesia. Sedangkan Reza terus meperlihatkan perkembangan bagus di LPI. Sampai saat ini, Reza sudah menyumbangkan empat gol buat Persema. Padahal, Reza jarang menjadi starter.

Sebenarnya, Timo mengaku berat melepas Reza. Pertimbangannya, Irfan dan Reza berposisi sama: striker. Jika Reza bergabung dengan timnas, Timo bakal kesulitan mencari tandem Han Sang Min karena hanya tinggal Jaya Teguh Angga. Padahal, Angga dan Sang Min punya tipikal yang sama. "Reza dan Sang Min saling mengisi kalau ditandemkan," ucapnya.

Terlepas dari kesempatan masuk timnas, tiga penggawa Persema itu harus fokus dulu terhadap laga sore nanti melawan Medan Chiefs di Stadion Gajayana. Persema butuh kemenangan untuk membuka peluang merengkuh kembali takhta klasemen yang direnggut Persebaya 1927. Kalau Persema menang dan Persebaya 1927 besok takluk di kandang PSM Makassar, Persema kembali memuncaki klasemen. (yon/yn/ko)

Mantan Pelatih Timnas Indonesia Meninggal Dunia


Mantan pelatih timnas Indonesia yang berasal dari Belanda, Wiel Coerver, menghembuskan napasnya yang terakhir pada Kamis (22/4). Coever merupakan pelatih timnas Garuda pada 1975-76 silam.

Meskipun hanya setahun membesut, Coerver hampir saja menorehkan prestasi besar bagi Indonesia. Jika tidak kalah dari Korea Utara melalui drama adu penalti, sepak bola Indonesia pasti sudah berlaga di Olimpiade 1976 di Montreal, Kanada.

Nama Coerver sendiri melejit sebagai pelatih karena kehebatannya menciptakan metode bermain sepak bola. Dirinya menciptakan teknik dasar mengumpan yang dibekali oleh kemampuan individu para pemainnya.

Metode tersebut ternyata berhasil diserap oleh beberapa pemain top dunia, salah satunya legenda sepak bola Brasil, Pele. Sampai saat ini, metode yang dikenal sebagai Coerver Method , masih diterapkan beberapa klub Eropa. (Okky-soccer)

Friday, April 15, 2011

Barcelona Jalin Kerjasama Indonesia


arcelona FC siap menjajaki berbagai kerja sama di bidang sepak bola dengan Indonesia, termasuk untuk melakukan pertandingan persahabatan dengan timnas dan pembukaan sekolah sepak bola di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Presiden klub Barcelona FC, Sandro Rosell, dalam pertemuannya dengan Duta Besar RI Adiyatwidi Adiwoso, di Camp Nou, Barcelona. Demikian Sekretaris Tiga KBRI Madrid, Krisnawati Desi Purnawestri, kepada Antara London, Sabtu (16/4/2011).

Selain pertandingan persahabatan dan pembukaan sekolah sepak bola, dijajaki pula pelaksanaan training of trainers bagi para pelatih sepak bola Indonesia. Diharapkan, nantinya akan tercetak para pemain muda sepak bola Indonesia yang berkualitas untuk dapat membawa nama Indonesia di kancah persepakbolaan internasional.

Pertemuan tersebut dilangsungkan dalam upaya KBRI Madrid untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Spanyol, di mana sepak bola dipandang sebagai salah satu media yang paling tepat, mengingat kecintaan masyarakat dua negara tersebut akan sepak bola.

Duta besar dalam pertemuan tersebut menyebutkan, dengan banyaknya penggemar klub Barcelona di Indonesia, kedatangan tim Barcelona FC untuk melakukan pertandingan persahabatan akan sangat dinantikan oleh para suporter setia klub nomor satu Spanyol ini.

KBRI Madrid berkomitmen dalam mendorong kerja sama olahraga Indonesia dengan Spanyol, khususnya untuk saat ini dalam cabang sepak bola. Hal ini terbukti dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, di antaranya dengan pertemuan-pertemuan yang telah dilakukan baru-baru ini antara duta besar dan klub ternama Spanyol lainnya, Real Madrid.

Jika kerja sama ini dapat segera terwujud, maka tidak lama lagi publik Indonesia akan dapat menikmati pertandingan-pertandingan cantik berkelas dunia melalui permainan yang disuguhkan oleh para pemain Spanyol dalam kunjungannya ke Indonesia. [kun]

Thursday, April 14, 2011

Ruben, Diego, dan Joey Suk Segera Jadi WNI


Tiga pemain naturalisasi, segera mengantongi paspor kewarganegaraan Indonesia. Paspor sudah jadi, tinggal menempelkan foto diri. Sisanya, menunggu DPR yang tengah menjalani reses.

“Paspor sudah sebagian yang keluar. Sekarang sisanya tinggal menunggu DPR yang tengah menjalani reses hingga akhir bulan,” ujar Iman Kamis (14/3).

“Yang sudah keluar Ruben (Wuarbanaran), Diego Michielis, dan Joey Suk. Tinggal foto dan mereka bertiga masih di Belanda. Insya Allah tak ada kendala yang berarti,” tambah Iman.

Sebelumnya dikabarkan, BTN berencana menaturalisasi beberapa pemain asing dan keturunan Indonesia. Sebagai tambahan amunisi pemain yang akan diproyeksikan membela pasukan "Merah Putih" pada ajang Pra-Piala Dunia 2014.

Diantaranya, terdaftar nama Greg Nwokolo, John van Beukering, Sergio van Dijk, Tonni Cussel, dan Victor Igbonefo. Kendati menjadi pemain naturalisasi yang dianggap memiliki kemampuan lebih, semua pemain tetap harus menjalani proses penyeleksian untuk bergabung di timnas.

Satlak Prima Terpukau Presentasi Rahmad & Aji


Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) belum menentukan sikap terkait pelatih yang akan menangani timnas proyeksi SEA Games 2011. Ada dua kandidat yang kini sedang dipertimbangkan.

"Dalam seminggu ini, atau beberapa hari ini, akan segera ditentukan siapa sosok yang tepat," ujar Ketua Satlak Prima Tono Suratman usai rapat di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis, 14 April 2011.

Pagi tadi, Kamis, 14 April 2011, Satlak Prima telah mengundang Rahmad Darmawan dan Aji Santoso. Kedua pelatih tersebut diberi kesempatan untuk memaparkan program mereka untuk timnas U-23.

Mereka merupakan kandidat pelatih yang akan menangani timnas U-23 proyeksi SEA Games 2011. Rahmad hingga kini masih menangani Persija Jakarta, sedangkan Aji adalah pelatih Persebaya 1927.

Tono menilai pemaparan kedua pelatih cukup baik. Dia bahkan berpendapat mereka bisa saja sama-sama terpilih.

"Keduanya sama-sama bagus dan paparan yang disampaikan cukup baik. Kami menilai keduanya merupakan pelatih terbaik Indonesia. Peluangnya sama besar, apakah akan ditunjuk salah satu maupun keduanya" jelas Tono.

Sementara itu, mengenai kompensasi kepada klub yang terikat kontrak dengan Aji dan Rahmad, Satlak Prima belum menentukan sikap. Saat ditanya, Tono belum berani memeberi jawaban tegas mengenai nilai nominalnya. "Kami harap tidak ada kesulitan tentang hal itu," ujar Tono saat ditanya mengenai kompensasi bagi klub kedua pelatih tersebut.

Rahmad dan Aji merupakan kandidat pelatih yang akan menangani timnas U-23. Namun posisi keduanya masih simpang siur mengingat selama ini tim Garuda Muda ditangani oleh pelatih asal Austria, Alfred Riedl.

Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Iman Arif beberapa waktu sebelumnya mengatakan bahwa keduanya merupakan kandidat yang akan mendampingi Riedl. Jabatannya adalah pelatih pelaksana harian.

Namun siang tadi, Kamis, 14 April 2011, keterangan Iman berubah. Menurutnya, Rahmad dan Aji merupakan kandidat pelatih yang akan menangani timnas U-23 selama enam bulan persiapan jelang SEA Games 2011. Sementara itu, Riedl akan diproyeksikan hanya untuk timnas senior saja. (kd)

Wednesday, April 13, 2011

Temui Satlak Prima, RD Siap Latih Timnas


Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan, kembali menyatakan kesiapannya menangani tim nasional Indonesia dalam ajang SEA Games XXVI yang akan digelar pada November 2011 mendatang.

"Dari dulu, tidak ada kata tidak siap untuk melatih Timnas," ujar Rahmad Darmawan usai menyampaikan paparan di hadapan Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas) di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis, 14 April 2011.

Sebagai salah satu kandidat pelatih pelaksana harian timnas U-23 SEA Games mendampingi Alfred Riedl, pelatih yang akrab disapa RD ini, diundang Satlak Prima untuk menyampaikan paparannya dalam program pemenangan timnas Indonesia di ajang SEA Games 2011.

Dalam presentasi yang ia sampaikan sekitar hampir dua jam tersebut, RD mengungkapkan program pemenangan yang ia miliki demi mencapai target juara SEA Games. Antara lain dengan menggelar program pembentukan karakter.

Dalam presentasi tersebut, Rahmad juga menuturkan ada empat pertanyaan utama yang ditanyakan oleh Satlak Prima. "Kelemahan dan kelebihan pemain Indonesia, Program pemenangan seperti apa yang ditawarkan dan periodisasi latihan yang ditawarkan dalam waktu 5 hingga 6 bulan," jelas RD usai mengungkapkan presentasinya kepada Satlak Prima.

Meski yakin dengan program miliknya, namun RD menyatakan menyerahkan sepenuhnya keputusan pemilihan pelatih kepada Satlak Prima. "Saya tidak mau berandai-andai. Apalagi saya bukan pihak yang memutuskan," papar RD.

RD juga mengaku penunjukan dirinya sebagai pelatih sepakbola SEA Games harus mendapat persetujuan dari klub yang ia tangani saat ini, Persija. "Saya menghargai komitmen bersama Persija. Tunggu izin selanjutnya dari Persija. Saya ke sini pun atas seizin Persija," kilah mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.

Selain RD, hari ini Satlak Prima juga turut mengundang mantan pemain timnas, Aji Santoso, untuk menyampaikan paparannya sebagai kandidat pelatih sepakbola Sea Games.

Persija Keberatan Melepas RD


Manajemen Persija Jakarta keberatan jika harus melepas Pelatih Rahmad Darmawan untuk menangani tim nasional U-23 SEA Games. Alasannya, kelihaian Rahmad Darmawan meracik strategi masih dibutuhkan tim ”Macan Kemayoran” itu untuk mengakhiri Liga Super Indonesia musim ini di peringkat kedua.

Rahmad Darmawan dan Pelatih Persebaya 1927 Aji Santoso pada Senin siang diminta oleh Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Utama dan Badan Tim Nasional untuk menjadi pelatih pelaksana harian timnas U-23 SEA Games.

Kedua pelatih yang lihai meracik strategi itu diminta memaparkan program yang akan dijalankan selama enam bulan membesut timnas pada Kamis pekan ini di kantor Satlak Prima Utama. Kandidat yang lolos seleksi akan bekerja bersama Pelatih Kepala Alfred Riedl.

”Saya baru sebatas diundang sebagai salah satu kandidat untuk menangani tim SEA Games. Artinya, baru kemungkinan dan belum tahu apa dan bagaimana posisinya,” ujar Rahmad, yang akrab disapa RD, Selasa (12/4).

”Manajer Persija Haryanto Badjuri pada prinsipnya tidak setuju melepas Rahmad Darmawan. Kami masih membutuhkan Rahmad karena posisi Persija di liga saat ini masih genting di peringkat keempat. Kami menargetkan paling tidak bisa berada di peringkat kedua,” ujar Sekretaris Umum Persija Benny Erwin.

Benny menilai, jika RD meninggalkan Persija pada saat liga menyisakan tujuh laga, hal itu akan sangat sulit bagi klub. Pelatih yang baru harus memulai dari awal. Kondisi itu akan sangat berisiko bagi konsistensi penampilan Persija di tujuh laga sisa.

”Kami menghadapi dilema karena RD juga diminta untuk menangani timnas,” ujar Benny.

Setelah liga selesai

Manajemen Persija, lanjut Benny, minggu ini akan membahas hal itu. Poin utama yang akan dibicarakan dengan Satlak Prima Utama adalah penundaan pemanggilan RD.

”Kami akan meminta Satlak supaya RD dipanggil setelah liga selesai pada akhir Juni. Itu solusi yang tidak merugikan klub, juga bagi timnas,” ujar Benny.

Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif menilai, keberatan dari klub sangat wajar. Hal itulah yang harus diselesaikan supaya tidak merugikan klub.

BTN, lanjut Iman, juga akan meminta Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago untuk menjadi pelatih pelaksana harian timnas senior.

”Jacksen kemungkinan juga akan berat meninggalkan klub sebelum liga berakhir. Yang paling realistis memang setelah liga berakhir,” ujar Iman.

Pemain LPI Bisa Ikut Seleksi SEA Games


Wakil plt Sekjen PSSI Johar Arifin memastikan peluang para pemain yang berlaga di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) untuk masuk ke dalam skuad timnas Indonesia kembali terbuka. Keputusan ini disampaikan setelah pertemuan yang dilakukan oleh Komite Normalisasi dengan Kemenpora hari ini.

Keputusan ini dikeluarkan demi memenuhi target Indonesia menjadi juara cabang sepakbola dalam ajang SEA Games yang akan digelar di Palembang pada November 2011.

"Kami mengharapkan yang terbaik. Kami sepakat target nanti harus juara. Karenanya seluruh pemain berprestasi akan dilibatkan. Termasuk pemain yang berprestasi di LPI," papar Johar di kantor PSSI, Rabu, 13 April 2011.

Dengan keputusan tersebut, maka peluang pemain muda Indonesia, Irfan Bachdim bergabung ke dalam skuad timnas kembali terbuka lebar. "Jadi sekarang Irfan Bachdim dan lainnya berpeluang masuk seleksi timnas" ujar Johar.

Sebelumnya, Irfan tidak dapat mengikuti seleksi masuk timnas karena dirinya berlaga di kompetisi LPI yang tidak diakui oleh PSSI di bawah kepengurusan Nurdin.

Mengenai hal ini, Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif pernah mengatakan akan mengikuti kebijakan Komite Normalisasi.

"Meski demikian, keputusan mengenai komposisi pemain tetap berada di tangan pelatih kepala, Alfred Riedl," ujar Iman. (SJ)

Monday, April 11, 2011

BTN Kembali Panggil Boaz Solossa


adan Tim Nasional (BTN) PSSI akan memanggil kembali striker Persipura Jayapura, Boaz Solossa. Deputi Bidang Teknik BTN, Iman Arif telah menghubungi top skorer sementara ISL 2010/2011 itu.

"Saya sudah kontak dengan Boaz lewat telepon. Kami memintanya untuk kembali bergabung dengan timnas senior. Kami juga telah menghubungi pelatih Persipura, Jacksen F Tiago," kata Iman, Senin, 11 April 2011.

Sebelumnya, Pelatih Timnas, Alfred Riedl telah mencoret Boaz dari timnas Piala AFF 2010 lalu. Keputusan ini diambil setelah Boaz tak kunjung memenuhi panggilan PSSI untuk melakukan pemusatan latihan.

Boaz sendiri semakin bersinar di Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011. Hingga saat ini, Boaz yang didaulat sebagai kapten Mutiara Hitam tercatat sebagai top skorer semenatara ISL dengan koleksi 20 gol.

Selain memanggil Boaz, BTN juga akan memanggil pelatih Persipura, Jacksen F Tiago. Pelatih asal Brasil ini rencananya akan diplot sebagai pendamping Riedl dalam menangani timnas senior.

Timnas senior rencananya akan menghadapi Turkmenistan pada Pra Piala Dunia 2014. Leg pertama akan digelar di kandang lawan pada 23 Juli 2011, sedangkan leg kedua akan digelar di Indonesia, 28 Juli 2011.

Wednesday, April 6, 2011

Paspor Trio Pemain Naturaliasi Tuntas , Nwokolo- Igbonefo Menyusul


Setelah ditunggu-tunggu, proses naturalisasi tiga pemain Indo-Belanda, Diego Michiels, Ruben Wuarbanaran, dan Joey Suk akhirnya selesai. Ketiga pemain tersebut akan menjadi bagian skuad timnas U-23 yang berlaga di SEA Games 2011 November mendatang.

Setelah tiga pemain itu, masih ada enam pemain lagi yang proses naturalisasinya sudah diproses dan baru saja diajukan. Yaitu Stefano Lilipaly, John Van Beukering, Sergio van Dijk, Tonny Cussel, dan dua pemain yang saat ini bermain di Indonesia Super League, Victor Igbonefo (Persipura/Nigeria), dan Greg Nwokolo (Persija/ Nigeria).

John Van Beukering yang terakhir bermain di Feyenoord (Eredivisie Belanda ) saat ini sudah berada di Indonesia dan baru saja melakukan kontrak selama tiga musim bersama Pelita Jaya Karawang selama tiga musim. Tonny Cussel yang terakhir berkostum Vitesse Arnhem juga sudah menjalin dengan Pelita dengan dengan durasi yang sama.

Iman Arif, deputy bidang teknik Badan Tim Nasional (BTN) mengatakan, meski akan dinaturalisasi, tapi bukan jaminan para pemain itu bisa memperkuat timnas Merah Putih. "Semua tergantung keputusan pelatih. Jika mereka tidak bisa bersaing dengan pemain lokal mereka tidak akan dipakai," kata Iman.

John Van Beukering yang kakek dan neneknya berasal dari Yogyakarta itu mengaku sudah bertekat bulat ingin membantu membawa persepakbolaan Indonesia ke level yang lebih tinggi. "Kalau alasan saya memilih Pelita Jaya bukan klub-klub papan atas Indonesia karena saya tertantang ingin membawa Pelita Jaya menjadi tim yang lebih baik dari sekarang," kata Beukering ketika ditemui di salah satu cafe di Jakarta tadi malam.

Pemain 27 tahun yang paspor Indonesianya bakal keluar pertengahan Mei ini baru akan membela Pelita Jaya mulai awal musim depan. Sementara itu, Timnas Indonesia bisa saja ditinggalkan pelatih timnas Alfred Riedl. Itu berkaitan dengan gonjang - ganjing yang terjadi dalam persepakbolaan Indonesia saat ini.

Menurut deputy bidang teknik Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif, Alfred Riedl yang saat ini berada di negaranya, Austria, sudah mendapatkan tawaran dari beberapa negara dengan jumlah bayaran yang lebih menggiurkan. Antara lain dari timnas Vietnam, tim yang pernah ditangani Riedl pada 2003-2004 dan 2005-2007 lalu.

"Tapi sejauh ini coach Alfred tetap berkomitmen untuk menyelesaikan kontraknya dengan timnas kita hingga kontraknya berakhir 2012 mendatang," kata Iman Arif. Keberadaan Riedl mulai dibicarakan setelah timnas berada berada di bawah naungan Prima ( Program Indonesia Emas). Dimana ada kebijakan maksimal gaji pelatih asing di program Prima adalah USD 5 ribu ata sekitar Rp 45 juta per bulan. Sedangkan kontrak Alfred Riedl bersama timnas adalah USD 16 ribu atau sekitar Rp 150 juta per bulan. Belum termasuk fasilitas tempat tinggal, kendaraan, dan lainnya.

Thursday, March 24, 2011

Timnas Belanda Ingin Jajal Indonesia


PSSI mengabarkan bahwa ada beberapa tawaran ujicoba timnas dari beberapa negara yang diterima oleh PSSI.

Deputi Bidang Teknis BTN, Iman Arif mengungkapkan,rancangan uji coba internasional sudah disiapkan. Tujuannya untuk memberikan pengalaman bertanding bagi skuad Garuda.

”Kami sedang mempertimbangkan beberapa tawaran uji coba.Sudah ada beberapa tim dunia yang ingin berkunjung ke Indonesia dan menjalani uji coba dengan kami pada Juni nanti,” ujar Iman.

Rencannya pada 23 Juni mendatang BTN telah mengatur jadwal ujicoba untuk timnas senior, dan salah satu tawaran laga ujicoba datang dari runner-up Piala Dunia 2010 yang lalu Belanda, De Oranje telah mengisyaratkan ketertarikan mengunjungi Indonesia.

”Belanda telah mengajukan diri sebagai calon lawan timnas. Hal yang sama juga datang dari timnas Cile. Namun kami tetap mempertimbangkan penawaran Korea Utara.Kepastian calon lawan saat ini belum diputuskan,” lanjut Iman.

Sedangkan terkait rencana ujicoba dengan timnas Inggris, Iman memastikan rencana tersebut dipastikan batal karena FA membatalkan tur John Terry dkk ke Thailand.[Oa]

Pra Piala Dunia 2014 ,Indonesia Langsung ke Babak Kedua


Indonesia mendapatkan kabar baik setelah Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) menyatakan "Merah Putih" langsung melakoni babak kedua Pra Piala Dunia 2014.

Pernyataan itu disampaikan dalam laman resmi AFC karena Indonesia menempati seeded (unggulan) tengah di peringkat ke-24.

Penentuan unggulan ini berdasarkan penampilan tim di Piala Dunia 2010 lalu, dan kualifikasi di zona Asia. Dalam PPD 2010 zona Asia, Indonesia lolos ke babak kedua setelah menang Walk Over (WO) atas Guam. Namun di babak kedua, Indonesia menelan kekalahan agregat 11-1 dari Suriah.

Peringkat satu hingga lima berdasarkan unggulan yang ditentukan AFC, baru mengawali laganya di babak ketiga mulai 3 September. Sedangkan unggulan enam hingga 27 yang terdiri dari 22 tim baru mengawalinya di babak pertama pada 23 dan 28 Juli. Sementara seeding 28 sampai 43 harus memulainya dari babak pertama pada 29 Juni dan 3 Juli.

Perbedaan sistem undian yang diterapkan pada PD 2014 kali ini membuat Indonesia tidak perlu melalui babak pertama. Pada PPD 2010 lalu, peringkat 6-43 mengawalinya dari babak pertama. Unggulan enam sampai 24 berhadapan dengan seunggulan 25-43.

Mengenai lawan yang bakal dihadapi Indonesia di babak kedua masih menunggu hasil drawing pada 30 Maret nanti. Delapan dari 16 tim di babak pertama melaju ke babak kedua untuk bergabung dengan 22 tim lainnya. Selanjutnya, 30 tim akan memperebutkan 15 tiket ke babak ketiga.

Di babak ketiga, ke-15 tim itu akan bergabung dengan lima tim yang menempati unggulan satu sampai lima dan kemudian dibagi menjadi lima grup. Dua tim teratas dari masing-masing grup melaju ke putaran final.

Putaran final ini nantinya diikuti sepuluh tim yang bertarung untuk memperebutkan empat tiket otomatis ke Piala Dunia 2014, serta satu tiket ke babak play-off.

Berikut Negara-negara Unggulan untuk kawasan ASIA:
1. Jepang, 2. Korea Selatan, 3. Australia, 4. Korea Utara, 5. Bahrain, 6. Arab Saudi, 7. Iran, 8. Qatar, 9. Uzbekistan, 10. Uni Emirat Arab, 11. Suriah, 12. Oman, 13. Yordania, 14. Irak, 15. Singapura, 16. Cina, 17. Kuwait, 18. Thailand, 19. Turkmenistan, 20. Lebanon, 21. Yaman, 22. Tajikistan, 23. Hong Kong, 24. Indonesia, 25. Kyrgyzstan, 26. Maladewa, 27. India, 28. Malaysia, 29. Afghanitsan, Kamboja, 31. Nepal, 32. Bangladesh, 33. Sri Lanka, Vietnam, 35. Mongolia, 36. Pakistan, 37. Palestina, 38. Timor Leste, 39. Makau, 40. Cina Taipei, 41. Myanmar, 42. Laos, 43. Filipina.

Monday, March 21, 2011

Utina : Rahmad Darmawan Cocok Melatih Timnas


Pemain senior Firman Utina menilai pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan cocok menangani tim nasional Indonesia senior yang akan berlaga di kualifikasi Piala Dunia 2012.

Posisi pelatih kepala Timnas masih dipegang oleh Alfred Riedl. Tapi, Badan Tim Nasional (BTN) rencananya akan menunjuk satu asisten pelatih untuk mendampingi Timnas Merah Putih. Pasalnya, Riedl akan disibukkan dengan TC timnas U-23 untuk SEA Games.

Pelatih Persija, Rahmad Darmawan dan arsitek Persipura Jayapura, Jacksen Ferreira Tiago menjadi dua nama yang difavoritkan mengisi posisi asisten pelatih tersebut. Dan Firman menilai Rahmad cocok menangani Timnas.

"Coach RD (sapaan akrab Rahmad) sangat cocok. Tapi, menurut saya setiap pelatih seharusnya diberi kesempatan panjang. Selama ini setiap kegagalan, pelatih di suatu kompetisi selalu diganti. Kalau pelatih baru maka kita harus adaptasi lagi karena materinya baru," ujar Firman di sela acara peluncuran sepatu Nike Mercurial Vapor SuperFly III di Senayan City, Jakarta, Senin 21 Maret 2011.

Firman mengaku masih siap membela timnas Indonesia. Gelandang Sriwijaya FC ini juga menilai striker keturunan Belanda, Irfan Bachdim juga masih pantas membela timnas Merah Putih.

"Kalau masih dibutuhkan timnas Indonesia, saya siap. Semua pemain juga punya kesempatan membela timnas. Irfan juga masih pantas. Tapi, saya tidak bisa bilang siapa yang akan masuk timnas, karena saya sendiri juga belum tentu terpilih," kilah Firman.

Irfan sendiri mengaku masih yakin bisa membela timnas Indonesia. Meski ia sempat dicoret dari timnas Indonesia U-23.

"Saya optimistis kembali masuk timnas. Saya selalu optimistis dalam segala hal. Terima kasih untuk coach Riedl karena saya mendapat banyak pelajaran dari dia. Kalau mereka meminta saya kembali, saya siap. Karena keinginan saya ke Indonesia adalah membela timnas, tidak ada lainnya," papar Irfan.

Firman dan Irfan terpilih menjadi ikon Nike untuk produk sepatu Mercurial Vapor SuperFly III. Di sepakbola internasional, sepatu ini juga digunakan megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan Mesut Oezil.

Viktor Iqbonefo : Indonesia Sudah Seperti Negara Sendiri


Pemain belakang Persipura asal Nigeria, Viktor Iqbonefo, menyambut baik keinginan Badan Tim Nasional Indonesia untuk menaturalisasi dirinya.

Menurut pemain jangkung itu, tidak masalah jika memang timnas ingin menggunakan tenaganya. “Jika saya dibutuhkan di timnas, tidak masalah. Keluarga saya di Nigeria juga mendukung semua keputusan yang saya ambil,” kata Iqbonefo, Senin (21/3).

Niat BTN untuk menaturalisasi Iqbonefo disampaikan oleh Direktur Teknis BTN, Imam Arif beberapa hari lalu. Imam mengatakan telah melakukan pertemuan dengan Iqbonefo membicarakan hal tersebut. “Saya tidak akan menolak. Karena saya sudah cukup lama di sini, Indonesia sudah sebagai Negara saya sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak muncul rencana Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia beberapa waktu lalu untuk menaturalisasi dirinya, ia sudah siap. Sayangnya, rencana itu akhirnya menguap begitu saja.

“Semoga saja rencana BTN kali ini bisa benar-benar terwujud. Karena saya sendiri merasa sudah memenuhi syarat untuk menjadi pemain naturalisasi,” ucapnya.

Keinginan BTM untuk menaturalisasi Iqbonefo juga mendapat respons positif dari manajemen dan pelatih Persipura, Jacksen Tiago. “Jika ia dinaturalisasi maka Mutiara Hitam bisa kembali merekrut pemain asing non-Asia untuk memperkuat tim,” kata Jacksen.

Sejak bergabung dengan Persipura 2004 lalu, Viktor Iqbonefo selalu menjadi pilihan utama di lini belakang. Ia juga berperan penting atas dua gelar juara yang diraih ‘Mutiara Hitam’ dalam lima tahun terakhir serta mengantarkan klub tersebut tiga musim berturut-turut masuk final Copa indonesia.

Sunday, March 20, 2011

Bicarakan Naturalisasi , BTN Sudah Ketemu Igbonefo


Program naturalisasi di timnas terus digalakkan. Terbaru, Badan Tim Nasional (BTN) duduk semeja dengan bek Persipura Jayapura Victor Igbonefo. Namun, belum ada keputusan konkret atas keinginan bek asal Nigeria tersebut untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

"Memang sudah bertemu. Tapi masih dikaji. Tentang manfaatnya juga tentang prosedurnya maupun persyaratannya," terang Iman Arif, direktur teknis BTN. Salah satu yang menjadi perhatian BTN ialah berkelok-keloknya proses yang harus dilewati. Iman menyatakan, ada tujuh tahapan bagi seorang pemain asing yang ingin menjadi WNI. Dimulai dengan mengajukan ke Kemenpora dan berakhir di pihak imigrasi.

Selain itu, syarat yang memang sudah ditentukan pemerintah juga menjadi pertimbangan BTN. Di antaranya ialah lima tahun berturut-turut bermain di kompetisi tanah air. "Kami juga harus melihat bagaimana sumbangsih yang akan diberikannya. Kalau memang hanya bisa bertahan 2-3 tahun kami tak mau," tambah lelaki yang juga manajer Timnas U-23 tersebut.

Iman menambahkan, program naturalisasi bakal lebih mengutamakan para pemain junior. Pasalnya, mereka memiliki jenjang karir yang lama untuk membela Merah Putih di berbagai kompetisi internasional. Itulah sebabnya BTN cenderung lebih memilih untuk mengundang para pemain yang memiliki darah Indonesia untuk dilihat kemampuannya.

Hal itu sebenarnya sudah sesuai dengan syarat yang diberikan Kemepora. Menopra Andi Alifian Mallarangeng menyatakan bahwa pemerintah lebih mengutamakan para pemain yang memiliki darah Indonesia. Alasannya, mereka diprediksi memiliki nasionalisme yang lebih dibanding para pemain yang tak memiliki darah Indonesia.

Karena itu, Kemenpora terus menjalin kontak dengan KBRI di seluruh dunia untuk melakukan pemantauan jika ada atlet potensial yang memiliki darah Indonesia.

BTN CARI TANDEM ALFRED RIEDL


Tim nasional (timnas) Indonesia menginginkan jasa Rahmad ‘RD’ Darmawan atau Jacksen F Tiago. Kualitas mereka diperlukan Merah Putih saat menjalani training camp (TC) pada Juni mendatang.


Badan Tim Nasional (BTN) memunculkan rencana perekrutan salah satu dari mereka karena timnas memiliki agenda superpadat. BTN ingin salah satu pelatih terbaik di Djarum Indonesia Super League (DISL) itu akan berkolaborasi dengan Alfred Riedl menangani Merah Putih menjalani TC Pra- Piala Dunia 2014 mulai 20 Juni nanti. Dua nama itu,yakni RD yang kini menangani Persija Jakarta dan Jacksen bersama Persipura Jayapura dinilai mumpuni menangani timnas.

BTN ingin salah satu dari mereka akan bekerja sama dengan Riedl untuk mengantisipasi padatnya agenda timnas. Ketua BTN Iman Arif membenarkan dua nama pelatih itu akan dipanggil untuk menangani timnas.”Kami harus mencari asisten pelatih timnas.Kegiatan timnas sangat padat pada Juni nanti.Pelatih Riedl tidak mungkin menyelesaikan tugasnya sendirian.Jadi,RD dan Jacksen adalah figur yang ideal,” ungkapnya,kemarin. Pada Juni nanti BTN akan melakukan dua persiapan timnas.Bukan hanya agenda TC timnas U-23 SEA Games (SEAG) 2011, Merah Putih juga akan bersaing di Pra- Piala Dunia 2014.Persiapan Merah Putih muda akan dimulai 25 April sampai penyelenggaraan SEAG pada 11–22 November.

Mereka saat ini sudah menetapkan 20 nama,meski masih merencanakan penambahan lima atau enam pemain.Lalu, timnas senior akan menjalani persiapan Pra-Piala Dunia 2014 mulai 20 Juni. Iman menambahkan,kualitas dua nominator tersebut sudah terbukti di kompetisi. ”Kami tahu kapabilitas RD dan Jacksen. Mereka sudah teruji di DISL dan kompetisi lainnya.Mereka sangat dihormati pemain dan punya kualitas bagus.Tapi,kami akan berbicara hal ini dengan Riedl.Timnas membutuhkan pelatih yang bisa bekerja sama dengannya (Riedl),” ujar Iman. Kualitas kedua pelatih itu di DISL sangat membanggakan.Bersama Persija,RD saat ini membawa Bambang Pamungkas dkk berada di posisi runner-upsementara DISL 2010/2011.

Macan Kemayoran– julukan Persija–mengumpulkan nilai 32 dari 16 laga.Terakhir,mereka sukses memenangkan laga awaykontra Persib Bandung dengan skor 3-2.Performa sama diciptakan Jacksen bersama Persipura. Mutiara Hitam–julukan Persipura–saat ini memimpin klasemen DISL dengan nilai 38 dari 16 laga.Rapor bagus juga dibuat Boaz Solossa di AFC Cup 2011.Mereka bermain imbang 1-1 kontra South China,lalu menang 4-1 atas East Bengal. Karena itu,Iman tertarik merekrut mereka.Bahkan,lama kontrak mereka di timnas tergantung prestasi.”Secara teknis, tugas dua calon pelatih ISL tersebut di timnas sama dengan lainnya.Durasi kontrak mereka sangat tergantung dengan laju prestasi timnas di Pra-Piala Dunia. Kalau ternyata bisa bersaing dan masuk ke fase berikutnya,mereka akan dikontrak secara permanen,” lanjutnya.

Namun,mengenai kontrak,BTN tentu akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu bersama klub mereka.Sebab,ratarata pelatih klub ISL dikontrak semusim. Sementara putaran kedua ISL musim ini akan berakhir pada 19 Juni dengan tujuh laga penutup,termasuk Persija kontra PSPS Pekanbaru dan bentrok Persipura versus Semen Padang.Persija dan Persipura juga masih memiliki kompetisi lainnya seperti Piala Indonesia 2011. Sementara status Merah Putih saat ini menunggu hasil drawingyang digelar di Kuala Lumpur,Malaysia,Rabu (30/3). Berdasarkan regulasi Pra-Piala Dunia 2014 Zona Asia,tim dengan peringkat 30–43 harus memulai persaingan dari fase kedua.

Pada persaingan berikutnya mereka akan menghadapi tim dengan peringkat 5–29 pada fase pertama. ”Kami menunggu konfirmasi resmi BTN.Mereka harus berbicara dengan manajemen Persipura.Kontrak memang semusim,tapi bisa diperpanjang tergantung sisa laga.Saat ini saya memilih fokus pada tugas di klub,” tandas Jacksen. Pernyataan serupa dilontarkan RD. Mantan pelatih Sriwijaya FC (SFC) tersebut mengaku tidak terkejut karena sebelumnya pernah masuk sebagai nominator pelatih timnas.Pada 2006,RD masuk bursa pelatih Merah Putihbersama Sergei Dubrovin.Berikutnya RD harus bersaing dengan Pelatih Ivan Kolev di Piala Asia 2007.

Terakhir,Rahmad kalah bersaing dengan Pelatih Benny Dollo jelang AFF 2008 dan Pra-Piala Asia 2011. RD menjelaskan tanggung jawab bersama Persija akan didahulukan. Apalagi,pihaknya akan menghadapi tuan rumah Persijap Jepara,Selasa (22/3). ● wahyu argia

Saturday, March 19, 2011

BTN Belum Ada Rencana Naturalisasi De Jong Indonesia


Deputi bidang teknis Badan Tim Nasional [BTN] PSSI Iman Arif menegaskan, pihaknya belum mempunyai rencana untuk menaturalisasi pemain dari tim De Jong Indonesia dalam waktu dekat.

Tim De Jong Indonesia berisikan pemain berdarah Maluku yang dilahirkan di Belanda. Tim yang didatangkan pemerintah itu menjalani sejumlah pertandingan persahabatan selama berada di Indonesia.

Dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu [19/3], tim De Jong Indonesia ditahan imbang 1-1 oleh Pelita Jaya Karawang U-21. Sebelumnya, mereka memetik kemenangan 3-1 atas Maluku All Stars. Selanjutnya, tim De Jong Indonesia akan menjalani laga melawa tim Pra-Pon Jabar, Minggu [20/3], di Stadion Siliwangi.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Senayan, Pelita Jaya U-21 unggul lebih dulu melalui gol Ryan, sebelum akhirnya disamakan Michael van Veen. Di babak kedua, permainan kedua tim mengalami penurunan akibat cuaca yang lembab.

“Belum ada rencana kesitu. Mereka baru menjalani dua pertandingan. Kami harus melihat mereka dalam kompetisi reguler. Kabarnya ada lima pemain yang sudah diincar klub-klub di sini,” ujar Iman.

Thursday, March 17, 2011

Boaz Berpeluang Perkuat Kembali Timnas


Manajer Timnas Indonesia, Iman Arif, tak menutup peluang Boaz Salossa untuk dipanggil lagi ke timnas Indonesia. Ia tak menutup mata atas penampilan gemilang penyerang Persipura Jayapura itu pada laga AFC Cup melawan East Bengal

Namun demikian, keputusan terakhir tetap berada pada pelatih Alfred Riedl.

"Boaz masih mungkin kita panggil. Namun, pada prinsipnya pelatih Alfred Riedl menginginkan para pemain yang memperkuat timnas memiliki sikap yang baik, terutama dalam hal kedisiplinan. Jika Boaz bisa berkomitmen untuk mengubah sikapnya, maka tentu ia akan kami panggil lagi," ujar Iman saat dihubungi .

Timnas senior baru akan berlaga lagi pada 23 Juni nanti di ajang Pra-Piala Dunia 2014 Brasil. Iman mengatakan tidak ada pelatnas jangka panjang untuk timnas senior. Oleh karena itu, pemanggilan hanya akan dilakukan tiga hari sebelumnya.

Sunday, March 13, 2011

Riedl Keluhkan Skill Pesepakbola Indonesia


Secara gamblang kualitas pemain sepakbola Indonesia secara keseluruhan dikeluhkan oleh coach tim nasional Indonesia, Alfred Riedl.

Menurut pelatih asal Austria tersebut, skill pesepakbola Indonesia tidak banyak yang mengagumkan. Bahkan, mayoritas cenderung seragam dan rata-rata saja.

"Banyak pemain sebatas potensial, namun secara skill bermain tidak memenuhi kriteria saya. Karena kualitas individu dan kolektivitas mereka datar saja," keluhnya, kepada wartawan di Jakarta, Senin (14/3).

Beberapa hal tersebutlah yang menjadi dasar mengapa Riedl hanya merekomendasikan 20 pemain untuk dipanggil Badan Tim Nasional (BTN) guna memperkuat tim nasional di ajang SEA GAMES pada November mendatang.

Lebih jauh Riedl mengungkapkan, pesepakbola Indonesia seharusnya mendapatkan pembinaan sejak awal. Sehingga, kelak menjadi pesepakbola profesional sudah matang dan siap menerima tuntutan untuk bermain sesuai harapan. Sebab, ketika mencapai tingkat tersebut, mereka sudah memiliki dasar dan mengerti cara bermain yang baik.

"Saya butuh pemain yang siap pakai. Tenaga mereka harus bisa digunakan secara langsung tanpa perlu banyak pembenahan," harapnya. (bola/esa/lex)