Showing posts with label PERSIPURA. Show all posts
Showing posts with label PERSIPURA. Show all posts

Friday, April 22, 2011

Yoo Jae Hoon : Optimis Tantang Chonburi Di Thailand


Kiper Persipura Yoo Jae Hoon mengaku tak mudah untuk menang di kandang Chonburi. Dari informasi yang diperoleh tentang suasana pertandingan di sana, ternyata suporter Chonburi termasuk fanatik dan selalu memberikan dukungan penuh. Karenanya, jika ingin meraih poin, menurutnya tinggal bagaimana pemain bisa keluar dari tekanan dan membalikkan keadaan.

"Ya, ada teman saya yang di sana mengatakan kalau suporter mereka sangat bergemuruh ketika timnya bermain. Pokoknya banyak sekali",ungkap Yoo . Keadaan ini menurutnya membuat tim manapun susah untuk menang.

"Susah sekali menang di sana. South China kemarin kalah juga", ucapnya dengan mimik serius. Sekedar info, South China yang diperkuat Nicky Butt (ex MU) dan Mateja Kezman (ex Chelsea), memang kalah dengan skor telak 3-0 saat bermain di kandang Chonburi.

Tapi sekalipun sulit, ia melihat Persipura masih bisa membuat satu perlawanan berarti dan menyulitkan Chonburi jika pemain bersatu dan bekerja keras. Ia cukup yakin Boaz dan beberapa pemain depan yang diberikan kepercayaan menjadi striker nanti bisa merepotkan pemain belakang Chonburi.

"Saya kira masih bisa, pemain semua bagus yang penting jangan terpengaruh. Paling tidak satu poin kami bisa dapat di sana, dan jika kalah saya pikir 1-0 atau 2-1 dan bukan skor telak", tandasnya.

Yoo tetap berharap trend positif di AFC terus diraih. Dari tiga pertandingan yang sudah dilakukan, ia hanya kebobolan dua gol namun mampu memasukkan delapan gol dan memimpin grup H.

Hal senada disampaikan Victor Igbonefo. Pemain yang sedang dalam proses naturalisasi ini mengaku bahwa disetiap permainan tendang memang ada beban tersendiri yang dirasakan pemain. "Jelas ekstra tapi saya pikir semua bisa kami lewati asal pemain tetap soloid baik menyerang maupun bertahan,"tandasnya.

Persipura Tak Sendiri Di Thailand


Persipura dipastikan tak sendiri dalam melakoni laga Asian Football Confederation (AFC) Cup di kandang Chonburi FC (Thailand) pada 26 April mendatang. Ini setelah sejumlah suporter memastikan diri ambil bagian untuk menyaksikan secara langsung duel penguasa Grup H di Stadion Chonburi FC.

Program Nonton Bareng Persipura di Thailand yang digelar Cenderawasih Pos bersama Bucend Tour ternyata mendapat respon positif dari masyarakat. Informasi terakhir yang diperoleh dari Bucend Tour, peminatnya telah melebihi kuota.

"Jumlahnya sudah melebihi kuota. Sebenarnya sangat banyak yang tertarik, namun ada beberapa kekurangan yang perlu dilengkapi untuk bisa dipastikan ambil bagian, jadi kami masih memberikan kesempatan untuk itu," jelas Suciyanti selaku penanggung jawab pendaftaran program ini.

Menurut Suci, salah satu kekurangan yang banyak ditemui adalah tak adanya paspor maupun waktu masa berlaku paspor yang sudah lewat. Karenanya untuk memudahkan peserta bisa ikut dalam tour ini, pihak Bucend Tour siap memfasilitasi untuk pembuatan paspor yang semua biaya pengurusan ditanggung peserta.

"Untuk pembuatan paspor bisa kami fasilitasi, namun dengan waktu yang semakin mepet kami harap peserta bisa sekalian menyelesaikan semua biaya pengurusannya termasuk melengkapi apa yang kurang," harapnya.

Sementara Pelatih Persipura, Jacksen.F.Tiago merasa bersyukur karena bermain di luar negeripun, pecinta Persipura bisa mendukung secara langsung.

Ia berharap masyarakat baik yang menyaksikan langsung ke Thailand ataupun yang ada di Papua bisa sama-sama memberikan doa agar Persipura mulus ke putaran selanjutnya.

"Kami bersyukur ternyata keberhasilan tim ini ada dampaknya kepada masyarakat Papua dan ini jelas tak lepas dari kerja keras semua pihak, terutama Tuhan yang membuat Persipura menjadi berkat kepada orang lain," beber Jacksen dalam pesan singkatnya tadi malam.

Sejak awal, lanjutnya, baik pemain, pelatih dan manajemen sudah berkomitmen untuk memberikan yang terbaik agar Persipura bisa menjadi bagian dari kebahagiaan masyarakat Papua.

"Puji Tuhan hingga kini kami mempu membuat keluarga besar Persipura dan masyarakat Papua bangga atas usaha kami,"ucapnya.

Pelatih kelahiran Rio de Janeiro-Brazil ini akan berjuang keras untuk bisa membawa Persipura menjadi juara grup. Pasalnya jika tidak menjuarai Grup H, maka Persipura akan bermain di kandang lawan, sebab dalam babak 16 besar AFC menggunakan sistem knock out, siapa yang kalah, tim tersebut langsung gugur.

"Dalam babak 16 besar AFC Cup hanya main satu kali saja. Artinya harus ada pemenang kalau draw sampai perpanjang waktu pertandingan diselesaikan lewat adu pinalti. Kalau babak 8 besar dan seterusnya baru menggunakan sistem home away, untuk itu setiap pertandingan akan kami maksimalkan, supaya babak 16 besar kami bisa main di Mandala lagi," katanya.

Hari ini, Persipura Bertolak ke Thailand


Tim kebanggaan masyarakat Kota Jayapura Persipura hari ini Sabtu (23/4) akan bertolak ke Thailand untuk menantang tim Chonburi FC di Laga Asian Football Confederation (AFC) Cup Selasa (26/4). Sebanyak 18 pemain disiapkan pelatih Persipura Jacksen F Tiago untuk melakoni laga panas itu.

Seluruh Persiapan yang dilakukan Persipura dirasa cukup, tinggal bagaimana bisa berkonsetrasi untuk menantang partai tandang tersebut. Sejatinya bukan hal mudah untuk menang di kandang Chonburi, mengingat tim yang berada diurutan kedua kompetisi di Thailand ini telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk membalas kekalahan 3-0 saat bermain di Stadion Mandala (13/4) lalu.

Pelatih Persipura Jacksen F Tiago telah mewanti Boaz dkk utnuk bermain lebih cerdik agar memberi satu kejutan bagi lawan. Namun salah satu yang menjadi catatan Jacksen dalam lawatan kali ini adalah tak diperkuatnya lini belakang oleh Hamka Hamzah plus absennya gelandang Immanuel Wanggai di tengah. Hamzah dan Manu hingga kemarin masih berkonsetrasi untuk memulihkan cedera lutut, sedangkan Yohanis Tjoe juga tak dibawa menyusul kartu merah saat leg pertama menghadapi Chonburi.

"Hamka tidak ikut bersama tim. Ia masih dalam proses pengobatan. Mungkin dua pertandingan AFC ke depan termasuk lawan South China ia tak bisa dimainkan,"beber Jacksen.

Dari celah yang ditinggalkan Hamka, kemungkinan akan diplot oleh Ortisan Solossa. Sedangkan lini tengah, Persipura masih memiliki David Laly maupun Christian David Uron yang memiliki tipikal pemain bertahan. "Sudah ada pemain yang kami siapkan untuk itu,"beber Jacksen.

"Memang itu yang kami harapkan mereka bermain lebih terbuka karena kami memiliki pemain depan yang cukup cepat dan peluang ini yang akan kami manfaatkan, tinggal bagaimana pemain bisa bermain dengan kolektif."sambungnya.

Chonburi sendiri dijadwalkan akan melakoni pertandingan domestik dan situasi ini membuat kedua tim membutuhkan waktu recovery yang cukup. Dua hari jelang keberangkatan, tim Persipura lebih mengasah bagaimana melakukan transisi permainan dan organisasi antar lini.

Sementara itu, rombongan nonton bareng (Nobar) Persipura di Thailand juga akan menyusul. Ya, pada ahad besok (24/4) seluruh peserta Nobar Persipura sambil berwisata yang berjumlah 22 orang ini akan bertolak dari Jayapura menuju Jakarta.

Menurut perwakilan Bucend Tour & Travel. Suciyati, seluruh peserta sudah harus berkumpul 1 jam sebelum keberangkatan di Bandara Sentani. Peserta tour rencananya akan bertolak menggunakan penerbangan GAruda Indonesia siang hari pukul 14:45 WIT menuju Jakarta.

Setibanya di Jakarta peserta akan menginap satu malam di Jakarta sebelum bertolak ke Thailand. Pemberangkatan dari Jakrta sendiri di jadwalkan pukul 09:45 WIB. "Koordinasi setibanya di Thailand ada dua hotel yang menjadi pilihan, Hotel Grand Merque atau Hotel A1, dan bagi peserta yang mengambil kamar sendiri dibebankan biaya tambahan 2 juta," jelas Suci.

Sementara Direktur Utama Cenderawasih Pos, Suoto berharap dari perjalanan ini semoga bisa memberikan kesan menarik agar kedepannya perjalan serupa bisa kembali digelar.

Pemain yang diberangkatkan antara lain, Yoo Jae Hoon, Ferdiansyah, Bio Paulin Pirre, Victor Igbonefo, Stevan Hendambo, Zah Rahan, Marco Kabiay, Ortisan Solossa, Gerald Pangkali, Ian Kabes, Stevi Bonsapia, David Laly, David Uron, Boaz Solossa, Rahmad Rivai, Lukas Mandowen, Tinus Pae, Titus Bonay. Ditambah ada beberapa pemain baru yang belum diturunkan dan diprediksikan akan diturunkan dalam laga nanti.

Persipura Rangking 16 , Sriwijaya Ranking 19 di Tingkat asia


Keikutsertaan Persipura Jayapura pada kompetisi AFC Champion League musim lalu dan AFC Cup musim ini berdampak positif terhadap rangking Persipura di jajaran klub dunia. Data Club World Rangking ini dirilis oleh International Federation of Football History & Statistics yang dimuat pada halaman website http://www.iffhs.de. 400 klub sepakbola professional dunia diberi rangking berdasarkan prestasi dan keikutsertaannya dalam kompetisi internasional (Liga Champion Eropa, Liga Champion Asia, AFC Cup,dll). Club World Rangking ini merupakan data rangking klub dunia pada periode 1 April 2010-30 Maret 2011 dan dihitung berdasarkan poin yang diperoleh ketika mengikuti kompetisi internasional. Meskipun hasil kurang memuaskan diperoleh Persipura musim lalu di kompetisi LCA, poin-poin penting yang diraih di gelaran AFC Cup musim ini cukup mendongkrak perolehan poin Persipura. Untuk rangking dunia, Persipura Jayapura menduduki posisi 243. Sementara level Asia, Persipura menduduki peringkat 16. Jika diurut rangking klub untuk kawasan Asia Tenggara, Persipura menduduki peringkat kedua dibawah MuangThong United dari Thailand. Dua tim lawan Persipura di Grup H AFC Cup, Chonburi FC menduduki rangking 39, dan South China pada posisi 41. Meskipun rangking ini tidak menggambarkan kemampuan sesungguhnya suatu klub tetapi paling tidak cukup membanggakan karena Persipura dikenal diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara dan Asia. Acungan jempol dan terimakasih patut diberikan atas hasil kerja keras pelatih dan punggawa tim Mutiara Hitam Berikut data peringkat klub Asia.

Rangking Asia
Nama Klub
Negara
Rangking Dunia Saat ini
Rangking Dunia Sebelumnya
Poin
1
Kashima Antlers FC Jepang
113
68
111,5
2
Gamba Osaka Jepang
131
106
103
3
Al-Qadsia SC Kuwait
140
149
101
4
Seongnam Ilhwa Korea Selatan
158
94
96,5
5
MuangThong United Thailand
160
158
95
6
Jeonbuk Motors Korea
177
196
90
7
FM Sepahan Iran
177
213
90
8
Al Wehdat Amman Yordania
185
231
89,5
9
Suwon Samsung Blue Korea Selatan
187
145
89
10
Al-Karama Homs Syria
201
175
86
11
FK Bunyodkor Tashkent Uzbekistan
204
200
85
12
Al Kuwait SC Kaifan Kuwait
230
288
79
13
Al Wahda Abu Dhabi UEA
235
331
78
14
Al Rayyan SC Doha Qatar
235
265
78
15
Al Hilal FC Riyadh Arab Saudi
243
213
77
16
Persipura Jayapura Indonesia
243
354
77
...
............................ ................


19
Sriwijaya FC Indonesia
261
255
74,5
...
............................ ................


39
Chonburi FC Thailland
386
573
60,5
41
South China FC Hongkong
388
333
60

Jack Komboy: Antusias Anak Papua Tidak Diimbangi Fasitas Yang Layak


Jack Komboy, mantan pemain belakang Persipura musim lalu yang saat ini menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) mengatakan, antusiasme anak usia dini di Papua pada olahraga sepak bola tidak diragukan lagi, namun sayang hasrat para calon bintang masa depan itu tidak diimbangi dengan fasilitas yang layak.

“Kita sangat bangga dengan adik-adik kita yang ada ini, mereka begitu antusias dalam mengikuti setiap kompetisi sepak bola usia dini yang diadakan di Papua. Namun harus diakui sarana penunjang masih sangat minim. Ini yang menjadi kendala utama,” kata Jack Komboy di Jayapura, Jumat (22/4).

Ia mengatakan, jangankan di luar Jayapura, di Jayapura saja yang nota benenya ibu kota provinsi masih terkendala sarana penunjang. Untuk itu ia dan anggota komisi E DPR Papua lainnya yang membidangi olahraga akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari solusi dan menyediakan fasilitas yang layak.

“Saya dan teman-teman yang ada di Komisi E sudah membicarakan hal ini dan kedepannya, kami akan mencoba mencari cara untuk menyediakan fasilitas olahraga yang layak. Tidak hanya dalam sepak bola, namun juga olahraga lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, jika suatu daerah ingin benar-benar memajukan olahraga, maka hal pertama yang harus disiapkan adalah fasilitas dan sarana latihan. Jika itu sudah terpenuhi, maka atlet berbakat akan muncul dengan sendirinya.

Hal yang sama juga pernah diungkapkan manejer tim pencari bakat pemain usia dini wilayah Asia, Fandi Achmad beberapa waktu lalu saat datang ke Jayapura. Menurut mantan pelatih Pelita Jaya itu, bakat pemain Papua dalam mengolah kulit bundar memang sudah tidak diragukan lagi.

Namun fasilitas yang ada terutama lapangan untuk latihan sangat tidak layak. Sehingga pemain sulit untuk mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya.

“Jika dengan kondisi lapangan seperti ini saja mereka bisa bermain baik, bagaimana jika mereka bermain di lapangan yang memenuhi standar. Tentu akan lebih baik lagi,” kata Fandi Achmad beberapa waktu lalu. (Arjuna)

Thursday, April 21, 2011

Cedera Pulih , Ricardo Siap Tampil Bersama Persipura


Angin segar diperoleh Persipura. Setelah cukup lama tak terdengar kabar tentang Ricardo Salam-pessy, Informasi terakhir yang diperoleh adalah pemain bernomor punggung 4 ini mulai berangsur - angsur pulih. Ia bahkan telah mengikuti program latihan bersama tim yang digelar selama ini baik di Stadion Mandala maupun di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pelatih Fisik Persipura , Oswaldo Lessa yang didampingi pelatih Jacksen F Tiago menyampaikan bahwa ada peningkatan yang cukup berarti soal kondisi Ricardo. Pemain berdarah ambon yang sempat diisukan meninggal ini bisa dikatakan sudah bisa diturunkan dalam waktu dekat, tinggal bagaimana kesiapan mental Ricardo untuk mulai merumput pada pertadingan resmi. "Dia (Ricardo Samlampessy) sudah bagus, ia tak lama lagi sudah bisa bermain," jelas Oswaldo dengan bahasa indonesia yang masih patah-patah. Disamping penanganan medis, Oswaldo sendiri yang diberi tugas untuk mengawal kondisi Ricardo terutama soal fisik dan staminanya.

Menurutnya dalam waktu dekat Ricardo sudah bisa dimainkan."Dua minggu ke depan jika kondisinya stabil tentu bisa. Hanya tidak dalam waktu penuh tetapi 20 menit awal lalu naik 30 menit hingga waktu normal," bebernya. Tentang materi latihan yang diberikan kepada Ricardo, dalam seminggu mantan bek Timnas ini wajib melakukan terapi kaki kanan sebanyak 4 kali. Mulai berlari hingga mengangkat beban untuk adaptasi pasca operasi.

"Setiap latihan waktunya satu setengah jam untuk berlatih di tempat fitness dan memang kemajuannya cukup bagus jadi kalau saya lihat saat melawan Persiwa nanti ia sudah bisa diturunkan yang penting jangan terlalu dipaksakan," tandasnya. Ricardo mengalami cedera ketika putaran pertama lalu dan November 2010 ia naik meja operasi dan dokter mengharuskan istirahat sekitar 6 atau 7 bulan untuk proses penyembuhan.

Boaz Diprediksi Masih Akan Bersinar 9 Tahun Lagi


- Mantan pemain belakang Persipura diera-80 an, Robby Maruanaya memprediksi mesin gol Persipura, Boaz Solossa akan tetap konsisten dengan penampilannya hingga 9 tahun kedepan.

“Saya menilai, Boaz masih akan terus bersinar hingga 2020 mendatang. Apalagi dia bukanlah pemain yang tidak hanya menempati satu posisi saja, namun selain sebagai striker, dia juga bisa diplot sebagai gelandang serang atau pemain sayap,” kata Robby Maruanaya di Jayapura, Kamis (21/4).

Menurut pelatih yang sukses membawa Persewar Waropen promosi ke Divisi I PSSI musim ini itu, selain usianya masih muda, top skor sementara Indonesia Super Liga (ISL) Boaz Solossa juga tetap konsisten dalam menjaga penampilan setiap musim.

“Jika tidak ada hambatan yang berarti, ia akan tetap menjadi andalan Persipura di lini depan dimusim-musim kompetisi berikutnya,” ujarnya.

Boaz Solossa sendiri mulai bersinar saat memperkuat tim sepak bola PON Papua pada 2004 lalu. Selepas dari PON Boaz langsung direkrut Persipura. Bersama ‘Mutiara Hitam’ pemain kelahiran Sorong 24 tahun silam itu, 2 kali mencicipi gelar kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia pada musim 2005 dan 2008/2009 lalu.

Tidak hanya menorehkan prestasi di klub, Boaz juga berhasil meraih beberapa gelar individu. Dimusim 2008/2009 selain menjadi tops skor ISL bersama Cristian Gonzales, pemain yang akrab disapa Bochi itu juga menggondol gelar pemain terbaik.

Dimusim ini Boaz Solossa kembali berpeluang meraih gelar tops skor ISL, mengingat saat ini ia masih bertengger di urutan teratas pencetak gol terbanyak dengan torehan 20 gol dari 20 laga yang dilakoninya bersama Persipura.

Robby juga yakin, pada masa mendatang akan terus bermunculan Boaz yang lain di bumi Cenderawasih. Mengingat selama ini Papua tak pernah berhenti memunculkan pemain berbakat dalam dunia sepak bola.

“Sebagai orang Papua, kita harus bangga karena dikarunia bakat alam dalam bermain bola. Sehingga setiap tahunnya selalu saja ada pemain yang baru yang muncul dari Papua. Bahkan saat ini belum habis era Boaz Solossa sudah muncul pemain lain yang tak kalah baiknya seperti Lukas Mandowen, Okto Maniani, Titus Bonay dan beberapa lainnya,” ucapnya. (Arjuna)

Tuesday, April 19, 2011

Persipura Benahi Tim Sebelum ke Thailand


Setelah menghadapi Persiba Balikpapan pada ajang Indonesia Super Liga (ISL) di Stadion Mandala Jayapura, Senin (18/4) kemarin, Persipura kembali mengalihkan perhatian mereka untuk turnamen Asian Football Confederation (AFC) melawan tuan rumah Chonburi FC, 26 April mendatang di Thailand.

“Besok baru kami akan kembali melakukan latihan persiapan tim sebelum berangkat ke Thailand. Untuk hari ini pemain masih diliburkan guna mengembalikan kondisi mereka,” kata pelatih Persipura, Jacksen F Tiago, Selasa (19/4).

Ia mengatakan, meski dalam beberapa laga terakhir pemainnya menunjukkan permainan yang konsisten, namun tetap saja ada beberapa hal yang harus dibehani di tim ‘Mutiara Hitam’.

“Kalau kondisi pemain semua baik. Tapi kami harus membehani beberapa hal terutama kolektivitas permaian tim sebelum berangkat ke Thailand. Kami masih punya waktu beberapa kali latihan lagi di sini. Nanti di sana kami juga masih punya waktu latihan saat uji coba lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, laga melawan Chonburi FC adalah laga yang cukup berat bagi Boaz Solossa dkk, mengingat tim tuan rumah tentu ingin membalas kekalahan 3-0 yang mereka dapat saat melawan Pesipura di Stadion Mandala-Jayapura beberapa waktu lalu.

“Tentu mereka punya motivasi ingin membalas kekalahan tersebut di Thailand. Apalagi saat itu mereka benar-benar tidak percaya kami bisa mengalahkan mereka, karena Chonburi FC adalah salah satu tim unggul di Grup H. Namun kami tetap harus optimis bisa meraih hasil yang maksimal di sana,” ucapnya.

Jacksen memang patut mewaspadai wakil dari Negara ‘Gajah Putih’ itu, mengingat setelah ditaklukkan Persipura lalu pelatih Chonburi FC, Withaya Laohakul mengatakan akan membalasnya pada pertemuan kedua di Thailand, 26 April mendatang.

Diajang AFC, Persipura sendiri saat ini menempati urutan teratas Grup H dengan nilai 7 dari 3 laga. Sementara Chonburi FC berada diperingkat kedua dengan 4 poin dari jumlah laga yang sama. (Arjuna)

Persipura Butuh Kerja Keras untuk Sikat Chonburi di Thailand


Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengatakan Boaz Solossa dkk. butuh usaha dan kerja keras untuk bisa meraih poin saat menghadapi tuan rumah Chonburi FC pada lanjutan Piala Asian Football Confederation (AFC), 26 April mendatang.

“Tentu saja kami harus mengeluarkan semua kemampuan terbaik jika ingin memenangi laga saat bertandang ke Thailand nanti. Apalagi mereka punya motivasi membalas kekalahan dari kami beberapa waktu lalu,” kata Jacksen, Selasa (19/4).

Dalam pertemuan pertama kedua tim di Stadion Mandala Jayapura, 13 April lalu, Persipura berhasil memecundangi Chonburi FC dengan skor telak 3-0. Gol kemenangan Persipura saat itu dicetak Tinus Pae, Titus Bonay, dan Lukas Mandowen.

Menurut Jacksen, jangankan meraih kemenangan, berhasil membawa pulang satu poin saja dari Thailand sudah sangat bagus. Mengingat selama ini Chonburi FC dikenal cukup tangguh saat tampil di kandang sendiri.

“Namun, kami tidak ingin menyerah begitu saja. Apalagi kami mampu meraih hasil positif pada 3 pertandingan yang telah kami lalui, baik kandang maupun tandang,” ujarnya.

Jacksen menambahkan, tergabung di Grup H bersama wakil Thailand, Chonburi FC, tim asal Hong Kong, South China, dan klub asal India East Bengal menjadi motivasi tersendiri bagi Boaz Solossa dkk. untuk membuktikan layak diperhitungkan di level internasional.

“Ya, kami memang bukan tim unggulan. Banyak yang lebih mengunggulkan South China dan Chonburi FC. Tapi, kami juga punya motivasi untuk bisa menunjukkan semua kemampuan terbaik kami,” ucapnya.

Saat ini Persipura menempati urutan teratas Grup H dengan nilai 7 dari 3 laga, unggul 3 poin dari peringkat kedua Chonburi FC yang juga telah memainkan jumlah pertandingan sama.

JERRY OMONA

Jacksen: 15 Poin Lagi Persipura Juara Liga Super


Pelatih Persipura Jacksen F Tiago mengatakan, tim besutannya butuh sedikitnya 15 poin lagi untuk memastikan gelar juara Liga Super Indonesia (LSI) musim 2010/2011. “Itu poin maksimal yang harus kami raih untuk bisa menuju tangga juara musim ini. Karena dari hitung-hitungan kami, dengan jumlah 62 poin, sudah sulit bagi tim pesaing untuk mengejar selisih poin,” kata Jacksen, Selasa (19/4). Menurutnya, ‘Mutiara Hitam’ sebenarnya hanya bisa mengumpulkan 12 poin, namun itu sangat riskan karena masih belum aman dari kejaran tim pesaing di klasemen. “12 poin juga bisa, namun kami belum aman karena masih berharap tim lain tersandung. Tentunya kami tidak ingin tergantung pada tim lain. Itulah sebabnya kami harus bisa memaksimalkan tujuh laga sisa,” ujarnya. Persipura sendiri saat ini menempati urutan teratas klasemen sementara LSI dengan nilai 47 poin dari 21 laga. Boaz Solossa dkk masih menyisakan tujuh laga lagi, yakni lima tandang dan dua kandang. Untuk saat ini ‘Mutiara Hitam’ unggul 9 angka dari posisi runner up Semen Padang. “Namun itu tentu saja harus diraih dengan kerja keras dan usaha yang maksimal. Karena setiap tim yang akan menjadi lawan kami termotivasi untuk bisa mengalahkan kami. Bahkan minimal menahan imbang,” ucapnya. JERRY OMONA

Monday, April 18, 2011

FOTO : Persipura vs Persiba







Jacksen: Euforia AFC Membuat Kami Tidak Maksimal


Walau timnya berhasil memenangi laga dengan skor 3-1 saat menjamu Persiba Balikpapan pada ajang Indonesia Super Liga (ISL) di Stadion Mandala-Jayapura, Senin (18/4), namun pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengakui jika permaian Boaz Solossa dkk tidak maksimal dalam laga kali ini.

“Harus diakui euforia kemenangan saat berlaga diajang AFC melawan Chonburi FC membuat kami sedikit terburu-buru dan percaya diri berlebihan dalam laga kali ini,” kata Jacksen usai laga.

Meski demikian menurutnya, kemenangan yang diraih timnya dalam laga kali ini tetap patut disyukuri. Apalagi saat lawan berhasil menyamakan kedudukan, pemain Persipura terlihat sedikit kebingungan dan banyak salah dalam melakukan passing.

“Meski proses 2 gol kemenangan kami tidak tercipta sesuai skema yang kami inginkan, namun itu tetap harus disyukuri. Selain itu kehilangan Manu memang sedikit membuat Gerald Pangkaly bekerja keras di lini tengah,’ ucapnya.

Sementara itu pelatih Persiba, Haryadi mengaku timnnya belum beruntung saat menghadapi Persipura kali ini. Selain itu anak asuhnya kurang kosenterasi dimenit-menit akhir laga, sehingga dimanfaatkan Persipura untuk terus mencetak gol.

“Inilah sepak bola. Namun harus kami akui Persipura adalah tim terbaik yang ada di Indonesia saat ini. Meskipun ada perubahan komposisi pemain, namun tidak mengurangi daya dobrak mereka,” ujarnya.

Menurutnya, 2 gol Persipura dimenit-menit akhir murni Karena kesalahan pemainnya yang lambat menutup setiap pergerakan pemain ‘Mutiara Hitam’.

“2 gol tadi terjadi karena kami ingin melakukan serangan balik, namun tidak sempurna. Bola justru jatuh di kaki lawan dan ini dimanfaatkan Persipura untuk melakukan serangan balik,” ucapnya. (Arjuna)

Persipura vs Persiba = 3-1 , Capolista kian Kokoh


Hasrat Persipura untuk meraih kemenangan saat menjamu Persiba Balikpapan pada ajang Indonesia Super Liga (ISL) di akhirnya terwujud setelah ‘Mutiara Hitam’ menekuk tamunya dengan skor 3-1 Stadion Mandala Jayapura, Senin (18/4).

3 gol kemenangan tuan rumah diciptakan oleh Gerald Pangkaly, Titus Bonay, dan Lukas Mandowen. Semetara gol tunggal tim tamu diciptakan striker asal Paraguay Aldo Baretto.

Sejak laga yang dipimpin wasit Djumadi Efendi itu dimulai Persipura langsung mangambil alih serangan. Namun rapatnya pressing yang diperagakan pemain lawan, membuat serangan yag dibangun Boaz Solossa cs kerap gagal.

Tak ingin terus menerus berada dalam tekanan, Persiba mencoba memperagakan serangan balik. Meski beberapa kali berhasil menerobos pertahan tuan rumah. Namun rapatnya lini belakang Persipura yang dikomandoi Viktor Iqbonegfo membuat usaha Mio Dadic cs tak menemui hasil.

Dimenit ke-47 Gerald Pangkaly, akhirnya memecah kebuntuan timnya setelah sepakannya dari luar kotak penalty memanfaatkan bola tendangan salto Titus Bonay yang tidak sempurna tak bisa diantisipasi penjaga gawang Persiba, I Made Wirawan. Skor 1-0 untuk tuan rumah menyudahi babak pertama.

Dibabak kedua Persipura tetap tak mengendurkan tekanan, namun justru Persiba yang berhasil menyamakan kedudukan mejadi 1-1 dimenit ke-50 melalui Aldo Baretto. Kebobolan 1 gol membuat anak asuhan Jacksen F Tiago itu terus mengurung pertahan tim tamu.

Namun ‘Mutiara Hitam’ baru berhasil unggul 2-1 dimenit ke-90 melalui Titus Bonay. Gol ini seakan melecut semangat tuan rumah. Berawal dari penetrasi Boaz Solossa yang menciptakan kemelut di depan gawang lawan, sang ‘super sub’ Lukas Mandowen yang masuk menggantikan Yohanis Tjoe berhasil memperbesar keungulan timnya jadi 3-1 dimenit ke-92. Skor ini bertahan hingga laga usai.

Dengan kemenangan ini Persipura kian kokoh di puncak klasmen sementara ISL dengan nilai 47 dari 21 laga. ‘Mutiara Hitam’ unggul 9 poin dari peringkat kedua Semen Padang. Setelah laga ini Boaz Solossa cs akan kembali berlaga diajang Asian Football Confederation (AFC), 26 April mendatang melawan tuan rumah Chonburi FC di Thailnd. (Arjuna)

Saturday, April 16, 2011

Persiba Waspadai Tiga Pemain Kunci Persipura


Kesebelasan Persiba Balikpapan mewaspadai tiga pemain kunci yang menjadi motor serangan Persipura Jayapura. Tiga pemain tersebut yaitu Boaz Salosa, Tinus Bonay dan Zah Rahan.

“Mesti ekstra kita jaga, nanti habis rapat tim baru kita putuskan,” kata Pelatih Persiba, Hariyadi, saat dihubungi Minggu (17/4).

Hariyadi mengatakan, seluruh pemainnya akan terus mengawal pergerakan tiga pemain saat berada di daerah pertahanannya. Dengan lumpuhnya pergerakan ketiganya, dia berharap mampu mengunci pasokan bola yang bisa mengancam gawang dijaga I Made Wirawan.

Hariyadi mempercayakan sektor lini belakang di pundak Mijo Dadic yang nantinya dibekap stopper Iqbal Samad. Pemain bertahan Rusdiansyah dipastikan absen menyusul cedera lututnya usai pertandingan melawan Persiwa Wamena.

Pada pertandingan ini, Hariyadi hanya berharap bisa mencuri poin dari kampiun kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion Mandala Jayapura. Dia menyakini, ini merupakan pertandingan berat melawan Persipura yang bertekat membalas kekalahan dari Persiba skor 1- 0 saat bertanding di Stadion Parikesit Balikpapan.

Hariyadi mengatakan, para pemainnya tetap bermain terbuka saat menghadapi Persipura nantinya. Persiba sudah terbiasa menerapkan pola permainan 5-3-2 atau 4-4-2 setiap menjalani laga tandang.

Persiba membutuhkan poin penting agar lolos dari zona merah jurang degradasi kompetisi LSI. Anak anak Balikpapan ini masih terpuruk di peringkat 14 klansemen lewat perolehan 20 poin dari 18 kali pertandingan.

Sebaliknya, Persipura masih aman posisinya sebagai pemuncak klansemen lewat perolehan 44 poin dari kali 20 laga. Baru baru ini, Persipura juga memuncaki klansemen Group H ajang Asian Football Confederation (AFC) dengan menekuk tim Thailand Chonburi FC lewat 3 gol tanpa balas.

Persiba membawa seluruh pemain terbaiknya dalam menjalani lawatan penting di Papua. Pada pertandingan sebelumnya di Stadion Parikesit Balikpapan, Persiba sukses mempermalukan Persipura lewat gol tunggal Khairul Amri.

SG WIBISONO

Thursday, April 14, 2011

Nonton Langsung Persipura Sambil Berwisata ke Thailand


Langkah Persipura di pentas Asia terus bersinar. Hasil yang diperoleh selama ini jelas perlu terus diberi dukungan oleh seluruh publik di Papua. Melihat peluang besar yang dimiliki Persipura untuk bisa lolos ke Stage berikutnya, harian Cenderawasih Pos bekerjasama dengan Bucend Tour menawarkan agenda perjalanan menuju Thailand untuk menyaksikan dan memberikan dukungan langsung pada Persipura saat melawan Chonburi fc di Thailand 26 April mendatang.

Tour ini rencananya akan berlangsung selama 7 hari yang dimulai 24 April (waktu keberangkatan) hingga 30 April (tiba kembali di Jayapura). Direktur Utama cenderawasih Pos, Suyoto menyampaikan bahwa tour ini tidak saja bisa digunakan untuk memberikan dukungan langsung pada Persipura saat melawan chonburi termasuk jalan-jalan ke tempat wisata di Thailand," jelas Suyoto.

Fasilitas yang nantinya diterima peserta adalah selain penerbangan menggunakan pesawat Garuda, tidur di hotel bintang 4 selama empat malam, tiket VIP nonton Persipura, transportasi bus AC, local guide berbahasa Indonesia dan akomodasi akan sesuai acara tour. "Untuk nominal biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp. 20 juta/orang dan untuk memastikannya bisa menghubungi nomor 0967-536544, tinggal menyiapkan pasport yang berlaku minimal sampai 8 bulan kedepan dan uang cash karena jumlah pesertanya kami batasi," beber Suyoto.

Tentang agenda selama 7 hari perjalanan, Suyoto menjelaskan bahwa penerbangan dimulai tanggal 24 April dari Jayapura menuju Jakarta. dan setibanya di Jakarta peserta akan menginap satu malam dan esoknya langsung bertolak ke Bangkok thailand. Tiba di Bangkok akan langsung di jemput city tour untuk mengunjungi Museum Lilin Madam Tassaud dan malamnya peserta bebas melakukan aktifitas apa saja. Dihari ketiga setelah sarapan di hotel, peserta akan di bawa mengunjungi sungai Chao Praya untuk menyaksikan floating Market atau pasar terapung. Barulah setelah santap siang semua peserta akan dibawa ke stadion tempat pertandingan Chonburi vc Persipura dengan tempat duduk VIP.

"Malamnya peserta akan diajak makan malam dan setelah itu silahkan melakukan aktifitas seperti sesukanya," tambahnya. Di hari keempat peserta akan berangkat dari Bangkok menuju Pattaya dan dibawa mengunjungi Noong Nooch Village atau desa tradisional Thailand dimana bakal disajikan pula Thai Boxing serta atraksi buaya yang spektakuler. Lalu malam harinya menyaksikan pertunjukan Cabaret Alcazar show. Barulah di hari kelima peserta bertolak dari Pattaya kembali menuju Bangkok untuk mengunjungi Grand Palace atau Istana Raja Thailand dan Emerald Budhha.

"Peserta kami berikan waktu untuk berbelanja pula," sambung Suyoto. Hingga memasuki hari keenam, setelah santap pagi,peserta akan diantar ke bandara untuk kepulangan ke Jakarta dan malamnya akan bertolak ke Jayapura.

FOTO : PersipuraMania australia

Jack Komboy: Persipura Layak Menang atas Chonburi


Mantan pemain Persipura musim lalu, Jack Komboy menyebut, permainan yang diperagakan Boaz Solossa Cs saat menekuk Chonburi FC 3-0 pada ajang Asian Football Confederation di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (13/4) kemarin, patut diacungi jempol. “Permainan Persipura kemarin cukup baik. Mereka terlihat tenang dan tidak terburu-buru dalam membangun serangan. Begitu juga saat bertahan,” kata Jack Komboy, Kamis (14/4). Meski tim tamu bermain gemilang, organisasi permainan yang sangat rapi dari Persipura, bisa lebih mendominasi laga. “Chonburi bagus dalam bermain. Hanya saja Persipura lebih bisa mengontrol laga sehingga mereka bisa menguasai jalannya pertandingan,” ujarnya. Mengenai peluang ‘Mutiara Hitam’ saat bertandang ke Thailand menghadapi Chonburi FC, 26 April mendatang, menurutnya Boaz Solossa Cs tetap berpeluang mengulang hasil yang sama jika mereka bisa mempertahankan performanya. “Tapi saya rasa seri saja itu sudah cukup, mengingat Persipura akan bermain di kandang lawan. Tentu Chonburi juga akan berjuang habis-habisan untuk meraih kemenangan,” ucapnya. Tiga gol kemenangan Persipura dalam laga melawan Chonburi FC, dicetak Tinus Pae dimenit ke-8, Titus Bonay menit-43, dan pemain pengganti Lukas Mandowen pada menit ke-82. Dengan hasil ini Persipura untuk sementara memuncaki Grup H dengan 7 poin dari 3 laga. JERRY OMONA

Wednesday, April 13, 2011

Yoo Tersanjung Pujian Pelatih Chonburi


Aksi kiper Persipura, Yoo Jae Hoon yang berkali-kali menyelamatkan gawang Persipura dari tendangan keras dan terukur Pipop On Mo dkk sempat membuat pusing pelatih Chonburi, Withaya Laohakul. Ia tak menyangka Persipura memiliki kiper yang dahsyat dan mampu mementahkan semua serangan timnya. Mantan pelatih Timnas Thailand ini menyebut Yoo adalah pemain terbaik (man of the mach) pada pertandingan kemarin.

"Kalau saya disuruh memilih maka pilihan itu adalah kiper Persipura, ia bermain bagus dan sangat luar biasa," ungkap Withaya dalam press conference usai pertandingan. Menurutnya beberapa kali pemain depan sudah mencoba untuk menciptakan gol dan memang ada beberapa bola nyata mengarah ke gawang, untungnya tangkapan Yoo selalu tepat dalam pelukan.

"Terimakasih, saya tidak sangka dipilih menjadi pemain terbaik tapi ini semua berkat bantuan teman-teman dan Tuhan," Ujar Yoo merendah. "Saya bermain untuk istri dan kemenangan Persipura. Itu saja," tambahnya.

Pelatih Chonburi juga menganggap kualitas pemain Persipura bagus, gerakan dan tehnik yang dimiliki bisa dibilang komplit. Ia menilai sambutan yang diberikan publik papua sangat menakjubkan.

Awalnya ia berfikir bahwa kondisi lapangan dan atmosfir stadion Mandala Jayapura tak sebagus jika bermain di Jakarta namun semua anggapannya terbantahkan setelah 90 menit berada di lapangan. "Tentang sambutan di Papua saya pikir disini bagus. Awalnya saya kira tak sama seperti Jakarta ternyata lebih baik," tandasnya.

Tentang apakah pemainnya kebingungan dengan wajah pemain Persipura terutama pemain Papua, sambil tertawa Withaya mengatakan semua tak masalah sekalipun dikatakan ada pemain yang wajahnya sedikit mirip-mirip.

FOTO : Persipura vs Chonburi













Jacksen: Ini Sejarah Baru Sepakbola Jayapura


Persipura menang telak 3-0 atas Chonburi AFC di AFC Cup, Rabu, 13 April 2011. Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengatakan, kemenangan ini merupakan sejarah baru bagi sepakabola Jayapura.

"Menjadi tuan rumah pertama untuk laga internasional dan langsung menang. Anak-anak tampil cukup baik, dan kami berhasil menang," kata Jacksen.

Mengenai permainan, kata Jacksen, timnya tampil cukup disiplin sehingga mampu memaksimalkan peluang-peluang yang ada. Gol cepat Tinus Pae juga membuat tim semakin percaya diri.

Ditanya siapa bintang lapangan kali ini, Jacksen menunjuk ke penonton Jayapura. "Luar biasa dukungan Persipura Mania, ini yang memompa semangat pemain,’’ tandasnya.

Jacksen juga menyatakan timnya tidak akan menemui kendala jika nanti dalam pertemuan kedua di kandang Chonburi harus bertanding di malam hari. ‘’Kami sudah biasa main malam, jadi sama sekali bukan masalah." (Laporan: Banjir Ambarita, Jayapura | kd)