Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Thursday, April 28, 2011

Universitas Termahal di Indonesia Tahun 2011

Kriteria penilaian
  1. Asumsi total biaya selama 8-10 semester.
  2. Merupakan program S1 reguler, bukan international class.
  3. Bukan biaya sekolah kedokteran / kedokteran gigi / program studi bidang medis.
  4. Tidak mencakup biaya sumbangan sukarela, hanya murni biaya pendidikan.
  5. Total biaya ada 2, minimal dan maksimal, disebut termahal karena diurutkan dari total biaya minimal ke maksimal.
  6. Dibagi atas 3 kategori : Sangat mahal (minimal 100 juta atau lebih), Cukup mahal (80-100 juta atau lebih ) dan Relatif mahal (range biaya terlalu ekstrim, 50-100 juta atau lebih)

KATEGORI SANGAT MAHAL

1. President University

Rata-rata biaya kuliah : Rp 25.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 250.000.000

Berdiri tahun 2001. President University merupakan kampus bergaya internasional kedua di Indonesia. Tahun 2001 kampus ini merupakan sekolah tinggi teknik cikarang yang dimiliki oleh Jababeka Industry, namun perkembangannya membuat kampus ini menjadi universitas pada 2004. President University dikonsep oleh Bapak S. D. Darmono selaku Presiden Direktur PT Jababeka Tbk. dan Prof. Donald W. Watts selaku Presiden Universitas Bond (Queensland) dan Wakil Penasehat Universitas Curtin di Australia Barat.

sumber : www.president.ac.id

2. Swiss German University (SGU)

Rata-rata biaya kuliah : Rp 24.000.000 – 28.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 223.000.000 – 247.000.000

Berdiri tahun 2000. Kampus ini tadalah kampus bernuansa internasional pertama di Indonesia. Terletak di Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang. Terletak di suasana kompleks yang asri dan tenang membuat kampus ini terasa nyaman. Dari pengalamn saya dan rekan saya yang dulu pernah mendatangi kampus ini, saya banyak menemukan tenaga pengajar “bule” asli (berkulit putih) di kampus ini. Mungkin hal tersebut menjadi salah satu penyebab kampus ini mahal.

sumber : www.sgu.ac.id

3. Universitas Pelita Harapan (UPH)

Rata-rata biaya kuliah : Rp 9.000.000 – 15.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 130.000.000 – 200.000.000

Berdiri tahun 1996. Kampus yang terletak di Lippo Village Karawaci ini “disebut-sebut” memiliki kurikulum internasional dalam pengajarannya. Fasilitas adalah hal utama yang ditunjolkan dari kampus ini, seperti Sport Center, NBA Basketball Hall, Swimming Pool, Food Juction Square, bahkan Department Store juga tersedia di kampus ini. UPH kini diburu banyak calon mahasiswa karena status gengsi dan pamor. Untuk kualitas, UPH masih dalam tahap perkembangan.Setelah pamor kampus ini mencuat di dunia cetak maupun internet, selebriti mulai banyak kuliah dikampus ini, seperti Marcel Chandrawinata, Mishel Chandrawinata, Ben Kasyafani, Marshanda, dan lain-lain.

sumber : www.uph.edu

KATEGORI CUKUP MAHAL

4. Universitas Ciputra (UC)

Rata-rata biaya kuliah : Rp 9.000.000 – 16.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 83.000.000 – 160.000.000

Universitas ini terbilang baru berdiri yaitu tahun 2006 silam. Namun pendirinya adalah Ciputra, salah satu tokoh di bidang arsitektur dan properti. Kampus ini memiliki motto menghasilkan lulusan world class enterpreneur. Untuk dikota seperti surabaya, biaya kuliah di kampus ini tergolong sangat mahal, bahkan lebih mahal dari UPH Surabaya sekalipun.

5. Universitas Trisakti (Usakti)

Rata-rata biaya kuliah : Rp 9.000.000 – 12.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 90.000.000 – 120.000.000

Berdiri tahun 1965. Tentu anda sudah mengenal nama Trisakti. Kampus ini punya sejarah yang sudah lama. Terletak di kawasan grogol jakarta barat persis disebelah Universitas Tarumanagara. Sejak berdiri hingga tahun 1998 kampus ini menjadi primadona bagi calon mahasiswa karena difavoritkan. Akhirnya banyak juga anak-anak pejabat pemerintah yang menyekolahkan anaknya di Trisakti. Termasuk juga para selebriti Indonesia, seperti Nova Eliza, Bunga Citra Lestari, Imelda Therine, Christy Jusung, Zse Zse Shahab, Monita, Putri Titian, Nyctagina alias Jeng Kellin, dll. Namun setelah 1998, perkembangan Trisakti menurun diakibatkan banyaknya kampus baru yang bermunculan dengan tingkat persaingan yang ketat.

sumber : www.trisakti.ac.id

KATEGORI RELATIF MAHAL

6. Universitas Tarumanagara (UNTAR)

Rata-rata biaya kuliah : Rp 7.000.000 – 10.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 65.000.000 – 120.000.000

Berdiri tahun 1959. Inilah tetangganya Trisakti. Selain bertetangga, ternyata juga sama-sama tergologn mahal. Suasana gedung kampus ini jauh lebih rapi dan mewah dibanding Trisakti. Untar juga merupakan salah satu kampus yang dimiliki oleh Ciputra dibawah Yayasan Tarumagara. Kampus ini menjadi favorit nomor satu bagi etnis tionghoa di Indonesia.

sumber : www.untar.ac.id

7. Universitas Bina Nusantara (BINUS)

Rata-rata biaya kuliah : Rp 6.000.000 – 9.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 61.000.000 – 107.000.000

Berdiri tahun 1980. Pasti anda sudah familiar dengan nama Binus. Kampus yang terkenal dengan IT ini sangat populer belakangan ini, karena menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Apalagi setelah nama Binus dimasukkan dalam peringkat situs kampus terbaik nomor 8 Se-indonesia tahun 2010 menurut webometrics. Bahkan Binus juga masuk 10 besar dalam 4icu (International College & University). Dulu biaya kuliah sangat murah, namun kini menanjak naik seiring popularitasnya. Binus juga memiliki memiliki 2 tipe kampus, Binus University di jakarta barat dan Binus International di senayan.

sumber : www.binus.ac.id

8. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ)

Rata-rata biaya kuliah : Rp 3.000.000 – 10.000.000/semester

Total biaya kuliah : Rp 25.000.000 – 110.000.000

Berdiri tahun 1960. Kampus ini termasuk golongan relatif mahal, karena ada yang berbiaya sangat murah, namun ada yang sangat mahal. Atmajaya menjadi kampus favorit selain Trisakti dan Untar sejak dulu. Program studi favorit adalah Psikologi dan Kedokteran. Atmajaya adalah kampus swasta yang paling bersih dari gosip selama ini.(rahmatfredy.blog.com)

8 Jenis Kecerdasan Manusia

8 Jenis kecerdasan manusia. Menurut Prof. Howard Gardener seorang ahli riset dari Amerika, terdapat 8 jenis kecerdasan pada manusia, yaitu:

Howard-Gardener

1. KECERDASAN LINGUISTIK
Kecerdasan linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Kecerdasan ini mencakup kepekaan terhadap arti kata, urutan kata, suara, ritme dan intonasi dari kata yang di ucapkan. Termasuk kemampuan untuk mengerti kekuatan kata dalam mengubah kondisi pikiran dan menyampaikan informasi.

2. KECERDASAN LOGIK MATEMATIK
Kecerdasan logik matematik ialah kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah. Ia mampu memikirkan dan menyusun solusi (jalan keluar) dengan urutan yang logis (masuk akal). Ia suka angka, urutan, logika dan keteraturan. Ia mengerti pola hubungan, ia mampu melakukan proses berpikir deduktif dan induktif. Proses berpikir deduktif artinya cara berpikir dari hal-hal yang besar kepada hal-hal yang kecil. Proses berpikir induktif artinya cara berpikir dari hal-hal yang kecil kepada hal-hal yang besar.

3. KECERDASAN VISUAL DAN SPASIAL
Kecerdasan visual dan spasial adalah kemampuan untuk melihat dan mengamati dunia visual dan spasial secara akurat (cermat). Visual artinya gambar, spasial yaitu hal-hal yang berkenaan dengan ruang atau tempat. Kecerdasan ini melibatkan kesadaran akan warana, garis, bentuk, ruang, ukuran dan juga hubungan di antara elemen-elemen tersebut. Kecerdasan ini juga melibatkan kemampuan untuk melihat obyek dari berbagai sudut pandang.

4. KECERDASAN MUSIK
Kecerdasan musik adalah kemampuan untuk menikmati, mengamati, membedakan, mengarang, membentuk dan mengekspresikan bentuk-bentuk musik. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ritme, melodi dan timbre dari musik yang didengar. Musik mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan kemampuan matematika dan ilmu sains dalam diri seseorang.

Telah di teiliti di 17 negara terhadap kemampuan anak didik usia 14 tahun dalam bidang sains. Dalam penelitian itu ditemukan bahwa anak dari negara Belanda, Jepang dan Hongaria mempunyai prestasi tertinggi di dunia. Saat di teliti lebih mendalam ternyata ketiga negara ini memasukkan unsur ini ke dalam kurikulum mereka. Selain itu musik juga dapat menciptakan suasana yang rileks namun waspada, dapat membangkitkan semangat, merangsang kreativitas, kepekaan dan kemampuan berpikir. Belajar dengan menggunakan musik yang tepat akan sangat membantu kita dalam meningkatkan daya ingat.

5. KECERDASAN INTERPERSONAL
Kecerdasan interpersonal ialah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain. Peka pada ekpresi wajah, suara dan gerakan tubuh orang lain dan ia mampu memberikan respon secara efektif dalam berkomunikasi. Kecerdasan ini juga mampu untuk masuk ke dalam diri orang lain, mengerti dunia orang lain, mengerti pandangan, sikap orang lain dan umumnya dapat memimpin kelompok.

6. KECERDASAN INTRAPERSONAL
Kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan yang berhubungan dengan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri. Dapat memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Mampu memotivasi dirinya sendiri dan melakukan disiplin diri. Orang yang memilki kecerdasan ini sangat menghargai nilai (aturan-aturan) etika (sopan santun) dan moral.

7. KECERDASAN KINESTETIK
Kecerdasan kinestetik ialah kemampuan dalam menggunakan tubuh kita secara terampil untuk mengungkapkan ide, pemikiran dan perasaan. Kecerdasan ini juga meliputi keterampilan fisik dalam bidang koordinasi, keseimbangan, daya tahan, kekuatan, kelenturan dan kecepatan.

8. KECERDASAN NATURALIS
Kecerdasan naturalis adalah kemampuan untuk mengenali, membedakan, mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang di jumpai di alam maupun lingkungan. Intinya adalah kemampuan manusia untuk mengenali tanaman, hewan dan bagian lain dari alam semesta.(http://haxims.blogspot.com/2011/04/8-jenis-kecerdasan-yang-dimiliki.html)

Sunday, April 24, 2011

10 Fakta Menarik Tentang PLN

10 Fakta menarik seputar PLN. Negara kita, siapapun tidak ada yang bisa memungkiri, negara yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya tapi masih tetap miskin listrik sampai sekarang. Penetrasi pertumbuhan penduduk di negara kita ternyata tidak bisa diimbangi dengan ketersediaan daya listrik yang seharusnya melimpah disediakan oleh PLN, perusahaan pemasok listrik satu-satunya yang memonopoli penyediaan listrik di negara kita. Silahkan disimak fakta-fakta ini.

PLN-planning

1. Terbakarnya Trafo
Peristiwa terbakarnya trafo di Gardu Induk (GI) Cawang, Jakarta, akhir September 2009 lalu sebenarnya bukan satu-satunya penyebab krisis listrik di Jakarta. Boleh saya sebut hanya sekedar pemicu meledaknya bom waktu saja. Karena jauh sebelum krisis daya listrik sekarang ini yang melanda Jakarta, sebenarnya defisit pasokan daya listrik sudah dialami PLN jauh beberapa tahun sebelumnya.

2. Pemberlakuan Dayamax Plus
Kalau mau flash back pada bulan Oktober tahun 2005 lalu, PLN waktu itu mengeluarkan kebijakan sepihak tentang Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik Pada Waktu Beban Puncak (Peak Load) Pada Pelanggan Bisnis (B3), Industri (I2, I3, I4) dan Kantor Pemerintah Besar (P2) sesuai surat Penjelasan Edaran Direksi PT PLN (Persero) No: 0016.E/DIR/2005. Yang isinya intinya adalah menghimbau kepada semua pelanggan besar agar mengurangi pemakaian listriknya selama waktu beban puncak (WBP) pada pukul 18:00 s/d 22:00. Untuk pelanggan yang bisa menekan dayanya dibawah 50% waktu beban puncak serta bisa menekan pemakaian KWH WBPnya dibawah 50% dari pemakaian WBP rata-rata 6 bulan terakhir akan mendapat Insentif, dan sebaliknya kalau tidak bisa menekan dibawah angka ketentuan tersebut akan mendapatkan Disinsentif (denda).

Usaha ini dilakukan oleh PLN antara lain adalah untuk menghindari jomplangnya peak pemakaian daya listrik pada waktu beban puncak jika dibanding LWBP (Luar Waktu Beban Puncak) dan mengerem laju defisit daya yang dialami PLN waktu itu. Dan sekarang, setelah empat tahun kemudian ternyata faktanya tetap tidak efektif untuk menghambat laju krisis daya yang mendera PLN selain hanya memberatkan sektor usaha atau industri yang mendapatkan tambahan beban biaya listrik sebesar antara 20% s/d 30% akibat pemberlakuan Dayamax Plus ini. Karena terus terang sangat mustahil bisa mengurangi daya atau pemakaian selama beban puncak jika daya kita memang tidak berlebih atau berusaha mengimbanginya dengan pemakaian genset.

3. Jual Rugi
Pada akhir tahun 2002 saya pernah menghadiri sebuah seminar sosialisasi TDL 2003 yang diselenggarakan oleh PLN yang dihadiri beberapa perwakilan perusahaan dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) setempat di kota Malang. Dalam suatu session tanya jawab ada sebuah pertanyaan dari peserta seminar yang menanyakan tentang mengapa sambungan daya pada perumahan RS terpasang dengan daya sangat tinggi sampai 1.300 Watt padahal Rumah RS rata-rata dengan daya 450 Watt saja sudah cukup. Apa jawaban dari PLN waktu itu? Ini penjelasannya, karena pada pelanggan R1 (Rumah Tangga) dengan daya 450 W, PLN sebenarnya masih menjual rugi sementara pada daya diatas 1.300 W tarifnya sudah tarif bisnis yang harga jual listrik per-KWHnya sudah diatas harga pokoknya. Nah, ini penjelasan versi PLN mengapa PLN meski sebagai perusahaan satu-satunya yang memonopoli listrik di negara kita tapi tetap merugi, karena mereka mengklaim tarif TDL-nya masih dibawah harga pokoknya.

4. Korupsi PLN
Saya tidak mau ikut-ikutan menuduh kalau PLN katanya banyak korupsinya sehingga menyebabkan merugi. Karena menuduh tanpa bukti bisa dihukum dan masuk penjara.Tapi, mau diakui atau tidak, setidaknya inilah opini yang berkembang di masyarakat tentang PLN yang katanya terus merugi meski sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah. Karena korupsi.

5. Losses PLN Tinggi
Menurut kawan saya di PLN, nilai Losses yang terjadi di PLN dalam pendistribusian listriknya ternyata cukup tinggi sampai mencapai 12%. Losses ini disamping karena rugi-rugi tegangan akibat arus listrik yang hilang selama proses distribusi jaringan, juga karena adanya beberapa pelanggan yang nakal mencuri listrik dan adanya beberapa lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) liar tanpa meteran listrik alias mbantol langsung ke jaringan.

6. Wajib pakai Genset
Beberapa bulan yang lalu sebelum krisis listrik melanda Jakarta seperti sekarang ini, beberapa outlet perusahaan tempat saya bekerja di daerah Jateng dan Jogja dapat himbauan dari PLN agar menyalakan gensetnya seminggu sekali saat beban puncak, yang katanya untuk mengimbangi beban daya daerah Jateng yang mengalami defisit parah. Dan karena difisit ini, saya sempat membaca ulasan beberapa media, pasokan listrik Jateng membutuhkan supply daya dari pembangkit listrik dari Jawa Timur.

7. Pemberlakuan Tarif Menyala
Meski sampai sekarang TDL (Tarif Dasar Listrik) yang berlaku masih menggunakan TDL 2003, TDL yang dibuat di era pemerintahan Presiden Megawati, tapi beberapa daerah di Jateng dan Jogja misalnya (saya kurang tahu untuk daerah lain) PLN mengeluarkan ketentuan tarif khusus, yaitu Tarif Menyala pada pelanggan R1 daya 450 W dan 900 W. Pada pola pentarifan di Tarif Menyala ini, PLN mengenakan tarif sedikit lebih mahal dari tarif R1 pada TDL 2003. Baca artikel saya disini kalau ingin melihat komparasinya.

8. Diskriminasi
Kalau saya mengamati di beberapa kota atau daerah, PLN memberlakukan diskriminasi untuk jadwal pemadaman dan respon perbaikan sewaktu terjadi gangguan pada lokasi-lokasi tertentu. Kalau lokasi yang merupakan kawasan kantor pemerintahan seperti kantor Walikota, Gubernur, kantor DPRD dan kantor Militer maka listrik akan jarang mati di kawasan tersebut. Kalau pun terjadi pemadaman biasanya tidak akan pernah lama PLN segera menyalakannya. Contoh saja kalau di Jogja adalah kawasan sekitar jalan Malioboro. Kalau di Solo adalah kawasan jalan Slamet Riyadi. Nah, jika anda ingin aman dari pemadaman, tinggallah di daerah yang dekat dengan kawasan seperti yang saya utarakan tersebut.

9. Dua Sumber Penyulang
Satu lagi cara agar aman dari pemadaman adalah berlangganan listrik ke PLN pakai dua sumber penyulang sekaligus atau dua sumber GI yang berbeda. Dengan berlangganan pakai dua sumber GI maka bila terjadi pemadaman pada salah satu GI maka otomatis bisa switching ke GI yang satunya. Inilah yang banyak dilakukan perusahaan besar seperti Mal-mal dan industri agar aman dari pemadaman listrik, karena prakteknya PLN jarang melakukan pemadaman atau terjadi trouble langsung beberapa GI sekaligus, kecuali peristiwa langka beberapa tahun yang lalu saat terjadinya mati listrik se-Jawa Bali beberapa waktu yang lalu. Dan beberapa perusahaan seperti PT Sampoerna malah melakukan penarikan jaringan kabel tegangan menengah tersendiri langsung ke GI PLN agar aman dari pemadaman karena terpisah dengan jalur listrik umum sehingga bisa meminimalisir tingkat gangguan padamnya listrik.

10. Jualan tapi tidak menjual
Pada posting saya sebelumnya, baca disini, saya menyebut PLN adalah salah satu perusahaan yang tidak menerapkan promosi marketing bahkan malah membuat persuasi yang bertentangan dengan teori marketing itu sendiri. PLN, memang kenyataannya perusahaan yang jual listrik tapi meski jualan PLN tidak berlaku sebagaimana perusahaan yang memang jualan dengan menggencarkan promosi agar pelanggannya melakukan pembelian sebanyak-banyaknya. PLN malah sebaliknya, menghimbau pelanggannya agar berhemat. Ini tentu bertentangan dengan teori marketing manapun yang berusaha menjual produknya sebanyak-banyaknya. Nah, ini tentu sisi baik dari PLN diantara sisi kekurangannya yang tentu harus kita akui juga.(http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=100054)

Saturday, April 23, 2011

Tips Menghadapi Debt Collector

Tips menghadapi Debt Collector. Menurut Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Dodit W Probojakti, nasabah yang berhadapan dengan debt collector hanya yang status tagihannya sudah macet, atau menunggak 3-5 bulan. Jika terpaksa berhadapan dengan debt collector, nasabah perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini.

debt-collector

Pertama, jika Anda ingin membayar tagihan tersebut, pastikan untuk meminta tanda terima dari debt collector. Hal itu sangat mendasar, karena ada beberapa kasus kelalaian nasabah adalah meminta tanda bukti. Akibatnya tagihan utang bisa terus Anda terima.

Kedua, lakukan mekanisma kontrol. Hubungi bank atau penerbit kartu kredit bahwa Anda telah membayar tagihan. Bank biasanya akan mengecek ke pihak ketiga jika pembayaran nasabah belum dilaporkan.
"Selalu cek ke penerbit kartu kredit, laporkan Anda telah membayar," ujar Dodit.

Ketiga, periksa identitas debt collector. Jika debt collector datang, minta identitas petugas, mulai dari nama, berasal dari perusahaan mana, dan nomor handphone. Hal ini untuk menghindari jika nantinya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Nasabah juga bisa meminta bernegosiasi terkait jumlah pembayaran. Hal ini lebih baik jika datang ke kantor penerbit kartu kredit untuk menyelesaikan kreditnya. Namun yang lebih mudah menghindari debt collector dengan cara disiplin membayar tagihan kartu kredit agar tagihan tidak membengkak karena bunga semakin melambung.(vivanews)

Friday, April 22, 2011

Tiga Ciri Umum Pelaku Bom Bunuh Diri

Tiga ciri umum pelaku bom bunuh diri. Sebuah studi memaparkan, secara umum, pengebom bunuh diri memiliki tiga ciri yaitu memiliki testosteron, narasi atas fantasi, dan keinginan membuat ‘drama kehidupan’. Seperti apa?

bom-bunuh-diri--Suicide-Bomber

Menggunakan analisis sosiologi dari Departemen Kepolisian New York, Amerika Serikat, Federal Bureau of Investigation (FBI) dan kepolisian lokal Amerika Serikat, orang yang melakukan jihad biasanya tidak mendapatkan keinginan berbuat jahat tiba-tiba. “Anda harus mengerti seseorang dengan menganalisis secara psikologis serta membuat gambaran apakah dia cukup radikal untuk bertindak atau sekadar membuat keputusan dan menyuruh orang lain untuk melakukannya,” ujar pihak FBI yang tidak disebutkan namanya berdasarkan keterangan Newsweek.

Ciri pertama adalah kepemilikan testosteron. Menurut ilmuwan Georgetown University, Bruce Hoffman di Oxford University Press, perempuan memang berperan penting di awal pergerakan terorisme. Namun, jika berbicara soal pihak yang ‘berjihad’, mayoritas adalah pria.

Kedua adalah narasi atas fantasi teologi dan materialisme yang dimiliki pengebom bunuh diri. Hal paling umum yang ‘dimimpikan’ mereka adalah suatu lingkungan yang membuat mereka menjadi makhluk tertindas dan menderita akibat kekuatan ‘orang asing’.

Yang menarik, ilmuwan Water Laqueur berpendapat pelaku terorisme cenderung berpendidikan, memiliki pekerjaan dan berlatar belakang keluarga makmur. Mereka mengklaim tindakan bom bunuh diri itu adalah bentuk kepahlawanan dan ksatria.

Terakhir, terorisme dianggap sebagai panggung sandiwara saat hampir semua orang memberikan perhatian besar atas peristiwa bom bunuh diri. "Selama ribuan tahun, pelaku terorisme memandang bom bunuh diri sebagai bagian dari ‘klimaks’ cerita dan aksi mereka," tulis Christopher Dickey di Newsweek.(http://www.taukahkamu.com/2011/04/tiga-ciri-umum-pengebom-bunuh-diri.html?m=1)

Wednesday, April 20, 2011

Sejarah Pembuatan Lambang Garuda Pancasila

Sejarah pembuatan lambang Garuda Pancasila. Garuda merupakan lambang Negara Indonesia, hampir semua orang tahu itu. Namun hanya sebagian orang saja yang mengetahui siapa penemunya dan bagaimana kisah hingga menjadi lambang kebanggaan negara ini. Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, dia diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara. Dia lah Sultan Hamid II yang berasal dari Pontianak.

garuda_pancasila

Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis M Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M A Pellaupessy, Moh Natsir, dan RM Ng Purbatjaraka sebagai anggota.

Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah. Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin.

Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR RIS adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang.

Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”.

SULTAN-HAMID-II
Sultan Hamid II

Tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.

Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali-Garuda Pancasila. Disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri. AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Dep Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “tidak berjambul” seperti bentuk sekarang ini. Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS.

Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950. Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno. Tanggal 20 Maret 1950, bentuk final gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk final rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.

Saturday, April 16, 2011

15 Judul Film Paling Buruk

1. The Incredibly Strange Creatures Who Stopped Living and Became Mixed-Up Zombies (1963)

Diproduksi dengan anggaran $ 38,000,film ini juga mendapat tempat pertama di Medved's "50 Worst Movies Ever Made."

2. Jesse James Meets Frankenstein's Daughter (1966)

Film horor dgn anggaran rendah di tahun 1966,film ini menceritakan tentang kehidupan seorang penegak hukum amerika "Jesse James" . John Lupton, yang memainkan bagian dari Jesse James, sebenarnya agak terlalu tua untuk perannya .di Kehidupan nyata Jesse James mati sebelum ulang tahun 35.

3. Can Hieronymus Merkin Ever Forget Mercy Humppe and Find True Happiness? (1969)

Sebuah film musikal 1969 yang disutradarai dan dibintangi Anthony Newley, ini adalah komedi yang sudah dilupakan kecuali untuk judul membingungkan. In 2006, Pada tahun 2006 Memenangkan jajak pendapat pembaca di Chicago Tribune sebagai judul film terburuk yang pernah dibuat.

4. Eegah (1962)

Sebuah film horor yang dibintangi Arch Hall. Eegah tidak hanya judul yang buruk, tetapi juga salah satu film yang terdaftar dalam buku Michael Medved's 50 Worst Film Ever.

5. Santa Claus Conquers the Martians (1964)

Sebuah film fiksi ilmiah 1964 yang muncul di daftar film terburuk yang pernah dibuat. Ceritaya tentang kehidupan anak2 di mars yang tidak bahagia,oleh karena itu para pemimpin mars mendatangkan Santa Claus untuk menghibur anak-anak tsb.

6. The Ghost in the Invisible Bikini (1966)

Merupakan salah satu dari tujuh "AIP's beach party films".anehnya film ini hanya berlatarkan rumah kosong berhantu dan anehnya film ini sama sekali tidak menampilkan pantai.

7. Manos, the Hands of Fate (1966)

Merupakan film independen yg dibuat oleh oleh kru produksi yang sedikit atau tidak memiliki latar belakang atau pengalaman dalam pembuatan film dan dengan anggaran yang sangat terbatas yang mereka miliki. Sejak itu film ini dicap sebagai salah satu film terburuk yang pernah dibuat.

8. Sssssss (1973)

Dirilis sebagai Ssssnake di Inggris, SSSSSSS adalah film horor yang dibintangi oleh Dirk Benedict dan Heather Menzies.

9. Psst (1954)

Komedi romantis yang dibintangi Judy Holliday dan Jack Lemmon.sebenarnya cukup bagus. Judul film ini merupakan suatu kata populer yg sering ditulis di surat kabar tahun 50-an .Ketika pernikahan pasangan selebriti bubar, penulis akan menjelaskan break-up sebagai "psst".

10. Rat Pfink a Boo Boo (1966)

Sebuah film th 1966 dengan anggaran yang sangat rendah disutradarai oleh Ray Dennis Steckler dan dibintangi oleh Carolyn Brandt.

11. Fat Guy Goes Nutzoid (1986)

Adalah komedi tahun 1986 yang diproduksi oleh Troma Entertainment. Plot berkisar sekitar dua bersaudara yang berteman dengan pasien rumah sakit jiwa yang melarikan diri.dan menemani dia di petualangan di kota besar.

12. Dismember Mama (1974)

Film horor tahun 1974 ini bercerita tentang Albert, seorang pria yang membunuh ibunya yg kayadan sombong ,tp kemudian dia melarikan diri dr penjara.

13. Freddy Got Fingered (2001)

Filmnya hanya bersisi lelucon2 konyol dan kotor.

14. To Wong Foo, Thanks for Everything, Julie Newmar (1995)

Komedi tahun 1995, dibintangi oleh Wesley Snipes, Patrick Swayze dan John Leguizamo.

15. Ballistic: Ecks vs. Sever (2002)

Pada Maret 2007, situs ulasan film Rotten Tomatoes menempatkannya di peringkat film # 1 di antara daftar film terburuk, dengan 0% positive reviews. Financially, Secara finansial, film ini juga merupakan kegagalan box office, recouping hanya lebih dari $ 19.9 juta dari $ 70 juta anggaran.(http://www.woamu.mangaku.net/2009/09/15-film-dengan-judul-terburuk.html)

Arti Uang Menurut Pandangan Berbagai Ilmu

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBvBseaouHmpL7hM_lryDWfa8yJAGGkb73PnQj2KONB7zv5nCHaFSxal-CTf1Orkd1kaV4r4O3Sd9nP6fKA0SRA0ICL0Wtd3EPzmRap2_dEIJ3eYI6n2nz00YzSjj09_NguIU_JIpsZY1z/s1600/duit.jpg

1. Ilmu Ekonomi
Uang adalah alat pembayaran yang sah, alat tukar dan menjadi ukuran nasib seseorang. Orang beruntung adalah orang yang memiliki banyak uang, orang sial adalah orang yang punya uang yang sedikit. Dan orang yang tidak punya uang adalah tidak bisa hidup dalam perekonomian sekarang.

2. Ilmu Politik
Uang adalah sarana paling efektif untuk menjadi penguasa, orang yang banyak duit gampang dapat kekuasaan atau kedudukan, tinggal sogok saja gunakan money politik. Buktinya yang selalu menang dalam pilkada, pemilu atau pilkades, adalah mereka yang bisa memanfaatkan uangnya untuk melakukan “serangan fajar”.

3. Ilmu Hukum
Uang adalah sarana seseorang bisa mendapatkan kekebalan hukum, asal punya uang, silahkan saja lakukan apa saja, toh walaupun hal itu melanggar hukum, bisa diatur kok, hukum, jaksa, hakim, polisi (oknum) ada harganya.
4. Ilmu Sosiologi
Uang adalah alat untuk menujukan status social seseorang, di masyarakat, orang kaya, orang kere itu diukur dari jumlah uang yang dimilikinya. Uang juga sarana yang ampuh untuk interaksi sosial dan memikat lawan jenis. Gak perlu punya tampang seganteng saya, atau secantik pacar saya, karena dengan uang, kamu, kamu dan kamu bisa mendapatkan apapun dan siapapun.

Tambahan:
Ilmu Fisika
Uang mempunyai daya tarik menarik antara si penjual & pembeli

Ilmu "Biologis"
Ada Uang
Abang Sayang
Ga Ada Uang
Abang Ditendang

Ilmu Pelet
Cukup tunjukin berapa yang kamu punya, dijamin akan banyak orang berdatangan nyamperin.(kaskus.us)

Thursday, April 14, 2011

Zionisme, Nasionalisme Sekuler Mengkhianati Yudaisme

Zionisme, sebuah Nasionalisme Sekuler yang mengkhianati Yudaisme. Zionisme dibawa ke dalam agenda dunia di akhir-akhir abad ke sembilan belas oleh Theodor Herzl (1860-1904), seorang wartawan Yahudi asal Austria. Baik Herzl maupun rekan-rekannya adalah orang-orang yang memiliki keyakinan agama yang sangat lemah, jika tidak ada sama sekali. Mereka melihat "Keyahudian" sebagai sebuah nama ras, bukan sebuah masyarakat beriman. Mereka mengusulkan agar orang-orang Yahudi menjadi sebuah ras terpisah dari bangsa Eropa, yang mustahil bagi mereka untuk hidup bersama, dan bahwa penting artinya bagi mereka untuk membangun tanah air mereka sendiri.

Mereka tidak mengandalkan pemikiran keagamaan ketika memutuskan tanah air manakah itu seharusnya. Theodor Herzl, sang pendiri Zionisme, suatu kali memikirkan Uganda, dan ini lalu dikenal sebagai "Uganda Plan." Sang Zionis kemudian memutuskan Palestina. Alasannya adalah Palestina dianggap sebagai "tanah air bersejarah bagi orang-orang Yahudi", dibandingkan segala kepentingan keagamaan apa pun yang dimilikinya untuk mereka.

Sang Zionis melakukan upaya-upaya besar untuk mengajak orang-orang Yahudi lainnya menerima gagasan yang tak sesuai agama ini. Organisasi Zionis Dunia yang baru melakukan upaya propaganda besar di hampir semua negara yang berpenduduk Yahudi, dan mulai berpendapat bahwa Yahudi tidak dapat hidup dengan damai dengan bangsa-bangsa lainnya dan bahwa mereka adalah "ras" yang terpisah. Oleh karena itu, mereka harus bergerak dan menduduki Palestina. Sebagian besar orang Yahudi mengabaikan himbauan ini.

Menurut negarawan Israel Amnon Rubinstein: "Zionisme (dulu) adalah sebuah pengkhianatan atas tanah air mereka (Yahudi) dan sinagog para Rabbi".15 Oleh karena itu banyak orang-orang Yahudi yang mengkritik ideologi Zionisme. Rabbi Hirsch, salah satu pemimpin keagamaan terkemuka saat itu berkata, "Zionisme ingin menamai orang-orang Yahudi sebagai sebuah lembaga nasional…. yang merupakan sebuah penyimpangan."16

Petani dan Tembok Ratapan di depannya, yang menggambarkan pemimpin Zionis Max Nordau, Theodor Herzl, dan Prof. Mandelstamm, melukiskan "Impian Zionis."


Pemikir Islam Prancis yang terkenal Roger Garaudy melukiskan hal ini dalam sebuah pembahasan:

Musuh terburuk keyakinan Yahudi yang jauh ke depan adalah logika para nasionalis, rasis, dan kolonialis dari Zionisme kebangsaan, yang dilahirkan dari nasionalisme, rasisme, dan kolonialisme abad ke-19 di Eropa. Logika ini, yang menginspirasi semua penjajahan Barat dan semua perang antara satu nasionalisme dengan nasionalisme lainnya, adalah sebuah logika yang membunuh diri sendiri. Tidak ada masa depan atau keamanan bagi Israel dan tidak ada keamanan di Timur Tengah kecuali jika Israel meninggalkan paham Zionismenya dan kembali ke agama Ibrahim, yang adalah warisan bersama, bersifat keagamaan, dan persaudaraan dari tiga agama wahyu: Yudaisme, Nasrani, dan Islam.17

Dengan cara ini, Zionisme memasuki politik dunia sebagai sebuah ideologi rasis yang menganut paham bahwa Yahudi seharusnya tidak hidup bersama dengan bangsa-bangsa lain. Pertama-tama, ini adalah gagasan yang keliru yang menciptakan masalah parah bagi dan tekanan atas orang-orang Yahudi yang hidup dalam belenggu ini. Kemudian, bagi orang-orang Islam di Timur Tengah, paham ini membawa kebijakan Israel tentang pendudukan dan perebutan wilayah bersama-sama dengan kemiskinan, teror, pertumpahan darah, dan kematian.

Pendeknya, Zionisme sebenarnya adalah sebuah bentuk nasionalisme sekuler yang berasal dari filsafat sekuler, bukan dari agama. Akan tetapi, seperti dalam bentuk nasionalisme lainnya, Zionisme juga berusaha menggunakan agama untuk tujuannya sendiri.

Kesalahan Penafsiran Taurat oleh Para Zionis

Taurat adalah sebuah kitab suci yang diwahyukan kepada Nabi Musa. Allah berkata dalam Al-Qur'an: "Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi)…" (Al-Qur'an, 5:44). Al-Qur'an juga berkata bahwa Taurat kemudian akan dikotori oleh perkataan manusia di dalamnya. Inilah kenapa apa yang kita miliki saat ini adalah "Taurat yang menyimpang."

Akan tetapi, sebuah penelitian lebih dekat mengungkap adanya kebanyakan kebenaran agama yang terkandung dalam Kitab yang pernah diwahyukan ini, seperti keimanan kepada Allah, penghambaan diri kepada-Nya, bersyukur kepada-Nya, takut kepada Allah, cinta kepada Allah, keadilan, kasih sayang, cinta kasih, melawan kekejaman dan ketidakadilan, yang semuanya ditemukan di seluruh Taurat dan kitab lainnya dari Perjanjian Lama.

Terlepas dari ini, perang yang terjadi dalam sejarah dan pembunuhan yang terjadi karenanya juga disebutkan di dalam Taurat. Jika manusia ingin menemukan sebuah dasar, meskipun dengan memutarbalikkan kenyataan, untuk kekejaman, pembantaian, dan pembunuhan, mereka bisa menjadikan bab-bab dalam Taurat tersebut sebagai acuan. Zionisme memilih cara mutlak yang mengesahkan terorismenya, yang sebenarnya adalah sebuah terorisme fasis. Dan, ini sangat berhasil. Misalnya, Zionisme menggunakan bab-bab (dari Taurat) yang terkait dengan perang dan pembantaian untuk mengesahkan pembantaian orang-orang Palestina yang tak berdosa. Padahal, ini adalah sebuah penafsiran menyimpang yang disengaja. Zionisme menggunakan agama untuk mengesahkan fasismenya dan ideologi rasisnya.

Para Zionis juga mendasarkan pernyataan mereka pada penafsiran mereka tentang ayat-ayat yang berhubungan dengan "orang pilihan" yang pernah dikaruniakan Allah kepada orang Yahudi suatu kali. Beberapa ayat Al-Qur'an berhubungan dengan persoalan ini:

Hai Bani Israil, ingatlah akan ni'mat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat45. (Qur'an, 2:47)

Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Bani Israil Al Kitab (Taurat), kekuasaan dan kenabian dan Kami berikan kepada mereka rezki-rezki yang baik dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masanya). (Qur'an, 45:16)

Al-Qur'an menerangkan bagaimana pada suatu kali Allah memberkati orang-orang Yahudi, dan bagaimana pada kali lainnya Dia menjadikan mereka berkuasa atas bangsa-bangsa lain. Namun ayat-ayat ini tidaklah menyiratkan "orang pilihan" seperti apa yang dipahami orang-orang Yahudi radikal. Ayat-ayat tersebut menunjukkan kenyataan bahwa banyak nabi-nabi yang datang dari keturunan ini, dan bahwa orang-orang Yahudi memerintah di daerah yang luas pada saat itu. Ayat-ayat tersebut menerangkan bahwa dengan berkat kedudukan kekuasaan mereka, mereka "lebih diutamakan di atas semua manusia lain." Ketika mereka menolak Isa, ciri ini pun berakhir.

Al-Qur'an menyatakan bahwa orang yang terpilih tersebut adalah para nabi dan orang-orang beriman yang Allah tunjuki kepada kebenaran. Ayat-ayat ini menyebutkan bahwa para nabi itu telah dipilih, ditunjuki jalan yang benar, dan diberkati. Berikut ini adalah beberapa ayat yang terkait dengan persoalan ini:

Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya90 di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh. (Qur'an, 2: 130)

Dan Kami lebihkan (pula) derajat sebahagian dari bapak-bapak mereka, keturunan dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan kitab, hikmat dan kenabian Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya, maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan mengingkarinya. (Qur'an, 6:87-89)

Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi ni'mat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. (Qur'an, 19:58)

Namun orang-orang Yahudi radikal, yang mempercayai keterangan menyimpang, melihat "orang yang terpilih" sebagai ciri kebangsaan sehingga mereka menganggap setiap orang Yahudi terlahir unggul dan bahwa Bani Israil selamanya dianggap unggul dari semua manusia lainnya.

Penyimpangan kedua yang terbesar dari sudut pandang ini menampilkan anggapan keunggulan ini sebagai "suatu perintah untuk melakukan kekejaman atas bangsa lain." Untuk tujuan ini, para Zionis membenarkan perilaku mereka melalui kebencian-kebencian turun-temurun yang bisa ditemukan dalam beberapa hal pada Yudaisme Talmud. Menurut pandangan ini, hal yang lumrah bagi orang-orang Yahudi untuk menipu orang-orang non-Yahudi, untuk merampas hak milik dan bangunan mereka, dan, ketika diperlukan bahkan membunuh mereka, termasuk wanita dan anak-anak.18 Kenyataan menunjukkan, semua ini adalah kejahatan yang melecehkan agama sejati, karena Allah memerintahkan kita untuk melestarikan keadilan, kejujuran, dan hak orang-orang tertindas, dan hidup dalam kedamaian dan cinta.

Lebih jauh lagi, pernyataan anti-non-Yahudi ini bertentangan dengan Taurat itu sendiri, seperti ayat-ayat yang mengutuk penindasan dan kekejaman. Akan tetapi, ideologi rasis Zionisme mengabaikan ayat-ayat seperti itu untuk menciptakan sistem kepercayaan berdasarkan amarah dan kebencian. Tanpa mempedulikan pengaruh ideologi Zionis, beberapa orang Yahudi yang benar-benar percaya pada Allah akan mengetahui bahwa agama mereka mengajarkan mereka untuk tunduk pada ayat-ayat lainnya ini yang memuji perdamaian, cinta, kasih, dan perilaku etis, seperti:

Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan; janganlah engkau membela orang kecil dengan tidak sewajarnya dan janganlah engkau terpengaruh oleh orang-orang besar, tetapi engkau harus mengadili orang sesamamu dengan kebenaran. Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu; janganlah engkau mengancam hidup sesamamu manusia; Akulah Tuhan. Janganlah engkau membenci saudaramu di dalam hatimu, tetapi engkau harus berterus terang menegur orang sesamamu dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia. (Perjanjian Lama, Imamat, 19:15-17)

Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut Tuhan dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?'' (Perjanjian Lama, Mikha, 6:8)

Jangan membunuh. Jangan berzinah. Jangan mencuri. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. Jangan mengingini rumah sesamamu … (Perjanjian Lama, Keluaran, 20:13-17)

Menurut Al-Qur'an pun, perang hanyalah khusus sebagai sarana mempertahankan diri. Bahkan jika perang akan diumumkan dalam suatu masyarakat, kehidupan orang-orang tak berdosa dan aturan hukum harus dilindungi. Suatu perintah untuk membunuh wanita, anak-anak, dan orang-orang tua tidak dapat disampaikan oleh agama manapun, kecuali hanya oleh tipu-daya yang berkedok agama. Dalam Al-Qur'an, Allah tidak hanya mengutuk jenis kebencian seperti ini namun juga menyatakan bahwa semua manusia sama dalam pandangan-Nya dan bahwa kelebihan seseorang itu tidaklah didasarkan pada ras, keturunan, atau segala kelebihan keduniaan lainnya, melainkan pada ketakwaan - cinta bagi dan kedekatan kepada Allah.

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Qur'an, 49:13)

Terlepas dari kedok agamanya yang palsu, alasan sesungguhnya dari ketidakmanusiawian dan kekejaman Zionisme adalah hubungannya dengan mentalitas penjajahan Eropa di abad kesembilan belas. Penjajahan bukan semata sebuah sistem politik atau ekonomi; penjajahan juga sekaligus sebuah ideologi. Zionisme, yang percaya bahwa negara-negara industri Barat mempunyai hak untuk menjajah dan menduduki bangsa-bangsa terkebelakang di wilayah ini, melihat ini sebagai akibat alami dari sebuah proses "seleksi alam" internasional. Dengan kata lain, Zionisme adalah sebuah produk Darwinisme Sosial. Dalam kerangka ideologi ini, Inggris menjajah India, Afrika Selatan, dan Mesir. Prancis menjajah Indocina, Afrika Utara, dan Guyana. Karena terinspirasi oleh contoh-contoh ini, para Zionis memutuskan untuk menjajah Palestina bagi orang-orang Yahudi.

Kolonialisme Zionis menjadi jauh lebih buruk dibanding "rekan-rekannya" Inggris dan Prancis, karena paling tidak mereka (Inggris dan Prancis) mengizinkan daerah pendudukan mereka untuk hidup (setelah menyerah) dan bahkan memberi sumbangan kepada negara pendudukan dengan pendidikan, pemerintahan yang adil, dan prasarana. Namun, seperti yang akan kita lihat nanti, para Zionis tidak mengakui hak-hak orang Palestina untuk hidup; mereka melakukan pembersihan etnis, dan tidak memberi apa pun kepada orang-orang yang mereka jajah. Anda mungkin bahkan berkata mereka tidak memberi satu batu bata pun bagi orang-orang Palestina.

Pertentangan Zionisme dengan Yahudi

Sifat lainnya dari Zionisme adalah kepercayaannya kepada tema-tema propaganda palsu, mungkin yang paling penting adalah semboyan "sebuah tanah tanpa manusia untuk seorang manusia tanpa tanah." Dengan kata lain, Palestina, "tanah tanpa manusia" harus diberikan kepada orang-orang Yahudi, "manusia tanpa tanah." Dalam 20 tahun pertama abad kedua puluh, Organisasi Zionis Dunia menggunakan semboyan ini dengan sepenuh hati untuk meyakinkan pemerintahan Eropa, khususnya Inggris dan rakyatnya bahwa Palestina harus diserahkan kepada orang-orang Yahudi. Pada tahun 1917, akibat kampanye persuasifnya, Inggris mengumumkan Deklarasi Balfour bahwa "Pemerintahan Yang Mulia memandang pentingnya pendirian di Palestina sebuah tanah air nasional bagi orang-orang Yahudi… di Palestina."

Kenyataan menunjukkan, semboyan "tanah tanpa manusia untuk manusia tanpa tanah" ini tidaklah benar. Ketika gerakan Zionis dimulai, orang-orang Yahudi tidaklah "tanpa tanah" dan Palestina pun bukannya tanpa manusia…

Orang-orang Yahudi tidaklah tanpa tanah karena sebagian besar mereka hidup di berbagai negara dengan damai dan aman. Khususnya di negara-negara industri Barat, persekutuan ibadat Yahudi tidak punya keluhan apa pun tentang kehidupan mereka. Bagi sebagian besar mereka, gagasan meninggalkan negara mereka untuk pindah ke Palestina tidak pernah terlintas dalam benak mereka. Kenyataan ini akan muncul belakangan ketika ajakan Zionis untuk “Pindah ke Palestina” secara luas diabaikan. Dalam tahun-tahun berikutnya, orang-orang Yahudi anti-Zionis yang kita bicarakan ini secara aktif menolak gerakan Zionis melalui ikatan-ikatan yang mereka dirikan sendiri.

Menerima dukungan resmi dengan Deklarasi Balfour, para Zionis merasakan dirinya berada dalam keadaan yang sulit ketika banyak saudara-saudara Yahudinya menolak pindah. Dalam hal ini, pernyataan Chaim Weizman sangat menohok:

Deklarasi Balfour pada 1917 diputuskan di awang-awang… setiap hari dan setiap jam dalam 10 tahun terakhir ini, ketika membuka surat kabar, saya berpikir: kapan hembusan angin surga lainnya datang? Saya terguncang karena takut Pemerintah Inggris akan memanggil saya dan bertanya: “Beritahu kami, apakah Organisasi Zionis ini? Di manakah mereka, para Zionismu?”... Orang-orang Yahudi, mereka tahu, menentang kami; kami berdiri sendiri di sebuah pulau kecil, sebuah kelompok Yahudi yang amat kecil dengan masa lalu yang asing.19

Surat yang dikirim oleh Menteri Luar Negeri Inggris Sir Arthur Balfour pada Lord Rothschild yang dikenal sebagai “Deklarasi Balfour.” Kanan: gambar surat aslinya; Kiri: Sir Balfour.

Oleh karena itu para Zionis mulai terlibat dalam “kegiatan-kegiatan khusus” untuk “mendorong” pindahnya orang Yahudi ke Palestina, bahkan memaksa jika diperlukan, seperti mengganggu orang-orang Yahudi di negara-negara asalnya dan bekerja sama dengan para anti-Semit untuk meyakinkan bahwa pemerintah akan mengusir orang-orang Yahudi. (Lihat Harun Yahya, Soykirim Vahseti (The Holocaust Violence,), Vural Yayincilik, Istambul, 2002). Dengan demikian, Zionisme mengembangkannya sebagai gerakan yang mengganggu dan menteror rakyatnya sendiri.

Sekitar 100.000 orang Yahudi pindah ke Palestina antara tahun 1920-1929.20 Jika kita merenungkan bahwa ada 750.000 orang Palestina pada saat itu, maka 100.000 pasti bukanlah jumlah yang kecil. Organisasi Zionis memegang kendali penuh atas perpindahan ini. Orang-orang Yahudi yang menginjakkan kaki di Palestina ditemui oleh kelompok Zionis, yang menentukan di mana mereka akan tinggal dan pekerjaan apa yang akan mereka lakukan. Perpindahan ini didorong oleh pemimpin-pemimpin Zionis dengan berbagai imbalan. Akibat upaya yang giat di seluruh Palestina, Eropa, dan Rusia, penduduk Yahudi di Palestina mencatat pertumbuhan yang pesat dalam hal jumlah dan tempat tinggalnya. Bersamaan dengan adanya peningkatan kekuasaan Partai Nazi, orang-orang Yahudi di Jerman menghadapi tekanan yang semakin meningkat, suatu perkembangan yang semakin mendorong perpindahan mereka ke Palestina. Kenyataan Zionis mendukung penindasan Yahudi ini adalah sebuah fakta, dan masih menjadi salah satu rahasia sejarah yang paling terpendam. (Lihat Harun Yahya, Soykirim Vahseti (The Holocaust Violence), Vural Yayincilik, Istanbul, 2002)

Pertentangan Zionisme dengan Masyarakat Arab

Para Zionis tidak diragukan lagi telah melakukan kekejaman terburuk kepada orang-orang yang memiliki “sebuah tanah tanpa manusia”: orang-orang Palestina. Semenjak hari ketika Zionisme memasuki Palestina, para pengikutnya telah berusaha untuk menghancurkan orang-orang Palestina. Untuk memberi ruang bagi para imigran Yahudi, baik dipengaruhi oleh gagasan Zionis maupun takut pada anti-Semitisme, orang-orang Palestina terus ditekan, diasingkan, dan diusir dari rumah-rumah dan tanah mereka. Gerakan untuk menduduki dan mengasingkan ini, yang didorong oleh didirikannya Israel pada tahun 1948, menghancurkan kehidupan ratusan ribu orang-orang Palestina. Hingga hari ini, sekitar 3,5 juta orang Palestina masih berjuang untuk kehidupannya sebagai pengungsi dalam keadaan yang paling sulit.

Semenjak 1920an, perpindahan orang Yahudi yang diorganisir oleh Zionis telah dengan mantap mengubah keadaan demografi Palestina dan telah menjadi sebab terpenting berkepanjangannya pertentangan. Statistik yang terkait dengan peningkatan penduduk Yahudi ini secara langsung membuktikan kenyataan ini. Angka-angka ini adalah petunjuk penting tentang bagaimana sebuah kekuatan penjajahan dari luar negeri, kekuatan tanpa hak hukum atas tanah tersebut datang untuk merampok hak-hak penduduk asli.

Menurut catatan-catatan resmi, jumlah imigran Yahudi ke Palestina meningkat dari 100.000 pada tahun 1920an menjadi 232.000 pada tahun 1930an.21 Hingga 1939, penduduk Palestina yang jumlahnya 1,5 juta jiwa telah termasuk 445.000 orang Yahudi. Jumlah mereka, yang hanya 10% saja dari jumlah penduduk 20 tahun sebelumnya, sekarang menjadi 30% dari seluruh penduduk. Pemukiman Yahudi juga berkembang pesat, dan per 1939 orang-orang Yahudi memiliki dua kali dari jumlah tanah yang mereka miliki pada tahun 1920an.

Pengumuman resmi Deklarasi Balfour menandai awal perpindahan Yahudi besar-besaran dan cepat ke Palestina. Tabel di kiri memperlihatkan jumlah orang Yahudi yang pindah ke Palestina antara 1920 dan 1929. Selama masa ini, sekitar 100.000 orang Yahudi memasuki Palestina. British Government, The Political History of Palestine under the British Administration, Palestine Royal Commision Report, Cmd. 5479, 1937, hlm. 279

Per 1947, ada 630.000 orang Yahudi di Palestina dan 1,3 juta orang Palestina. Antara 29 November 1947, ketika Palestina diberi dinding pembatas oleh PBB, dengan 15 Mei 1948, organisasi teroris Zionis mencaplok tiga perempat Palestina. Selama masa itu, jumlah orang-orang Palestina yang tinggal di 500 kota besar, kota kecil, dan desa turun drastis dari 950.000 menjadi 138.000 akibat serangan dan pembantaian. Beberapa di antaranya terbunuh, beberapa terusir.22

Dalam menjelaskan kebijakan pendudukan yang diterapkan Isrel pada tahun 1948, revisionis Israel yang terkenal, Ilan Pappe membuka sebuah rahasia, rencana tak tertulis untuk mengusir orang-orang Arab dari Palestina. Menurut rencana ini, setiap desa atau pemukiman Arab yang tidak menyerah kepada kekuatan Yahudi, yang tidak akan mengibarkan bendera putih, akan dibumihanguskan, dihancurkan, dan orang-orangnya diusir. Setelah keputusan ini dilaksanakan, hanya empat desa yang mengibarkan bendera putih; kota-kota dan desa-desa lainnya pasti akan menjadi sasaran pengusiran.23

Dengan cara ini, 400 desa Palestina terhapus dari peta selama 1949-1949. Hak milik yang ditinggalkan orang-orang Palestina dikuasai oleh orang-orang Yahudi, atas dasar Hukum Hak Milik Tak Ditempati. Hingga tahun 1947, kepemilikan tanah orang-orang Yahudi di Palestina adalah sekitar 6%. Pada saat negara Israel resmi didirikan, kepemilikan itu telah mencapai 90% dari seluruh tanah.24

Setiap kedatangan orang Yahudi yang baru berarti kekejaman, tekanan, dan kekerasan baru terhadap orang-orang Palestina. Untuk memberi tempat tinggal bagi pendatang baru, organisasi Zionis menggunakan tekanan dan kekuatan untuk mengusir orang-orang Palestina dari tanahnya, yang telah mereka tempati selama berabad-abad, dan pindah ke padang pasir. Joseph Weitz, kepala komite transfer pemerintah Israel pada tahun 1948 menuliskan dalam buku hariannya pada 20 Desember 1940:

Pasti telah jelas bahwa tidak ada ruang untuk dua rakyat dalam negara ini. Tidak ada perkembangan yang akan membawa kita semakin dekat dengan tujuan kita, untuk menjadi rakyat merdeka dalam negara kecil ini. Setelah orang-orang Arab dipindahkan, negara ini akan terbuka luas bagi kita; dengan masih adanya orang Arab yang tinggal, negara ini akan tetap sempit dan terbatas. Satu-satunya jalan adalah memindahkan orang-orang Arab dari sini ke negara-negara tetangga. Semua mereka. Tidak ada satu desa pun, atau satu suku pun yang harus tertinggal.25

Gelombang perpindahan orang-orang Yahudi tetap tak surut selama Palestina ditangani Inggris. Akibat upaya yang dilakukan oleh tokoh-tokoh Zionis, sebanyak 232.000 orang Yahudi bermukim di Palestina antara 1930-1939. British Government, The Political History of Palestine under the British Administration, Palestine Royal Commision Report, Cmd. 5479, 1937, hlm. 279

Heilburn, ketua komite pemilihan kembali Jenderal Shlomo Lahat, walikota Tel Aviv, menyatakan pandangan Zionis tentang orang-orang Palestina dalam kata-kata berikut: "Kita harus membunuh semua orang-orang Palestina kecuali mereka tunduk tinggal di sini sebagai budak."26 Banjir kedatangan imigran yang disebabkan oleh pecahnya Perang Dunia II membuat orang-orang Palestina sadar akan apa yang terjadi, sehingga mulai menolak tindakan-tindakan yang tidak adil. Namun, setiap gerakan penolakan dihentikan dengan paksa oleh kekuatan Inggris. Orang-orang Palestina merasakan dirinya berada di bawah tekanan organisasi teroris Zionis di satu sisi, dan tentara-tentara Inggris di sisi lain. Dengan kata lain, mereka menjadi sasaran kepungan dua musuh.


1) Negara tempat perpindahan di mulai
2) Jumlah Imigran Yahudi
3) Akhir perpindahan
Program perpindahan yang diorganisir oleh para pemimpin Zionis diejawantahkan dengan kecepatan mengejutkan, dimulai pada awal 1900an. Orang-orang Yahudi yang pindah dari Afrika Utara, Uni Soviet, dan berbagai negara Timur Tengah menggeser perbandingan penduduk di Palestina untuk keuntungan orang-orang Yahudi.

Selama kekuasaan Inggris, lebih dari 1500 orang Palestina yang berjuang untuk kemerdekaannya terbunuh dalam pertempuran yang dilakukan oleh tentara-tentara Inggris. Di samping itu, ada pula beberapa orang Palestina yang ditahan oleh Inggris karena menentang pendudukan Yahudi. Tekanan pemerintah Inggris menyebabkan kekerasan serius terhadap mereka. Namun, terorisme Zionis tak terbandingkan kekejamannya. Kekejaman Zionis, yang pecah begitu berakhirnya Kekuasaan Inggris, meliputi pembakaran desa-desa, penembakan wanita, anak-anak, dan orang tua seolah sebuah hukuman mati; penyiksaan korban-korban tak berdosa,; dan pemerkosaan wanita-wanita dewasa dan remaja.

Sekitar 850.000 orang Palestina yang tidak tahan akan kekejaman dan penindasan ini meninggalkan tanah dan rumah mereka dan tinggal di Tepi Barat, Jalur Gaza, serta di sepanjang perbatasan Libanon dan Yordania. Sekitar satu juta orang Palestina masih tinggal di kamp-kamp pengungsian ini, sementara 3,5 juta lainnya tinggal sebagai pengungsi-pengungsi jauh dari tanah air mereka.


1) Wilayah Inggris
2) Wilayah Arab
3) Wilayah Yahudi
4) Wilayah Internasional
Ketika Palestina berada di bawah kendali Inggris setelah Perang Dunia I, gelombang besar perpindahan Yahudi ke daerah ini dimulai. Perpindahan ini lambat laun mulai meningkat pesat. Selama masa ini, beberapa badan didirikan untuk menentukan bagaimana orang Yahudi dan Palestina berbagi tanah. Badan yang terkenal adalah the Peel Commission, yang dikepalai oleh bekas Menteri Luar Negeri Inggris untuk India Lord Earl Peel, dan Komisi Morrison-Grady, yang dibentuk melalui kemitraan Amerika-Inggris. The Peel Commission mengusulkan agar pengawasan Inggris ditingkatkan dan daerah ini dibagi antar kedua kelompok, hanya Yerusalem dan Haifa yang tetap di bawah kendali Inggris dan akan terbuka untuk pengamat internasional. Morrison-Grady Plan mengusulkan agar Palestina dibagi atas empat daerah kantong terpisah. Namun, anggota badan ini tidak memperhitungkan bahwa tanah yang sedang mereka bagi ini dimiliki oleh orang-orang Palestina selama berabad-abad, dan tak seorang pun punya hak untuk memaksa mereka membaginya bertentangan dengan kehendak mereka.

Orang-orang Palestina yang hidup di kamp-kamp pengungsian hari ini menghadapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan yang paling dasar sekalipun. Mereka hanya bisa menggunakan air dan listrik jika orang Israel mengizinkannya, dan berjalan bermil-mil untuk bekerja demi upah yang amat rendah. Bagi mereka yang pergi bekerja atau mengunjungi kerabat yang tinggal di dekat kamp pengungsian, perjalanan itu seharusnya tidak lebih dari 15 menit saja. Akan tetapi, kejadiannya sering berubah menjadi mimpi buruk karena pemeriksaan identitas di tempat-tempat pemeriksaan yang sering dilakukan, di mana para tentara yang bertugas melakukan kepada mereka pelecehan, penghinaan, dan perendahan. Mereka tidak dapat berpindah dari tempat A ke tempat B tanpa passport. Dan karena tentara-tentara Israel sering menutup jalan untuk alasan “keamanan,” orang-orang Palestina sering tidak dapat pergi bekerja, pergi ke tempat yang ingin mereka tuju, atau bahkan untuk menuju rumah sakit ketika mereka jatuh sakit. Bahkan, orang-orang yang hidup di kamp-kamp pengungsian tiap hari hidup dalam rasa takut akan dibom, dibunuh, dilukai, dan ditahan, karena pemukiman orang-orang Yahudi fanatik di sekitar kamp menjadi ancaman sesungguhnya mengingat pelecehan dan serangan yang dilancarkan oleh penduduk Yahudi fanatiknya.

Tentu, diusir dari rumah dan dipaksa meninggalkan tanah asal seseorang mengakibatkan banyak kesulitan. Namun, inilah takdir Allah. Sepanjang sejarah, masyarakat Muslim telah terusir dari rumah mereka dan menghadapi berbagai jenis tekanan, penyiksaan, dan ancaman oleh orang-orang yang tak beriman. Para pemimpin yang kejam atau orang-orang yang menggunakan kekuasaan sering mengusir orang-orang yang tak berdosa dari tanah mereka hanya karena keturunan atau keyakinan mereka. Apa yang diderita oleh orang-orang Islam di banyak negara, juga orang-orang Palestina, telah diwahyukan di dalam Al-Qur'an. Namun Allah membantu semua orang yang tetap sabar, menunjukkan akhlak terpuji, dan menolak menakut-nakuti orang laii meskipun mengalami kekerasan. Seperti yang Allah nyatakan dalam Al-Qur'an:

Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain259. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik." (Qur'an, 3:195)

Dengan demikian, akan datang suatu hari ketika semua orang-orang Palestina akan hidup dalam kedamaian, keamanan, dan persaudaraan. Tapi ini hanya dimungkinkan dengan menyebarluaskan akhlak Al-Qur'an antar manusia, karena akhlak seperti itu bersifat memaafkan dan toleran; mempertahankan kedamaian; menekankan pada cinta kasih; rasa hormat, dan kasih sayang; dan pengikutnya saling berlomba untuk beramal saleh. Ketika akhlak yang baik mengemuka, penindasan dan gangguan tidak dapat hidup. Dan lebih jauh lagi, ketika akhlak ini ditunjukkan dengan sepenuh hati, persaudaraan Muslim akan meningkat dan mereka akan mendapatkan kekuatan untuk melakukan sebuah perjuangan intelektual melawan kekejaman. Oleh karena itu, menerapkan sistem tata prilaku Qurani akan membawa kita menuju akhir dari kekejaman tidak hanya di Palestina, melainkan juga di seluruh dunia. Kewajiban umat Islam adalah menyebarluaskan tata prilaku tersebut.

(http://naw32fsystem.blogspot.com/)