Showing posts with label BREAKAWAY LEAGUE. Show all posts
Showing posts with label BREAKAWAY LEAGUE. Show all posts

Wednesday, April 20, 2011

20 Pemain LPI Ikut Seleksi Timnas U-23


PSM Makassar dan Medan Chiefs menjadi tim asal Liga Primer Indonesia (LPI) yang paling banyak mengirimkan pemainnya untuk direkrut Badan Tim Nasional Indonesia (BTN).

Beberapa pemain tersebut akan diseleksi untuk menjadi amunisi timnas U-23 di ajang SEA Games XXV/2011. Masing-masing tim tersebut, mengirimkan sebanyak tujuh wakilnya.

Sedangkan tim lainnya, Atjeh United, dan Solo FC cuma mengajukan satu nama pemain. Bintang Medan dua nama. Persebaya 1927, tim yang kini memuncaki klasemen LPI, mengajukan dua bintang mudanya yaitu Andik Vermansyah dan Rendy Irawan.

Saingan terdekat mereka, Persema, menyodorkan Reza Mustofa, Kim Kurniawan, dan Irfan Bachdim. Dua nama terakhir itu, sempat ditolak masuk timnas karena bermain di LPI.

Amunisi lokal yang juga masuk rekomendasi LPI ke BTN adalah Hendra Bayauw dan Sansan Fauzi Ahmad (Jakarta FC), Yance Yowey (Cendrawasih Papua), Ngurah Komang Arya Perdana (Bali Devata), dan Hendra Wijaya (PSM)

Pengajuan nama tersebut, berdasarkan rujukan Ketua Satlak Prima, Tono Suratman, yang memberikan kesempatan sekitar 20 pemain LPI untuk mengikuti seleksi Timnas U-23.

Sembilan dari 14 klub yang berlaga di LPI mengirimkan pemainnya. Sedangkan lima klub tersisa, tidak mengusulkan nama, masing-masing Bandung FC, Bogor Raya FC, Manado United, Persibo, dan Semarang United.

"Kami sudah mengantongi nama-namanya. Sebelum dikumpulkan pada 1 Mei, mereka akan dipanggil untuk berkumpul di Jakarta pada 22 april," kata Iman Arif, Deputi Bidang Teknik BTN, Rabu (20/4).

Rencananya, setelah pemanggilan tersebut, pada 2-4 Mei, para pemain dijadwalkan akan menjalani tes kesehatan dan dilanjutkan dengan mengikuti program pemusatan latihan di Batu Jajar, Jawa Barat, pada 5-19 Mei.

Selanjutnya, pada 20-24 Mei, pemain diliburkan. Setelah itu, pada 25 Mei, pemain terpilih akan kembali ke Jakarta, dan 26 Mei berangkat untuk pemusatan latihan ke Austria. Dari 40 pemain, BTN akan mengerucutkannya menjadi 25 pemain.(esa/end)

Suporter Sesalkan PSM Bermain di LPI


Ikatan Suporter Makasar (ISM) berharap klub PSM Makassar bisa kembali berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL).

Ketua ISM, Harry Patti, di Makassar, Selasa, mengatakan kepindahan tim Juku Eja ke LPI justru membuat nama besar PSM perlahan-lahan menghilang. Para suporter juga kini mulai enggan untuk mendukung tim kebanggaannya.

"Setelah PSM pindah ke LPI, kami mulai tidak bersemangat. Salah satu sebabnya karena di LPI tidak berlaku sistem degradasi," jelasnya.

Menurut Harry, ketika PSM masih berlaga sejak dari kompetisi perserikatan, Ligina hingga ISL, seluruh pendukung PSM begitu bangga dengan tim Juku Eja. Namun perjalanan panjang PSM itu kini berubah setelah memutuskan berlaga di LPI.

Ia menambahkan, selama 21 tahun seluruh pendukung telah menjalani ribuan kisah sedih dan bahagia bersama PSM. Hal itu dilakukan untuk melihat PSM bangkit dan membuktikan sebagai tim besar yang pernah ada di Indonesia.

"Sejarah mencatat kamilah yang mendirikan kerajaan suporter di Mattoanging sebagai rohnya PSM. Namun apa yang kita lakukan setelah PSM berlaga di LPI, tentu tidak ada karena LPI tidak menggunakan sistem degradasi," katanya.

Sebelumnya, Pengamat sepak bola Sulsel, Yopie Lumoindong, mengatakan, bahwa dirinya telah memperingatkan pengurus PSM untuk bermain aman dengan mengusulkan salah satu tim untuk mewakili Makassar di LPI.

Menurutnya, langkah itu juga dilakukan sejumlah tim yang berlaga di dua kompetisi yakni Divisi Utama dan LPI.

"Seharusnya PSM lebih bermain dua kaki menyikapi persoalan LPI sebelum memutuskan pindah. Hal itu penting untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk termasuk ditinggalkan suporter," ujarnya

Saturday, April 16, 2011

Diserbu Penggemar, Irfan Bachdim Susah Tidur di Hotel Manado


Kepopuleran Irfan Bachdim ketika menjadi salah satu bintang tim nasional Indonesia saat berlaga di Piala AFF akhir tahun lalu tak meredup sampai sekarang. Dia tetap menjadi sorotan dan memiliki banyak penggemar di seantero Nusantara.

Tengok saja ketika timnya Persema Malang bertandang ke Kota Manado untuk berjumpa Manado United di laga lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) Minggu (17/4) sore nanti. Irfan bersama rombongan tim yang sampai pada Jumat (15/4) di Kota Manado dan menginap di salah satu hotel yang tepat berada di depan Stadion Klabat langsung diserbu para penggemarnya yang kebanyakan adalah kaum hawa ini.

Puluhan anak-anak juga tampak diantar oleh orang tua mereka demi mendapatkan foto bersama dengan pria keturunan Indonesia-Belanda ini. Gelombang fans yang tak henti-hentinya di hotel membuat Irfan sulit untuk tidur hingga larut malam. Pasalnya, Irfan yang terlihat sangat pendiam rupanya tak ingin mengecewakan para fans yang sudah datang dan menunggu semenjak sore di lobi hotel tersebut.

Bersama dengan Kim Kurniawan, rekan satu tim sekaligus adik dari pacarnya Jennifer Kurniawan, Irfan tampak enjoy dengan kehadiran para penggemar. Kedua pemain keturunan ini terlihat meladeni satu persatu para fans mereka untuk berfoto bersama.

Bahkan tak hanya di hotel tempat mereka menginap saja, suasana latihan Persema Malang pada Sabtu pagi kemarin juga dibanjiri ratusan penggemar Irfan, yang akun Twitter-nya memliki penggemar terbanyak di Indonesia ini.

Irfan sendiri dipastikan turun semenjak menit pertama ketika melawan Manado United Minggu sore ini. Kepada wartawan, Irfan mengaku akan bermain maksimal mengingat pertandingan ini merupakan pertandingan pertamanya semenjak dibelit cedera beberapa waktu lalu. “Saya akan main bagus dan berusaha untuk mencetak gol untuk kemenangan tim,” ujar Irfan.

ISA ANSHAR JUSUF

Friday, April 15, 2011

Turun dari Truk, Bonek Kritis Ditabrak Motor


Seorang Bonek yang hendak menyaksikan pertandingan Persebaya 1927 melawan Semarang United FC (SUFC) di Semarang, mengalami kecelakaan setelah ditabrak sepeda motor sesaat setelah turun dari sebuah truk yang ditumpanginya, Sabtu (15/04/2011).

Saat ini, kondisi korban masih mengalami koma dan belum sadar ketika dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R Koesma Tuban.

Data yang berhasil dihimpun , korban diketahui bernama Dayat (16), Bonek asal Tandes, Surabaya.

Menurut sejumlah teman korban yang saat bersama dengan korban, kejadian itu bermula dari para bonek yang sedang turun dari Truk yang ditumpanginya untuk mencari kendaraan truk lain yang menuju Semarang.

Namun saat baru turun dan sedang berjalan kaki mencari truk, secara tiba-tiba korban ditabrak oleh sepeda motor yang sedang melintas. "Tadi kita mau cari truk yang lain, tapi saat jalan teman saya ini ditabrak sepeda motor dan terjatuh langsung tidak sadar," jelas teman korban saat berada di rumah sakit.

Setelah adanya hal tersebut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh petugas kepolisian yang sedang bertugas di Pos penjagaan jalan raya Tuban-Surabaya km 7, Desa Kowang, Kecamatan Semading, Tuban, untuk mendapatkan perawatan medis.

"Tadi orang tuanya sudah saya hubungi mas, mungkin nanti akan datang. Dan Kita akan langsung balik ke Surabaya, tidak jadi melihat pertandingan," ujar teman korban. [mut/kun]

Wednesday, April 13, 2011

Pemain LPI Bisa Ikut Seleksi SEA Games


Wakil plt Sekjen PSSI Johar Arifin memastikan peluang para pemain yang berlaga di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) untuk masuk ke dalam skuad timnas Indonesia kembali terbuka. Keputusan ini disampaikan setelah pertemuan yang dilakukan oleh Komite Normalisasi dengan Kemenpora hari ini.

Keputusan ini dikeluarkan demi memenuhi target Indonesia menjadi juara cabang sepakbola dalam ajang SEA Games yang akan digelar di Palembang pada November 2011.

"Kami mengharapkan yang terbaik. Kami sepakat target nanti harus juara. Karenanya seluruh pemain berprestasi akan dilibatkan. Termasuk pemain yang berprestasi di LPI," papar Johar di kantor PSSI, Rabu, 13 April 2011.

Dengan keputusan tersebut, maka peluang pemain muda Indonesia, Irfan Bachdim bergabung ke dalam skuad timnas kembali terbuka lebar. "Jadi sekarang Irfan Bachdim dan lainnya berpeluang masuk seleksi timnas" ujar Johar.

Sebelumnya, Irfan tidak dapat mengikuti seleksi masuk timnas karena dirinya berlaga di kompetisi LPI yang tidak diakui oleh PSSI di bawah kepengurusan Nurdin.

Mengenai hal ini, Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif pernah mengatakan akan mengikuti kebijakan Komite Normalisasi.

"Meski demikian, keputusan mengenai komposisi pemain tetap berada di tangan pelatih kepala, Alfred Riedl," ujar Iman. (SJ)

Monday, April 11, 2011

Komite Normalisasi: LPI Silakan Jalan Terus Sebagai Turnamen


Kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) dipastikan dapat terus berjalan. Hal tersebut dijamin oleh Komite Normalisasi yang dipimpin Agum Gumelar.

Hal itu diterangkan Agum saat menggelar konferensi pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (11/4/2011) sore, terkait opsi merangkul atau menghentikan gelaran LPI.

"Kita tidak akan melaksanakan opsi kedua. Kita akan mengakomodir. Rangkaian aktivitas LPI di bawah PSSI melalui Komite Normalisasi," tutur Agum.

Joko Driyono yang telah ditunjuk sebagai acting Sekjen PSSI, menggantikan Nugraha Besoes yang telah mengundurkan diri, menambahkan bahwa LPI bisa menjalankan kegiatannya sampai musim ini selesai.

"Prinsipnya, kompetisi berjalan di bawah kendali PSSI. Masalah teknisnya akan dibahas tanggal 19 April, mengenai badan peradilan, wasit, komite banding, laporan-laporan dan lain-lain," tukas Joko.

"Itu dijalankan sampai dengan kompetisi LPI selesai. Setelah itu akan dibawa ke kongres (pengurus baru PSSI)."


( rin / a2s )

Sunday, April 10, 2011

Adhan: LPI Sebaiknya Dibubarkan


Seandainya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI pada periode 2011-2015, Ketua Umum Persigo Gorontolo, Adhan Dambea, menyatakan siap membubarkan Liga Primer Indonesia (LPI).

Sebagaimana diberitakan, Adhan yang juga sebagai Walikota Gorontalo tersebut, telah mendeklarasikan dirinya menjadi Ketua Umum PSSI. Persoalan LPI tentunya menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat bagi ketua umum selanjutnya.

"LPI harus diistrihatkan karena tidak sesuai dengan statuta PSSI dan FIFA," kata Adhan kepada wartawan, Minggu (10/4/2011).

Adhan juga mengaku telah memiliki program bila terpilih menjadi Ketua Umum PSSI dalam kongres yang digelar 20 Mei mendatang. Pertama, Adhan mengaku akan membenahi organisasi (PSSI).

"Kami akan kelola agar lebih transparan. Kedua, kami berusaha menciptakan klub yang handal. Kemarin mengatur jadwal saja enggak bisa," bebernya.

Adhan sendiri mengklaim telah mendapatkan dukungan 35 suara. Ia berani maju sebagai calon alternatif apabila Goerge Toisutta dilarang maju oleh FIFA. "Kalau Toisutta maju, saya turun. Soalnya, Persigo mendukung penuh beliau," tukas Adhan.

Saturday, April 9, 2011

Effendi Gazali : Blatter Kecewa adanya LPI


Pengamat sepak bola, Effendi Gazali, menilai, Komite Normalisasi mengemban misi sulit dalam menyelesaikan persoalan Liga Primer Indonesia (LPI). "Komite Normalisasi mengemban tugas berat dalam menyelesaikan LPI," kata Effendi , Sabtu (9/4/2011).

Dalam surat keputusan FIFA pada 1 April lalu, Komite Normalisasi memiliki tiga misi. Salah satunya, mengakomodasi liga yang berada di luar sehingga bisa di bawah kontrol PSSI atau menghentikannya secepat mungkin.

"Waktu saya ketemu di Blatter (Presiden FIFA) di Timor Leste beberapa waktu lalu, dia kecewa dengan adanya break way league. Tidak ada kompromi soal hal itu," ujar Effendi.

Friday, April 8, 2011

Pengamat: Peleburan LPI dan ISL Menimbulkan Masalah Baru


Pengamat sepak bola Sulawesi Selatan, Yopie Lumoindong, menyatakan wacana peleburan dua kompetisi, Superliga Indonesia dan Liga Primer Indonesia (LPI), akan menimbulkan masalah baru.

Yopie menjelaskan, peleburan dua kompetisi tersebut mencerminkan ketidakadilan, terutama untuk peserta ISL dan Divisi Utama Liga Indonesia yang telah berjuang keras untuk masuk ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola tanah air.

"Saya kira beberapa tim Superliga Indonesia tidak akan menerima jika harus menjadi korban demi memuluskan keinginan pihak LPI bertarung di kasta tertinggi. Makanya wacana peleburan itu mustahil bisa terwujud," ujar Yopie,.

Yopie menilai lebih baik LPI fokus mendapatkan pengakuan dari federasi sepak bola internasional (FIFA), yaitu dengan menerima memulai kompetisi mereka sebagai Divisi III Liga Indonesia.

"Saya yakin pihak LPI tidak akan mudah menerima opsi berlaga di Divisi III. Namun, pilihan itulah yang paling tepat bagi persepakbolaan nasional," kata Yopie.

Tetapi Yopie tidak membantah bahwa klub-klub LPI bisa saja menggantikan klub-klub Superliga Indonesia yang mengalami krisis pendanaan setelah APBD dilarang pada tahun 2012.

"Pemerintah telah memutuskan tidak ada lagi bantuan dana APBD bagi klub sepak bola. Kesempatan itu bisa saja digunakan untuk mengganti klub yang akhirnya tidak dapat melanjutkan kompetisi akibat pendanaan yang kurang."(DOR)

Thursday, April 7, 2011

Belum Siap Tanpa apbd , Persiba ancam akan Pindah ke LPI


Tim beruang madu Persiba Balikpapan akan beralih ke Liga Primer Indonesia (LPI) jika tahun depan tidak lagi menerima dana hibah dari pemerintah daerah.

"Mungkin bisa ikut LPI, katanya dapat bantuan dana, karena tidak boleh pakai dana pemerintah," kata Ketua Umum Persiba, Syahrir HM Taher, Kamis (7/4).

Syahrir mengakui, jika selama ini Persiba Balikpapan sangat tergantung pada dana hibah Pemkot setiap tahunnya. Pemkot mengalokasikan dana Rp17 miliar untuk pembiayaan operasional dan gaji pemain Persiba.

Ketika disinggung mengenai banyaknya perusahaan di Balikpapan, menurutnya, perusahaan tidak terlalu peduli dengan pembinaan dunia olahraga, terutama bagi Persiba.

Sangat jarang perusahaan di Balikpapan yang bersedia jadi sponsor utama Persiba. "Perusahaan sekelas migas saja, sulit diminta sumbangan bagi Persiba. Dana Rp5 juta saja tidak keluar," katanya.

Dia berharap Persiba dapat terus berkompetisi di kancah sepak bola tanah air. Saat ini, ia masih menunggu kejelasan sektor olahraga mempergunakan dana pemerintah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No 59 Tahun 2007.

"Kita tunggu revisi Permendagri. Boleh atau tidak pakai dana pemerintah. Kalau tidak boleh, kami juga tidak mau pakai, siapa juga mau masuk penjara," tambahnya. (OL-12)

Monday, March 21, 2011

Romanov (Cenderawasih papua ) Tidak Perkuat Latvia di Euro 2012


Belakangan santer berita tentang dipanggilnya kiper tim liga tarkam LPI Cenderawasih papua Deniss Romanovs oleh timnas latvia untuk kualifikvsi euro 2012. Namun Berita itu jelas sebuah pepesan kosong belaka . Kiper yang harus diakui mempunyai kemampuan hebat ini tidak berada di daftar pemain yang dirilis pssi nya latvia .
untuk daftar lengkap pemain latvia di kualifikasi euro 2012 dapat di lihat di situs pssi nya latvia ini :
http://www.lff.lv/en/news/2011/mar/03/

Main di Liga Tarkam LPI , John Tarkpor Disepak Timnas Liberia


Dua legiun asing asal liberia yang bermain di indonesia mendapat panggilan untuk membela timnas liberia di kualifikasi afrika saat melawan cape verde tanggal 27 maret , mereka adalah zah rahan playmaker persipura dan john tarkpor pemain di breakaway league.
Namun Keduanya urung memperkuat timnas negaranya , zah rahan menolak panggilan tersebut karena konsentrasi membela persipura sedangkan yang agak menyedihkan nasib tarkpor .
John tarkpor sebenarnya masuk skuad yang dirilis untuk memperkuat liberia saat menghadapi cape verde namun belakangan federasi sepakboa liberia mencoret namanya karena bermain di liga tarkam yang tidak memiliki lisensi Fifa.
Praktis di skuad liberia tersebut tidak ada nama pemain liberia yang bermain di indonesia hanya ada nama sunday seah mantan striker persiwa dua musim lalu.

Friday, March 18, 2011

Komdis Hukum Arifin Panigoro


Komite Disiplin (Komdis) PSSI memberi hukuman kepada Arifin Panigoro berupa larangan aktif di persepakbolaan nasional terkait sebagai penggagas Liga Primer Indonesia (LPI).

Seperti diketahui, PSSI menganggap LPI merupakan suatu kompetisi ilegal karena diluar naungan PSSI. Keputusan ini telah ditetapkan berdasarkan surat keputusan (SK) Komdis nomor 54/KEP/KD/III-11 tanggal 7 Maret. Namun laman PSSI baru mempublikasikannya hari ini.

Sebelumnya, pada tanggal 18 Ferbruari lalu, Komdis telah lebih dulu merilis 53 daftar para terhukum yang terdiri dari perangkat pertandingan, wasit, pelatih, dan pemain asing. Total daftar terhukum tersebut saat ini menjadi 110.

“Komdis berusaha menegakkan kedaulatan sepakbola atas upaya pihak-pihak tertentu yang menyelenggarakan kompetisi sepakbola tanpa mematuhi aturan FIFA. Semua pihak yang terlibat dihukum, karena melakukan tingkah-laku buruk terhadap PSSI dan FIFA,” ujar ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan.

“Apa yang dilakukan Komdis PSSI adalah untuk menjaga kedaulatan FIFA sebagai pemilik tunggal sepakbola,” lanjutnya.

Selain Arifin, Komdis juga menjatuhkan sanksi kepada para pelatih yang terlibat di LPI. Disamping menjatuhkan sanksi larangan aktif di persepakbolaan nasional di bawah yuridiksi PSSI, sertifikat pelatih Sartono Anwar (Persibo Bojonegoro) dan Edi Paryono (Semarang United).

Sanksi berupa larangan aktif di persepakbolaan nasional di bawah yuridiksi PSSI juga diberikan kepada Timo Scheuneman (Persema Malang), Jorg Steinebruner (Medan Chiefs), Jose Basualdo (Real Mataram) dan Willy Scheepers (Bali De Vata).