Showing posts with label SRIWIJAYA FC. Show all posts
Showing posts with label SRIWIJAYA FC. Show all posts

Friday, April 22, 2011

Arif-Okto-Diano Bergabung Rombongan SFC Ke Vietnam


-Setelah diistirahatkan karena kelelahan, tiga pemain Arif Suyono, Oktovianus Maniani dan Claudiano Alves dos Santos kini telah bergabung bersama tim Sriwijaya FC. Ketiga akan mengikuti rombongan tim menuju Vietnam karena akan menghadapi Song Lam Nghe An, Selasa (26/4).
"Mereka akan berangkat bersama tim menuju Vietnam," kata Pelatih Ivan Kolev, Sabtu (23/4).
Menurut Kolev selain ketiga pemain ini, dia juga memberangkatkan dua pemain lagi yakni Ade Suhendra dan M Rifky. Sebab kedua pemain ini juga terdaftar di ajang AFC. Sementara lima pemain lainnya Jajang Mulyana, Kim Yong Hee, Lim Joon Sik, Korinus Fingkrew dipulangkan karena tidak terdaftar di AFC, satu lagi pemain yang tampil full time yakni Ahmad Jufriyanto dipulangkan seiring sembuhnya Diano dari cedera."Mereka tampil full time dan diistirahatkan karena dipersiapkan menghadapi pertandingan berikutnya," jelas Kolev.

Persipura Rangking 16 , Sriwijaya Ranking 19 di Tingkat asia


Keikutsertaan Persipura Jayapura pada kompetisi AFC Champion League musim lalu dan AFC Cup musim ini berdampak positif terhadap rangking Persipura di jajaran klub dunia. Data Club World Rangking ini dirilis oleh International Federation of Football History & Statistics yang dimuat pada halaman website http://www.iffhs.de. 400 klub sepakbola professional dunia diberi rangking berdasarkan prestasi dan keikutsertaannya dalam kompetisi internasional (Liga Champion Eropa, Liga Champion Asia, AFC Cup,dll). Club World Rangking ini merupakan data rangking klub dunia pada periode 1 April 2010-30 Maret 2011 dan dihitung berdasarkan poin yang diperoleh ketika mengikuti kompetisi internasional. Meskipun hasil kurang memuaskan diperoleh Persipura musim lalu di kompetisi LCA, poin-poin penting yang diraih di gelaran AFC Cup musim ini cukup mendongkrak perolehan poin Persipura. Untuk rangking dunia, Persipura Jayapura menduduki posisi 243. Sementara level Asia, Persipura menduduki peringkat 16. Jika diurut rangking klub untuk kawasan Asia Tenggara, Persipura menduduki peringkat kedua dibawah MuangThong United dari Thailand. Dua tim lawan Persipura di Grup H AFC Cup, Chonburi FC menduduki rangking 39, dan South China pada posisi 41. Meskipun rangking ini tidak menggambarkan kemampuan sesungguhnya suatu klub tetapi paling tidak cukup membanggakan karena Persipura dikenal diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara dan Asia. Acungan jempol dan terimakasih patut diberikan atas hasil kerja keras pelatih dan punggawa tim Mutiara Hitam Berikut data peringkat klub Asia.

Rangking Asia
Nama Klub
Negara
Rangking Dunia Saat ini
Rangking Dunia Sebelumnya
Poin
1
Kashima Antlers FC Jepang
113
68
111,5
2
Gamba Osaka Jepang
131
106
103
3
Al-Qadsia SC Kuwait
140
149
101
4
Seongnam Ilhwa Korea Selatan
158
94
96,5
5
MuangThong United Thailand
160
158
95
6
Jeonbuk Motors Korea
177
196
90
7
FM Sepahan Iran
177
213
90
8
Al Wehdat Amman Yordania
185
231
89,5
9
Suwon Samsung Blue Korea Selatan
187
145
89
10
Al-Karama Homs Syria
201
175
86
11
FK Bunyodkor Tashkent Uzbekistan
204
200
85
12
Al Kuwait SC Kaifan Kuwait
230
288
79
13
Al Wahda Abu Dhabi UEA
235
331
78
14
Al Rayyan SC Doha Qatar
235
265
78
15
Al Hilal FC Riyadh Arab Saudi
243
213
77
16
Persipura Jayapura Indonesia
243
354
77
...
............................ ................


19
Sriwijaya FC Indonesia
261
255
74,5
...
............................ ................


39
Chonburi FC Thailland
386
573
60,5
41
South China FC Hongkong
388
333
60

Ivan Kolev: Sriwijaya FC tak Pantas Kalah



Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev mengungkapkan kekecewaan karena tim dikalahkan Persib Bandung 1-0, di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (22/4/2011).

Bahkan Kolev menyebut timnya tidak pantas menelan kekalahan ini karena Sriwijaya FC banyak menciptakan peluang. Pelatih asal Bulgaria ini menyesalkan gol Hilton Moreira di menit 32 melalui tandukan.

"Selamat buat Persib yang berhasil mengalahkan tim saya. Kita tidak pantas menelan kekalahan ini. Dan gol itu seharusnya tidak terjadi," sesal Kolev kepada wartawan dalam konferensi persnya usai pertandingan.

Kolev mengakui kekalahan tipis Sriwijaya FC kali ini karena ada penurunan konsentrasi dari Keith Kayamba Gumbs. Walhasil selepas pelanggaran itu Hilton bisa dengan mudah melepas sundulan.

"Kita main bagus tetapi ketakutan masih ada, ini akan menjadi bahan evaluasi kami. Terima kasih kepada pemain saya karena sudah memberikan game yang bagus," pungkasnya. [gin]

Persib vs Sriwijaya = 1-0 ,Hilton Menangkan Maung


Persib berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 atas Sriwijaya FC dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (22/4/2011) sore. Gol semata wayang Persib dicetak lewat sundulan Hilton Moreira menit ke-32.

Tampil dengan tekad meraih poin penuh lawan Sriwijaya FC, Persib langsung menekan sejak menit awal pertandingan. Isnan Ali membuka peluang Persib satu menit laga berjalan. Namun, umpan dari sayap kiri terlalu melambung ke atas mistar gawang Sriwijaya FC yang dikawal Ferry Rotinsulu.

Sriwijaya FC balas menekan. Menit ke-3, pemain depan Keith Jerome Kayamba Gumbs membuka peluang setelah berhadapan langsung dengan kiper Markus Horison. Sayang, tembakannya terlalu pelan dan berhasil dijinakkan Markus.

Pemain Sriwijaya FC Jajang Mulyana melepaskan tembakan hasil sepak pojok dari kanan pertahanan Persib. Namun, tembakannya masih menyamping di mistar gawang Maung Bandung.

Tiga menit kemudian giliran Persib membuka peluang. Matsunaga Shohei lepas dari kawalan di pertahanan kiri Sriwijaya FC. Pemain belakang Sriwijaya FC nyaris menceploskan bola ke gawang sendiri setelah berusaha menahan umpan menyusur pemain asal Jepang tersebut.

Menit ke-17 Maman Abdurahman melakukan pelanggaran terhadap Budi Sudarsono. Wasit menghadiahi Sriwijaya FC tendangan bebas tepat di garus penalti. Tendangan bebas di luar kotak penalti yang diambil Keith Jerome Kayamba Gumbs gagal membuahkan hasil setelah membentur pagar pertahanan Persib.

Sriwijaya FC terus melancarkan serangan. Menit ke-21, Im Junsik melepaskan tembakan dari jarak jauh, namun masih melebar di kanan gawang Persib yang dikawal Markus Horison.

Persib membalas. Menit ke-24, Cristian Gonzales mendapat umpan dari Hilton Moreira. Sayang, pemain berjuluk El Loco itu gagal melepaskan tembakan kaki kiri di dalam kotak penalti. Dua menit kemudian giliran Hilton Moreira gagal memanfaatkan peluang.

Sriwijaya FC kembali membuka peluang setelah Kayamba lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan kiper Markus Horison. Beruntung, kiper timnas tersebut berhasil menghalau tendangan Kayamba.

Persib membuka keunggulan menit ke-32 lewat tandukan Hilton Moreira memanfaatkan tendangan bebas Miljan Radovic setelah Matsunaga Shohei dilanggar pemain belakang Sririjaya FC. 1-0 untuk keunggulan Persib.

Tertinggal satu gol membuat skuad Sriwijaya FC tersengat. Mereka balik membombardir pertahanan Persib. Namun, ketatnya barisan pertahanan Persib membuat tim asuhan Ivan Kolev tersebut gagal mencetak gol.

Di menit-menit akhir babak pertama, Persib memperoleh banyak peluang. Beberapa kali umpan crossing Miljan Radovic membahayakan gawang Sriwijaya FC. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, kedudukan masih 1-0 untuk keunggulan Maung Bandung.

Babak kedua Persib masih berinisiatif menyerang. Menit ke-52, Siswanto yang masuk di babak kedua dilanggar di sebelah kiri pertahanan Sriwijaya FC. Isnan Ali yang menjadi eksekutor bola mati, melepaskan tembakan. Sayang, tembakannya masih melambung di atas mistar gawang Sriwijaya FC.

Matsunaga Shohei nyaris memperbesar keunggulan di menit ke-56. Tendangan chip-nya membentur mistar atas gawang Sriwijaya FC yang dikawal Ferry Rotinsulu. Gonzales yang berada di depan gawang, gagal memanfaatkan kemelut dan hanya menghasilkan sepak pojok bagi Persib.

Satu menit kemudian, umpan Hariono disambut Hilton Moreira. Sayang, tandukannya masih melebar di sisi kiri gawang Ferry Rotinsulu. Persib terus menekan. Miljan Radovic melepaskan tembakan bebas mengarah ke gawang Sriwijaya FC. Namun tendangan melengkungnya masih berhasil ditahan kiper Ferry Rotinsulu.

Menit ke-62, Cristian Gonzales dilanggar di luar kotak penalti. Miljan Radovic kembali dipercaya menjadi algojo tendangan bebas. Tembakan Miljan masih membentur pagar hidup pertahanan Sriwijaya FC. Pelatih Persib Daniel Roekito menarik Cristian Gonzales dan digantikan Atep M Rizal di menit ke-66.

Budi Sudarsono nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-68. Sayang, tembakan dari luar kotak penalti masih melambung di atas mistar gawang Markus Horison.

Menit ke-71, Budi Sudarsono kembali melepaskan tembakan kaki kiri. Beruntung, kiper Markus Horison berhasil menahan tembakan keras Budi. Satu menit kemudian, giliran Persib memperoleh peluang emas. Namun, Hilton Moreira sudah dalam posisi offside.

Airlangga Sutjipto masuk di menit 73 menggantikan Matsunaga Shohei yang mendapat pengawalan ketat pemain belakang Sriwijaya FC. Umpan Isnan Ali membuahkan peluang emas di menit 79. Kemelut di depan gawang Sriwijaya FC gagal dimanfaatkan Hilton Moreira dah Airlangga.

Sriwijaya FC berpeluang menyamakan kedudukan. Markus Horison berjibaku menghadang tendangan Rendy Siregar pada menit 87. Akibat berbenturan dengan Rendy, Markus mengalami cedera di bagian kepala hingga harus diperban.

Sebelumnya Persib membuka keunggulan menit ke-32 lewat tandukan Hilton Moreira memanfaatkan tendangan bebas Miljan Radovic setelah Matsunaga Shohei dilanggar pemain belakang Sririjaya FC. Hingga akhir pertandingan, skor tak berubah 1-0 untuk keunggulan Persib.

Kemenangan tersebut membuat posisi Persib naik ke peringkat 7 dengan koleksi 32 poin menggeser Persela Lamongan, 29 poin dan Persiwa Wamena 31 poin.

Thursday, April 21, 2011

Lawan Persib ,SFC Diinstruksikan Kawal Miljan-Matsunaga-Abanda


Ambisi Sriwijaya FC membawa pulang poin saat dijamu Persib di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung sore nanti ditunjukkan dengan berlatih menghalau service bola mati Miljan Radovic dan heading Abanda Herman.

Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev mengakui, pada putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) musim ini, Persib telah bangkit dengan ditandai kedatangan tiga legiun asing yang patut diwaspadai. Mereka adalah Miljan Radovic, Abanda Herman, dan Matsunaga Shohei.

Bahkan Maung Bandung kini mampu memaksimalkan peluang-peluang kecil terutama dari tendangan bebas, sepak pojok atau bola-bola mati lewat kelihaian Miljan dan Abanda.

"Ya, Persib adalah tim berkualitas. Terlebih mereka kini mendatangkan beberapa pemain berkualitas di semua lini dan itu membuat mereka makin solid," kata pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev.

Seperti diketahui, Miljan memiliki kemampuan dalam mengeksekusi bola-bola mati. Empat golnya bersama Persib juga berasal dari tendangan bebas atau tendangan keras terarahnya.

Sementara Abanda memiliki heading bagus dan itu sudah dibuktikan melalui koleksi empat golnya. Begitupun Matsunaga, striker asal Jepang ini memiliki kecepatan dan sudah mencetak tiga gol.

"Kami tahu laga ini berat buat kami. Tapi kami sudah melakukan persiapan dengan matang. Meski hanya membawa 18 pemain, tetapi mereka bisa diandalkan untuk menghadapi Persib nanti. Mudah-mudahan anak-anak bermain bagus dan bisa membawa pulang poin," ujarnya. [gin]

Tanpa Pemain Pilar, Sriwijaya FC Bidik Kemenangan atas Persib


Meski tanpa beberapa pilar andalannya, Sriwijaya FC tetap membidik kemenangan saat dijamu Persib Bandung, di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung sore nanti.

Ya, pelatih Sriwijaya FC memang tak menyertakan delapan pemain andalannya ke Bandung, masing-masing Oktovianus Maniani, Arif Suyono, Ade Suhendra, Andi Irawan, Jeki Arisandi dan Muhammad Rifky. Sedangkan sisanya Rudi Widodo masih bermasalah dengan lutut kanan.

Kemudian Firman Utina hingga kini masih dirawat lantaran mengalami sakit Hepatitis B. Begitu pun Claudiano Alves Do Santos juga belum sembuh seratus persen dari cedera pinggang.

Kolev beralasan memarkir enam pemain, mengingat peluang gelar masih memungkinkan pada ajang AFC Cup jika dibandingkan Superliga yang saat ini hanya menempatkan Sriwijaya FC pada peringkat enam.

Di ajang AFC, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini akan menghadapi Song Lam Nghe An (Viaetnam) pada laga lanjutan grup F, Selasa (26/4/2011) nanti.

"Ya, memang tidak semua pemain saya ikutsertakan ke Bandung. Saya hanya bawa 18 pemain. Ada beberapa yang sengaja ditinggalkan di Palembang karena akan diturunkan di AFC Cup. Selain itu, memang ada beberapa pemain yang tidak bisa dibawa karena masih cedera," ujar Kolev.

Meski begitu, pelatih asal Bulgaria ini tetap yakin pasukannya bisa membawa pulang poin dari Bandung. "Persib sekarang memang sedang bagus, setelah kalah dari PSPS, pasti motivasi mereka untuk bangkit tinggi. Saya khawatir mereka bermain bagus. Tetapi saya tetap yakin, saya harap anak-anak anak-anak bisa menang minimal seri," harapnya. [gin]

Lawan SFC , Miljan Kembali Disiapkan Jadi Eksekutor Bola Mati


Pelatih Persib Daniel Roekito mengaku bakal tetap menyimpan Miljan Radovic untuk mengeksekusi bola mati saat Persib menjamu Sriwijaya FC Jumat (22/4/2011) ini.

Meski Miljan sempat gagal mengeksekusi bola mati pada laga sebelumnya melawan PSPS Pekanbaru, Senin (18/4/2010), Daniel tetap percaya kemampuan Miljan. Bahkan, pelatih asal Rembang ini menyebut Miljan tetap memiliki kehebatan dalam eksekusi bola mati.

"Miljan tetap akan diandalkan untuk service bola mati. Persoalan kegagalan dia di pertandingan kemarin (lawan PSPS), hanya kurang beruntung saja, padahal tendangannya sudah mengarah. Dan yang perlu diingat tidak semua tendangan bebas bisa menjadi gol," kata Daniel, Kamis (21/4/2011).

Selain Miljan, eks pelatih Persiba Balikpapan, Arema Malang dan Persik Kediri ini juga menyiapkan eksekutor bola mati lainnya, di antaranya Matsunaga Shohei, Eka Ramdani, dan Isnan Ali.

"Mudah-mudahan di saat striker menemui kebuntuan, kita bisa memanfaatkan gol melalui bola mati. Saya tidak mau malu lagi, kita wajib menang karena kita bermain di rumah sendiri," tandas pelatih berusia 58 tahun ini. [gin]

Persib vs Sriwijaya : Pertaruhan Maung Bandung


Kekalahan Persib Bandung dari PSPS Pekanbaru di kandang tiga hari lalu sudah dilupakan anak asuh Daniel Roekito.

Sore ini klub berjuluk Maung Bandungitu tak ingin akan memberi peluang klub asal Sumatera lainnya, Sriwijaya FC (SFC),mengambil satu poin pun dari Stadion Si Jalak Harupat. Bahkan,ada dua misi yang dibawa Maman Abdurahman dkk menuju partai ini. Yang pertama jelas,amunisi Maung Bandungingin mengobati luka Bobotoh, julukan suporter Persib,dari kekalahan sebelum laga ini. Kedua,Persib ingin melakukan revans atas SFC.Pada putaran pertama Djarum Indonesia Super League (ISL) 2010/2011, tim tamu yang berjuluk Laskar Wong Kito menggunduli Persib dengan skor telak 1-4 di Palembang.Daniel pun menegaskan, pasukannya sangat on firedan harus menang. Kehadiran eks pemain SFC,Isnan Ali, dalam sesi latihan juga membawa pengaruh positif skuad Maung Bandung.

”Semua hanya melakukan latihan dengan cukup. Tidak ada masalah dengan para pemain, asal semua bisa jaga kondisi,” kata Daniel, kemarin. Daniel mengakui curah hujan di Bandung dalam beberapa pekan terakhir sedikit memengaruhi anak asuhnya saat bertarung.Termasuk saat Persib kalah dari PSPS,disinyalir karena hujan deras.”Saya tidak mau pemain drop.Latihan tetap dimaksimalkan,” lanjut pelatih 58 tahun ini. Lantas,apa yang diinginkan Daniel agar anak asuhnya bisa menjinakkan SFC? ”Pokoknya jangan berikan kesempatan pada lawan.Para pemain jangan sampai terburu-buru untuk menyelesaikan peluang,” tandas Daniel.

Keinginan Daniel ini seperti mematahkan anggapan kalau SFC sulit dikalahkan Persib.Meski sekarang tren tim tamu sedang bagus,Daniel enggan Maman dkk kalah sebelum bertanding pada laga yang disiarkan antvpada pukul 15.25 WIB ini. Kemenangan menurut Daniel juga jadi pertaruhan bagi timnya.Sebab,tiga poin berarti bisa kembali menyelamatkan nama Maung Bandungyang kini agak terpuruk. ”Kami selalu incar kemenangan di kandang dan Sriwijaya harus kami kalahkan,” ujarnya.

Bagi Pelatih SFC Ivan Venkov Kolev, menuju laga ini tidak ada persiapan yang istimewa.Pria asal Bulgaria ini hanya sedikit mencemaskan kelelahan yang mungkin menyertai anak asuhnya,akibat jadwal padat di ISL dan Piala AFC 2011. ”Pemain sudah cukup lelah karena terlalu banyak jadwal pertandingan.Sesi latihan kali ini porsinya saya turunkan, hanya latihan ringan saja untuk menjaga kebugaran.Tapi,kami tetap mengincar poin di sini,” tandas Kolev. Kembalinya Ponaryo Astaman,M Ridwan,dan Supardi diakui Kolev menambah keyakinannya.

Meski, playmakerFirman Utina belum bisa merumput karena sakit.”Saya ingin harap tim bisa bermain lebih bagus.Apalagi,ada tiga pemain yang baru sembuh dari cedera saat menghadapi Persib,” tandas eks arsitek timnas Indonesia ini. ●huyogo simbolon

Jelang Persib Versus Sriwijaya FC, Operasi Kereta Ekonomi Dihentikan


Laga Persib kembali membuat perjalanan kereta api ekonomi dihentikan. Persib bakal menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Si Jalak Harupat dalam Liga Super Indonesia besok. "Rencananya besok ada 10 perjalanan kereta yang dibatalkan," kata Juru Bicara PT. Kereta Api Daerah Operasi II Bandung, Bambang S Prayitno di kantornya Kamis 21 April 2011.

Kereta yang berhenti beroperasi semuanya kereta ekonomi yang saling bersambung, menghubungkan Jakarta-Bandung. Kereta yang dihentikan beroperasi seharian itu adalah KA Ekonomi Serayu rute Kroya-Jakarta Kota, KA Ekonomi rute Tanjung Priok-Purwakarta, sementara khusus KA Cibatu-Purwakarta hanya beroperasi dari Purwakarta menuju Ciroyom, Bandung saja.

Bambang mengatakan, penghentian operasi kereta itu untuk mengantisipasi suporter bola dua kesebelasan itu yang akan bertanding besok. Selain itu, lanjutnya, pihaknya akan merazia penumpang kereta yang dicurigai suporter bola. "Akan kita turunkan dan diusir keluar dari stasiun," katanya.

Kebijakan pembatalan kereta itu diputuskan diambil sejak bulan lalu. Pembatalan kereta kali ini, papar Bambang, sudah yang ke-7 kalinya sejak kebijakan itu diputuskan.

Kebijakan penghentian operasi kereta itu diambil setelah PT KAI melakukan evaluasi setelah terus terjadinya serangkaian peristiwa perusakan sarana kereta, termasuk sejumlah insiden pelemparan oleh warga pada kereta yang melintas mengangkut suporter bola. Selain korban luka, tahun lalu, di wilayah Daop II Bandung, tercatat 3 orang suporter meninggal akibat membentur jembatan saat menumpang di atap kereta. "Ini terkait keamanan dan keselamatan semua pihak," kata Bambang.

Bambang mengatakan, kerugian yang ditanggung PT KAI dengan penghentian kereta itu ditaksir sampai Rp 20 juta. Menurutnya, kerugian itu masih lebih murah, dibandingkan kerusakan sarana. Dia mencontohkan, perbaikan kaca kereta yang pecah satu rangkaiannya bisa menembus Rp 30 juta, belum menghitung kerugian lain. "Kita tidak mau ambil resiko lebih berat lagi," katanya.

Hari ini, papar Bambang, pihaknya menurunkan 24 suporter bola pendukung klub Sriwijaya FC yang berniat menuju Bandung dengan naik kereta dari Purwakarta. Para suporter bola itu, diturunkan di Padalarang setelah kedapatan 13 orang di antaranya naik kereta tanpa tiket. Malam ini pihak Kereta Api juga akan memeriksa kereta karena berdasarkan informasi mereka ada ratusan orang lagi yang akan datang dengan kereta.

AHMAD FIKRI

Wednesday, April 20, 2011

Isnan ali : Sriwijaya FC di Tangan Kolev Tak Istimewa


Bek kiri Persib Bandung Isnan Ali menilai permainan mantan timnya Sriwijaya FC (SFC) yang bakal dijamu Persib di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung Jumat (22/4/2011) tidak istimewa.

Menurutnya, sejak Sriwijaya FC ditangani mantan pelatih tim garuda Indonesia, Ivan Kolev karakter permainan Laskar Jakabaring mengalami perubahan. Hal itu karena Kolev menyukai pemain bertipikal pekerja keras. Namun Isnan tidak memandang permainan SFC istimewa.

"Karena Sriwijaya saat ini sudah berbeda koki, tentu saja akan berbeda rasanya. Kalau saya lihat SFC ditangani Kolev, permainan timnya tidak terlalu istimewa," kata Isnan Rabu (20/4/2011).

Meski begitu, Persib tetap harus wasapada dan jangan sampai lengah. Sriwijaya tetap sebagai tim bermaterikan pemain berkualitas. Kekuatan tim asal Palembang ini tidak terlepas dari peran serta pemain-pemain tim nasional Indonesia yang menghuni Laskar Wong kito julukan lain SFC.

Mereka adalah adalah penjaga gawang Ferry Rotinsulu, Arif Suyono, Firman Utina, Muhammad Ridwan, dan Oktovianus Maniani. Meski begitu, menurut dia, hal tersebut tidak menjadi alasan timnya untuk takut dan merasa terbebani dalam melakoni laga besok sore.

"Saya rasa siapa yang siap dan dipayungi dewi fortuna itulah pemenangnya. Dan kami juga tidak perlu terlalu melihat kekuatan lawan kita. Tapi bagaimana mempersiapkan taktik dan strategi buat meraih kemenangan atas SFC," ucap pemain bernomor punggung 25 ini.[ito

Jelang Persib vs Sriwijaya , Duel Penuh Dendam


Persib Bandung dan Sriwijaya FC (SFC) akan bersitegang dalam lanjutan Kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL) 2011.


Mereka ingin memaksimalkan laga itu dengan kemenangan saat bentrok di Stadion Jalak Harupat,Soreang,Bandung, Jawa Barat,besok. Kemenangan memang diusung kedua tim,terutama Persib yang akan bertindak sebagai tuan rumah.Maung Bandungingin memanfaatkan keunggulan itu untuk revengesekaligus sebagai psywarsebelum menjalani pertandingan tersebut. Kapten Persib Eka Ramdani mengatakan,pihaknya ingin balas dendam setelah dipermalukan SFC 1-4,saat sowan ke Gelora Jakabaring,Palembang,di putaran pertama,Januari lalu.Pemain asal Purwakarta ini bahkan tak sabar ingin merealisasikannya.

Eka ingin target kemenangan akan meningkatkan motivasi bertanding Maung Bandungselepas ditaklukkan PSPS Pekanbaru 0-1,Senin (18/4).Dia optimistis timnya akan melakukannya karena mendapatkan pelajaran berharga setelah dipukul PSPS.”Tentu saja saya kecewa dengan hasil kekalahan dari PSPS.Punya banyak peluang,tapi tak bisa menjadi gol.Tapi,sudahlah,fakta itu jadi pelajaran buat pertandingan nanti. Sekecil apa pun peluang harus menjadi gol,” kata gelandang berusia 26 tahun tersebut. Menurut Eka,timnya memang harus berbenah sebelum menghadapi SFC.Sebab,Persib masih banyak kelemahan.Selain buruk dalam penyelesaian akhir,pemain Persib masih kurang sabar.Semoga dalam pertemuan kontra SFC kekurangan itu tak akan memengaruhi perjuangan anak-anak Bandung.

Eka pun mengharapkan timnya jangan menganggap remeh Firman Utina dkk meski tampil di kandang sendiri.”Sekarang kondisi tim sudah tidak ada masalah.Kami harus membayar kekalahan itu dengan kemenangan di pertandingan berikutnya. Kami harus lebih jeli lagi dalam memanfaatkan momentum,”paparnya. Terakhir kali Persib merasakan kemenangan atas SFC di kandang tersaji pada ISL musim 2009/2010.Eka yang turun penuh saat itu berhasil membawa timnya menang tipis 1-0.Gol tunggal Cristian Gonzales membawa publik Bandung begitu sumringah saat memadati Stadion Siliwangi.Memori manis itu yang akan diulang timnya saat kembali berjumpa SFC.

Sementara Pelatih SFC Ivan Venkov Kolev optimistis timnya akan mengimbangi permainan tuan rumah,terutama menekan agresivitas menyerang yang bakal diinstruksikan Pelatih Persib Daniel Roekito. Dengan membawa 18 pemain terbaik yang berangkat meninggalkan Palembang,kemarin, Kolev antusias akan melanjutkan tren positif atas Persib musim ini.Sebab,mantan arsitek tim nasional Indonesia ini menyadari tidak ada yang tak mungkin dalam sepak bola.

Asalkan para pemain mau bekerja keras di lapangan sepanjang pertandingan dan menjaga konsentrasi dengan menampilkan permainan disiplin,tim mana pun bisa dikalahkan.” Sepak bola itu mengenai kerja sama tim yang dibangun 11 orang pemain,bukan hanya satu atau dua orang.Jika pemain kami bisa menjaga irama permainan dan komunikasi antarpemain serta menjalankan instruksi dengan benar,mengalahkan Persib di kandangnya bukan hal yang mustahil untuk dilakukan,”ungkap Kolev. Pria berkebangsaan Bulgaria ini menyadari tidak mudah mewujudkan semua itu. SFC juga butuh keberuntungan karena tuan rumah tentu tidak mau kembali tergelincir untuk kedua kali setelah pada pertandingan sebelumnya kalah dari PSPS.Mereka diprediksi akan tampil maksimal.

”Persib pasti sangat ingin menang,kami juga demikian.Kami membutuhkan kemenangan agar mental para pemain lebih tinggi saat menghadapi Song Lam Nghe An,”ujar Kolev. ●huyogo simbolon/yopie cipta raharja

Persib Libur, Sriwijaya FC Latihan di Siliwangi


Tim Sriwijaya FC yang akan dijamu Persib Bandung di Stadion si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (22/4/2011) nanti, menggelar latihan di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (20/4/2011) sore.

Latihan jelang lag tersebut dilakukan bertepatan dengan liburnya tim Maung Bandung yang istirahat pascakekalahan 0-1 di laga sebelumnya melawan PSPS Pekanbaru.

Pelatih Daniel Roekito memilih meliburkan pasukannya selama satu hari jelang laga melawan tim berjuluk Laskar Wongkito tersebut. Pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev sendiri hanya memboyong 18 pemain dalam turnya ke Bandung kali ini.

Pada latihan tadi sore, beberapa pemain yang bakal diandalkan mantan pelatih timnas Indonesia itu, terlihat serius menjalankan arahan dari sang arsitek. Seperti kiuper Fery Rotinsulu, Ponaryo Astaman, Muhamad Ridwan, Supardi, Oktomaniani, Budi Sudarsono, Keit Kayamba Gums dll. Namun nampaknya kolev tidak membawa Firman Utina yang masih dilanda cedera.[den]

Tuesday, April 19, 2011

Diano Jalani Terapi Refleksi


Bek Claudiano Alves dos Santos mulai pulih dari cedera engkel yang didapatkannya saat menghadapi Song Lam Nghe An, Rabu (13/4/2011) lalu, akibatnya bek asal Brazil ini harus absen saat Laskar Wong Kito menjamu Bontang FC, Sabtu (16/4).

"Saya jalani terapi dan refleksi agar segera pulih, sejauh ini sudah lebih baikan," kata Diano, Senin (18/4/2011).

Diano rajin menjalani terapi dan refleksi dengan terapis SFC Encu Wijaya di mes Pertiwi. Selain menjalani itu, pemilik postur 183 cm ini melakukan joging dan fitnes untuk menjaga kebugarannya. Ia berharap kondisinya benar-benar fit saat menghadapi laga tandang lawan Persib Bandung, Jumat (22/4/2011).

"Setelah ini kami menghadapi laga tandang berat dan saya harus bisa membela SFC pada game berat ini, sebab karena cedera ini saya harus absen dalam game Sabtu kemarin," jelas Diano.

Saturday, April 16, 2011

Kolev:Kemenangan Ini Karena Kerja Keras Pemain


Pelatih Ivan Kolev memberikan apresiasi kepada para pemain yang tidak kenal lelah hingga menit akhir. Kemenangan SFC dengan skor 4-1 atas Bontang FC, Sabtu (16/4) merupakan kerja keras tim. "Semuanya hasil kerja keras pemain, saya lihat Bontang biasanya bermain dengan 4-4-2, ternyata hari ini 3-5-2. Sehingga kami sempat kecurian gol di babak pertama," ujar Kolev. Namun pemain melakukan koreksi terutama di babak kedua dan hasilnya dua gol berhasil diciptakan dengan permainan cepat dan penuh koordinasi."Semua karena kerja keras seluruh pemain," jelas Kolev.

Sriwijaya vs Bontang Fc = 4-1 , Wongkito Ngamuk


Sriwijaya FC terus merangkak ke papan atas Liga Indonesia Super (ISL) usai menggebuk Bontang FC 4-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu 16 April 2011. Sriwijaya tembus posisi lima besar.

Sriwijaya berhasil mempertahankan tren positif saat menjamu Bontang. Usai mengalahkan Persisam Putra Samarinda di ISL dan Song Lam Nghe An di Piala AFC dengan skor sama 3-1, Laskar Wong Kito kembali merebut kemenangan. Kali ini giliran Bontang FC yang menjadi korban Sriwijaya.

Menjamu Bontang di Jakabaring, Sriwijaya lebih mendominasi jalannya pertandingan. Dan anak asuh Ivan Kolev tersebut berhasil mencetak gol pertamanya melalui Budi Sudarsono saat pertandingan baru bejalan 14 menit.

Keunggulan tuan rumah hanya bertahan enam menit. Bomber Bontang Kenji Adachihara berhasil lolos dari penjagaan Bobby Satria dan kemudian melepaskan sundulan tanpa bisa diantisipasi kiper Sriwijaya Ferry Rotinsulu usai menerima umpan Usman.

Sriwijaya kembali unggul memasuki menit ke-22. Jajang Mulyana berhasil mencetak gol memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Budi yang tidak mampu diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Bontang Ade Mochtar.

Sriwijaya memperbesar keunggulan mereka menit ke-55 melalui gelandang veteran Ponaryo Astaman. Mantan pemain tim nasional Indonesia tersebut berhasil memanfaatkan umpan tarik Keith Kayamba Gumbs.

Pemain sayap Oktovianus Maniani melengkapi kemenangan tuan rumah menjadi 4-1 lewat golnya menit ke-59 melalui kesalahan kiper Ade Mochtar. Tendangan Okto ke tiang jauh sempat mengenai tangan Ade, namun tidak mampu diantisipasi dengan baik.

Dengan kemenangan ini Sriwijaya menggeser Persisam di posisi lima klasemen sementara ISL dengan torehan 34 poin dari 21 pertandingan. Sedangkan Bontang semakin terpuruk di dasar klasemen dengan 12 poin.

Susunan Pemain

Sriwijaya FC: Ferry Rotinsulu; Supardi, Bobby Satria, Thierry Gathuessi (Achmad Jufrianto, 80'), M Ridwan; Oktovianus Maniani (Arif Suyono, 72'), Ponaryo Astaman, Lim Joon-Sik, Budi Sudarsono; Keith Kayamba Gumbs, Jajang Mulayana (Korinus Fingkrew, 62').

Bontang FC: Ade Mochtar; Arifki Eka Putra, Marcelino Mandagi, Hamdi Hamzah (Aidin Almi, 35'), Arbadin; Sathosi Otomo, Ali Khaddafi, Usman, Istigfar (Arnoldi Polli, 60'); Kenji Adachihara, Emile Mbamba.

Friday, April 15, 2011

Hadapi Bontang Fc , SFC Waspadai Kenji


Kenji Adachihara selalu mencetak gol ke gawang Sriwijaya FC dalam lima kali pertemuan dengan Bontang FC. Hal inilah yang diwaspadai bek Thierry Gathuessi saat SFC menjamu tim asal Bontang itu di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Sabtu (16/4/2011).

"Dia penyerang yang memiliki kecepatan dan sulit dihentikan, kami perlu menjaganya," kata Thierry, Jumat (15/4/2011).

Namun lanjut ia, siapa pun pemain yang masuk areal kotak penalti harus diamankan dan dijaga ketat. Alasannya lanjut ia, pemain Bontang rata-rata memiliki kecepatan.

Ia mengatakan, Bontang bermain penuh kejutan dan kerap naik turun.

Sriwijaya vs Bontang Fc : Manfaatkan Kelelahan Wongkito


Bontang FC tidak mau kehilangan start untuk mencuri poin di home base Laskar Wong Kito pada laga ISL Sriwijaya FC vs Bontang FC, Sabtu, 16 April 2011, di Jaka Baring. Tidak tangung-tanggung Fachry Husaini, Pelatih Kepala Bontang FC, telah mengintip pertandingan Sriwijaya FC vs Song Lam (13/4) lalu.

Laskar Khatulistiwa ini sudah mendarat jauh hari pada Rabu pagi sebelum Sriwijaya FC main melawan Song lam sorenya. Fachry Husaini melihat Laskar Wong Kito membantai Song lam yang membuatnya sadar pertandingan nanti akan sangat berat.

”Hanya dengan 10 pemain SFC bisa mendominasi permainan. Pada pertandingan itu mereka bisa bermain bagus. Makanya kami harus serius pada laga kali ini dikarenakan posisi kami di klasemen bawah yang mengharuskan kami untuk mencuri poin untuk laga ini,” kata Fachry.

"Kita minimal unggul dari Sriwijaya FC soal stamina, anak-anak datang ke sini bisa lebih lama istrahatnya. Sedangkan Sriwijaya FC baru selesai melakukan pertadingan berat. Tetapi saya yakin pelatih sekelas Ivan Kolev pasti melakukan rotasi,” ungkapnya

Fachry benar. Kolev sudah menyatakan akan mengistirahatkan beberapa pemain yang turun di AFC Cup lalu.

”Saya akan mengistirahatkan pemain yang sudah turun agar mereka bisa fit kembali,” kata Kolev.

Head to head

19 Januari 2011
Bontang FC 2-3 SFC

7 Maret 2010
SFC 1-2 Bontang FC

19 Januari 2010
Bontang FC 3-1 SFC

28 April 2009
SFC 1-1 Bontang FC

15 Agustus 2008
Bontang FC 2-1 SFC

Laporan : Rasyid Irfandy/Palembang

Wednesday, April 13, 2011

Sriwijaya vs Song Lam Nghe an = 3-1 , Wongkito Menang Dengan 10 Pemain



Sriwijaya fc sukses menekuk tamunya song lam nhe an 3-1.Kayamba membawa SFC unggul melalui tendangan bebasnya di menit 12. Adapun jalannya pertandingan,sejak kick off Sriwijaya FC terus menekan, beberapa peluang didapatkan namun gagal. Memasuki menit ke-12, Budi Sudarsono mencoba membangun serangan dengan menusuk pertahanan lawan, namun diganjal pemain belakang Song Lam, Duc Thang dan wasit memberikan tendangan bebas untuk tuan rumah. Kayamba yang mengambil bola melakukan tembakan keras melewati pemain belakang untuk membobol gawang Song Lam. Bola bergulir ke sisi kiri gawang dan gagal ditahan kiper Duc Thang. Kedudukan 1-0 untuk SFC. SFC terus menekan, namun di menit 33 sempat kecolongan ketika Diano terjatuh dan cedera, sehingga tidak bisa membendung gerakan striker Ngoc An yang membawa bola dari tengah lapangan memasuki eral penalti. Bobby pun terpaksa mengganjal pemain lawan, dan kartu merah diberikan wasit kepada Bobby karena melanggar striker Song Lam, Ngoc An. Ia diganjar kartu merah oleh wasit di menit ke-33, karena dianggap menggagalkan peluang matang karena Anh sudah masuk kotak penalti dan nyaris mencetak gol. SFC pun bermain dengan 10 pemain. Diano yang cedera pinggang akhirnya ditarik keluar digantikan Ivan Kolev. Ridwan ditempatkan disisi bek center, karena SFC hanya bermain dengan 10 pemain. Kolev kembali menarik gelandang Oktovianus Maniani digantikan Ahmad Jufriyanto untuk memperkuat pertahanan. Kedua tim saling menyerang, namun SFC lebih mendominasi, sayang tidak ada gol tercipta, kedudukan 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua permainan tetap dikendalikan SFC, Que Manh menerima kartu kuning karena melanggar Supardi. Kemudian Binh juga menerima kartu kuning karena tiba-tiba masuk lapangan tanpa persetujuan wasit, dan Hoang Tinh juga menerima kartu kuning karena melanggar Ponaryo. Binh akhir masuk lapangan menggantikan Than Dat. Pergantian pemain berjalan sukses, Song Lam bermain menekan dan pada menit ke-56 Nguyen Chong Man sukses membobol gawang Ferry melalui skema serangan balik. Permainan berlangsung keras dan Ahmad Jufriyanto menerima kartu kuning usai menekel penyerang Song Lam. Sementara serang terus dikendalikan SFC beberapa kali Budi ataupun Kayamba gagal menyelesaikan peluang di depan gawang lawan. Memasuki menit ke-75 hans ball dilakukan pemain belakang tim tamu dan wasit memberikan tendangan bebas. Ponaryo kemudian memberikan krosing yang disambar Thierry membobol gawang Song Lam. Kedudukan 2-1 tak bertahan lama, melalui serang balik Ponaryo memberikan krosing kepada Budi yang dengan dingin menundukkan Duc Thang. Kebobolan dua gol dalam dua menit membuat Song Lam menarik kiper Duc Thang digantikan Nguyen Manh. kedudukan bertahan hingga usai

Tuesday, April 12, 2011

Lawan Song Lam Nghe An , Suyono arif Berharap Starter


Predikat supersub sepertinya masih belum menghilang dari winger Arif Suyono. Gelar tersebut kembali muncul kala pria kelahiran Batu, Malang (Jatim) 3 Januari 1984 ini, saat hantarkan Sriwijaya FC tekuk Persisam Putra Samarinda 3-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (9/4) lalu.
Pemain berjuluk Keceng itu, sukses lesatkan gol menit 89. Padahal mantan pemain Arema Indonesia tersebut baru masuk menit 83 mengantikan Oktovianus Maniani. “Jelas saya sangat bersyukur bisa ciptakan gol. Terlebih bisa bawa Sriwijaya FC raih kemenangan,” jelas Arif kepada Sumatera Ekspres kemarin, (12/3).
Sebelumnya Arif dapat gelar supersub lantaran 2 golnya di ajang Piala AFF 2010 didapat saat berstatus sebagai pemain pengganti. Meskipun demikian bukan berarti penggawa timnas Indonesia ini, puas jadi supersub. Buktinya pemilik tinggi 174 cm dan berat 59 kg ini mengaku ingin masuk starting eleven pada laga lanjutan Piala AFC grup F menghadapi Song Lam Nghe An dari Vietnam di Jakabaring sore ini, (13/4).
“Kalau saya terserah sama pelatih (Ivan Kolev), bila diturunkan saya siap,” jelas dia. “Sebagai pemain saya harus bisa menerima dan mengerti keputusan pelatih dalam menentukan pemain. Yang jelas pelatih lebih mengerti soal perkembangan pemain,” ungkap dia.
Namun Keceng tidak akan menolak jika dikasih kesempatan head coach Ivan Kolev untuk turun lebih awal. Konsekuensinya pemilik jersey 14 ini, janji main maksimal. “Saya rasa semua pemain ingin jadi starter. Saat ini kondisi saya tidak ada masalah bila diberi kepercayaan turun saya siap dan akan berusaha untuk berikan terbaik bagi klub,” lanjut dia.
Namun Arif tak berani bicarakan gol. Menurutnya menciptakan gol memang jadi harapannya sebagai pemain depan. Tapi dirinya tetap tidak akan memaksakan diri atau bermain egois untuk bisa melesatkan bola kejala tim lawan.
“Buat apa jika saya bisa ciptakan gol toh klub saya kalah. Lebih baiak tidak ciptakan gol tim menang. Baik lagi jika bisa ciptakan gol terus tim juga tidak kalah,” tukas dia.
Kolev sapaan akrab Ivan Kolev menuturkan jika starting eleven masih jadi rahasia. Karena itu, seperti biasa akan diumumkan saat meeting menjelang pertandingan. “Semua pemain punya kans sama untuk masuk starting eleven. Kecuali pemain cedera atau akumulasi kartu,” timpal dia.
Mantan arsitek Persija Jakarta dan Persipura Jayapura ini tidak menampik jika Keceng disebut lebih punya kesempatan besar untuk main terlebih dahulu. Itu kalau dilihat dari kondisi kebugaran fisik dan peforma. Sebab, saat sukses ciptakan gol ke gawang Persisam Arif hanya bermain 7 menit. Dengan “Pengalaman Arif juga sangat dibutuhkan untuk tim saat hadapi laga internasional. Kalau kondisinya bagus mungkin besok akan kami mainkan dari awal,” tukas pria asal Sofia, Bulgaria ini. (mg42)

Lawan Sriwijaya, Song Lam Andalkan Pemain Cadangan


Song Lam Nghe An bakal menurunkan sebagian besar pemain lapis kedua saat menghadapi Sriwijaya FC dalam matchday ketiga Grup F Piala AFC 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu [13/4].

Pelatih Song Lam Nguyen Huu Than sering menerapkan kebijakan ini bila berlaga di Piala AFC 2011. Bahkan, untuk pertandingan melawan Sriwijaya FC, Song Lam hanya membawa 15 pemain. Hanya satu pemain asing yang dibawa ke Palembang, yakni bek Thierry Ngale Jiemon.

Sedangkan pemain lokal yang menjadi pilar yang dibawa ke Palembang, diantaranya bek Au Van Hoan dan striker Nguyen Ngoc Anh. Hal ini disebabkan Song Lam lebih fokus di Liga Utama Vietnam.

“Sriwijaya adalah tim kuat di Indonesia. Mereka akan jauh lebih sulit dihadapi dibandingkan VB Sports [Maladewa]. Situasi ini memaksa kami tetap memakai pemain lapis kedua, karena pemain pilar diistirahatkan untuk menjalani V-League,” ungkap Huu Than dilansir laman Bongda Plus.

Kendati membawa jumlah pemain terbatas, dan mayoritas berusia muda, Huu Than tetap optimistis bisa mencuri poin di kandang Sriwijaya FC. Song Lam saat ini berada di peringkat kedua dengan nilai tiga, berselisih satu poin dengan Sriwijaya FC yang menempati puncak klasemen.

“Ini sangat sulit, dan kami harus berhati-hati dalam mengkalkulasi pembagian pemain. Tim ini banyak dihunia pemain muda, dan mereka selalu lapar untuk memperlihatkan kemampuan terbaik,” kata Huu Than.

“Lagipula, masih ada pemain pilar seperti Ngoc Anh, Van Hoan, dan Thierry. Mereka akan menjadi penyeimbang di tim ini. Walau begitu, kami siap memberi tekanan. Bila kami mendapatkan satu poin, maka itu sudah dianggap sukses.”